Nadiem: Chromebook Bukan Merek Laptop, Tak Ada Kebijakan Pilih Produk Tertentu

Pemerintah menuduh Nadiem Makarim mengunci pengadaan laptop Chromebook untuk digunakan di sekolah-sekolah, tetapi sebenarnya itu adalah kesalahpahaman. Menurut Nadiem, Chromebook bukan merek laptop, melainkan sistem operasi yang digunakan oleh banyak merek laptop.

Tudingan ini dipandang salah oleh mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu sendiri, yang saat itu menjabat sebagai Menteri Mendikbudristek. Nadiem mengatakan bahwa Permendikbud Nomor 5 Tahun 2021 tidak ada kebijakan untuk memilih merek laptop tertentu, melainkan sistem operasi Chrome OS yang digunakan oleh banyak perusahaan.

"Kebijakannya itu bukan tentang merek laptop, tapi tentang sistem operasi yang sama," ujar Nadiem. "Jadi, tidak ada kebijakan itu memilih produk tertentu. Itu mohon diklarifikasi karena banyak sekali tadi pembahasan Chromebook itu adalah produk."

Tudingan mengunci Chromebook tersebut sebenarnya terkait dengan proyek pengadaan laptop yang dilakukan oleh Nadiem saat menjabat Menteri Mendikbudristek. Proyek ini bernilai Rp 2,1 triliun dan melibatkan pengadaan laptop-laptop Chromebook untuk digunakan di sekolah-sekolah.

Namun, Nadiem mengatakan bahwa sistem operasi yang digunakan pada proyek tersebut adalah Windows, bukan Chrome OS. Dia juga menambahkan bahwa Permendikbud Nomor 5 Tahun 2021 tidak ada kebijakan untuk memilih merek laptop tertentu, melainkan sistem operasi yang sama.

"Artinya, permen itu tidak mengatur spek, tetapi melampirkan hasil kerja dirjen/dirjen dan direktorat yang melampirkan satu dari 11 lampiran spek," ujarnya. "Itu hanya mengeluarkan, menformalisir spek yang dibuat Direktur dan Dirjen."

Proyek pengadaan laptop yang dilakukan oleh Nadiem saat menjabat Menteri Mendikbudristek juga menjadi subjek perdebatan di pengadilan, di mana dia didakwa melakukan korupsi terkait proyek tersebut. Namun, Nadiem telah mengajukan eksepsi dan menolak tuntutan tersebut.

Hakim kemudian meminta sidang dilanjutkan ke tahap pembuktian.
 
Wah cuman lagi kasus yang bikin capek banget. Mau dicadangkan siapa yang bikin kesalahpahaman ini? Nadiem yang benar-benar tidak salah, tapi masih banyak yang pikir dia jujur-jujur. Lalu apa yang bikin Chromebook itu begitu penting ya? Hanya sistem operasi aja, kan? Tapi aku rasa ada sesuatu yang dibelakangnya...
 
Makasih banget pemerintah yang benar-benar salah paham kan? Nadiem benar sekali, Chromebook bukan merek laptop, tapi sistem operasi yang digunakan banyak merek laptop 🤦‍♂️. Kalau nanti dihitung korupsi karena kesalahpahaman sih juga wajar ya 😅. Saya rasa pemerintah harus lebih teliti dulu sebelum menuduh siapa-siapa, kan?
 
Maksudnya siapa tahu apa yang benar sih, tapi itu Pemerintah sendiri yang kaget aja kalau bukan Chrome OS yang dipilih, lho! Mencoba dibawa ke pengadilan sih, tapi masih banyak hal yang tidak jelas. Tapi saya rasa lebih penting lagi adalah kemiskinan sekolah-sekolah ini, kenapa gini beliau harus memilih merek laptop? Masih banyak sekali kasus yang serupa di Indonesia, jangan buat kesalahpahaman dan kekeliruan, tapi coba cari solusi yang benar ya 😒
 
Wah kabar ini benar-benar konyol... Nadiem Makarim sendiri yang salah paham tentang Chromebook, sih 🤣. Mereka bilang dia mengunci pengadaan laptop Chromebook di sekolah-sekolah, tapi sih itu nggak ada hubungannya sama sekali... Chromebook bukan merek laptop, kan? 🙄
 
Kasus Chromebook itu kayaknya jadi gak mainan lagi 😂. Makarim gini bilang tidak ada kebijakan untuk laptop tertentu, tapi siapa tahu lagi apa yang sebenarnya terjadi di balik penjajahan itu? 🤔 Banyak sekali pro dan kontra tentang Chromebook, tapi aku pikir yang penting adalah sistem operasi yang sama ya? 💻 Jadi, apa artinya proyek itu ternyata menggunakan Windows bukan Chrome OS? Aku curious banget! 🤔
 
Saya jadi bingung kalau pemerintah bilang Chromebook itu merek laptop apa aja? Saya pikir Chromebook itu sistem operasi, kayaknya sama aja dengan Windows atau macOS yang banyak digunakan di sekolah-sekolah. Tapi pemerintah bilang tidak, dan Nadiem bilang juga tidak, tapi kalau tidak ada kebijakan tentang merek laptop, kenapa tudingan ini terjadi? Saya pikir ini salah penjelasan aja, dan kita semua harus sabar lagi agar dijabarkan klarifikasi yang benar. 🤔
 
gak ngerti siapa yang bilang chromebook bukan merek laptop 😕. udah baca nadiem makarim's jawaban dan dia jelas bilang itu sistem operasi, tidak merek laptop aja 🤔. tapi gak ada yang menjelaskan mengapa pemerintah nggak bisa klarifikasi dulu sih? 😒. selain itu, proyek pengadaan laptop itu kayaknya terlalu mahal dan ada tudingan korupsi, tapi gak ada bukti yang jelas 🤑.
 
Wah, sih, kalau udah begitu banyak kekacauan tentang Chromebook itu 🤯. Nadiem Makarim nggak salah, sama sekali! Dia jujur bahwa itu sistem operasi, bukan merek laptop. Tapi, gimana nih cara pemerintah ini cari tahu apa yang salah? 🤔. Mereka harus jujur, mungkin ada kesalahpahaman atau kesalahan informasi.
 
oh maneh, ini bikin saya sedih banget. nadiem bukannya korupsi? padahal dia sudah mengajukan eksepsi dan menolak tuntutan itu. tapi ternyata masih banyak lagi kabar burai tentangnya. ini bikin saya merasa tidak yakin apa yang benar. apakah kita bisa percaya pada informasi yang diberikan oleh pemerintah? ataukah kita harus lebih teliti lagi sebelum membuat kesimpulan? 😕
 
kembali
Top