Jika motor kamu tiba-tiba mati padahal indikator bensin menunjukkan tangki masih penuh, apa yang harus kamu lakukan? Jangan panik, karena ada beberapa penjelasan yang mungkin membuat mesin kamu berhenti tiba-tiba.
Pertama, ventilasi tangki bensin tersumbat oleh debu, kotoran atau kerak. Hal ini akan mengganggu aliran bensin dan menyebabkan mesin mati. Jadi, periksa kondisi ventilasi pada tutup tangki secara berkala untuk mencegah hal ini terjadi lagi.
Kedua, keran bensin yang tertutup atau tidak di posisi ON dapat menghentikan aliran bahan bakar ke mesin. Jadi, pastikan keran berada pada posisi ON sebelum berkendara dan cek kembali saat motor mulai kehilangan tenaga.
Ketiga, busi kotor atau aus akan menghasilkan percikan api yang lemah, sehingga pembakaran bahan bakar di ruang mesin menjadi tidak sempurna. Jadi, bersihkan busi secara berkala dan ganti dengan busi baru jika sudah rusak atau aus.
Keempat, cop busi longgar dapat mengganggu sambungan listrik antara busi dan kabel pengapian, sehingga percikan api menjadi tidak stabil. Jadi, pastikan cop busi terpasang dengan erat dan gunakan pelindung karet agar tidak mudah longgar akibat getaran atau air.
Kelima, aki yang mulai melemah tidak mampu menyuplai listrik dengan stabil ke sistem pengapian. Jadi, periksa kondisi aki secara rutin dan isi ulang atau ganti jika kapasitasnya sudah berkurang.
Jika kamu tidak yakin apa penyebab motor kamu mati tiba-tiba, sebaiknya konsultasikan dengan mekanik profesional untuk mendapatkan penyelesaian yang tepat.
Pertama, ventilasi tangki bensin tersumbat oleh debu, kotoran atau kerak. Hal ini akan mengganggu aliran bensin dan menyebabkan mesin mati. Jadi, periksa kondisi ventilasi pada tutup tangki secara berkala untuk mencegah hal ini terjadi lagi.
Kedua, keran bensin yang tertutup atau tidak di posisi ON dapat menghentikan aliran bahan bakar ke mesin. Jadi, pastikan keran berada pada posisi ON sebelum berkendara dan cek kembali saat motor mulai kehilangan tenaga.
Ketiga, busi kotor atau aus akan menghasilkan percikan api yang lemah, sehingga pembakaran bahan bakar di ruang mesin menjadi tidak sempurna. Jadi, bersihkan busi secara berkala dan ganti dengan busi baru jika sudah rusak atau aus.
Keempat, cop busi longgar dapat mengganggu sambungan listrik antara busi dan kabel pengapian, sehingga percikan api menjadi tidak stabil. Jadi, pastikan cop busi terpasang dengan erat dan gunakan pelindung karet agar tidak mudah longgar akibat getaran atau air.
Kelima, aki yang mulai melemah tidak mampu menyuplai listrik dengan stabil ke sistem pengapian. Jadi, periksa kondisi aki secara rutin dan isi ulang atau ganti jika kapasitasnya sudah berkurang.
Jika kamu tidak yakin apa penyebab motor kamu mati tiba-tiba, sebaiknya konsultasikan dengan mekanik profesional untuk mendapatkan penyelesaian yang tepat.