MUI Menuntut Presiden Prabowo Mundur dari Dewan Perdamaian, Bercanda dengan Ide Neokolonialisme
Dalam penundaan keanggotaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian (Board of Peace), Majelis Ulama Indonesia (MUI) menilai Presiden Amerika Serikat Donald Trump tidak perlu mengingatkan kembali pentingnya perdamaian yang sejati. Cholil Nafis, Wakil Ketua Umum MUI, menyatakan bergabungan Indonesia ke dalam badan ini adalah keputusan yang aneh dan tidak berpihak kepada Palestina. "Karena dalam penggagas Trump dan anggotanya ada Netanyahu yang jelas menjajah dan tidak ada negara Palestina," ujarnya.
Sementara itu, MUI juga menilai perbaikan struktur Dewan Perdamaian yang sangat serius karena model ini berisiko menggeser isu dari keadilan dan kemerdekaan menjadi sekedar manajemen konflik dan stabilitas kawasan. "Perdamaian sejati hanya mungkin terwujud apabila hak, martabat, dan kedaulatan rakyat Palestina dipulihkan sepenuhnya," kata Cholil Nafis.
Selain itu, MUI juga menegaskan bahwa dalam pandangan Islam dan nilai kemanusiaan universal, penjajahan dalam bentuk apapun adalah kezaliman yang wajib diakhiri. "Skema Board of Peace tidak menunjukkan arah perdamaian sejati," ujar Cholil Nafis.
Dalam penundaan keanggotaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian (Board of Peace), Majelis Ulama Indonesia (MUI) menilai Presiden Amerika Serikat Donald Trump tidak perlu mengingatkan kembali pentingnya perdamaian yang sejati. Cholil Nafis, Wakil Ketua Umum MUI, menyatakan bergabungan Indonesia ke dalam badan ini adalah keputusan yang aneh dan tidak berpihak kepada Palestina. "Karena dalam penggagas Trump dan anggotanya ada Netanyahu yang jelas menjajah dan tidak ada negara Palestina," ujarnya.
Sementara itu, MUI juga menilai perbaikan struktur Dewan Perdamaian yang sangat serius karena model ini berisiko menggeser isu dari keadilan dan kemerdekaan menjadi sekedar manajemen konflik dan stabilitas kawasan. "Perdamaian sejati hanya mungkin terwujud apabila hak, martabat, dan kedaulatan rakyat Palestina dipulihkan sepenuhnya," kata Cholil Nafis.
Selain itu, MUI juga menegaskan bahwa dalam pandangan Islam dan nilai kemanusiaan universal, penjajahan dalam bentuk apapun adalah kezaliman yang wajib diakhiri. "Skema Board of Peace tidak menunjukkan arah perdamaian sejati," ujar Cholil Nafis.