Kejadian Pengeroyongan di Jalan Ampera Raya, Jakarta Selatan, Terekam CCTV. Ada yang Bawa Sajam
Pagi ini, di Jalan Ampera Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, terjadi kejadian pengeroyongan yang mengejutkan para pekerja ritel di area tersebut. Menurut sumber, kejadian ini terjadi sekitar pukul 04.00 WIB Jumat lalu.
Rekaman CCTV yang beredar di media sosial memperlihatkan salah satu pelaku membawa senjata tajam, yaitu sajam. Sementara itu, video tersebut juga menunjukkan para pelaku menghubungi seseorang dan kemudian menghubunginya dengan dua orang pegawai ritel.
Dalam rekaman CCTV, terlihat bahwa salah satu korban memukul pemuka kelompok pengemudi mobil berjumlah sekitar 6 orang. Kemudian, salah satu pelaku melemparkan kontainer hijau hingga 'melayang' di udara. Menurut Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Murodih, sudah diselidiki masih ada tujuh orang yang terlibat dalam kejadian tersebut.
Saat ini, polisi masih berupaya untuk menemukan identitas mereka dan melakukan penyelidikan lebih lanjut. Namun, hingga saat ini, korban belum mau membuat laporan karena masih menunggu itikad baik dari pihak yang bersangkutan untuk melakukan ganti rugi atas kerusakan motor.
Kontainer yang dilemparkan oleh salah satu pelaku tersebut menghambat proses bisnis di area tersebut dan memicu kekhawatiran para pekerja ritel.
Pagi ini, di Jalan Ampera Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, terjadi kejadian pengeroyongan yang mengejutkan para pekerja ritel di area tersebut. Menurut sumber, kejadian ini terjadi sekitar pukul 04.00 WIB Jumat lalu.
Rekaman CCTV yang beredar di media sosial memperlihatkan salah satu pelaku membawa senjata tajam, yaitu sajam. Sementara itu, video tersebut juga menunjukkan para pelaku menghubungi seseorang dan kemudian menghubunginya dengan dua orang pegawai ritel.
Dalam rekaman CCTV, terlihat bahwa salah satu korban memukul pemuka kelompok pengemudi mobil berjumlah sekitar 6 orang. Kemudian, salah satu pelaku melemparkan kontainer hijau hingga 'melayang' di udara. Menurut Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Murodih, sudah diselidiki masih ada tujuh orang yang terlibat dalam kejadian tersebut.
Saat ini, polisi masih berupaya untuk menemukan identitas mereka dan melakukan penyelidikan lebih lanjut. Namun, hingga saat ini, korban belum mau membuat laporan karena masih menunggu itikad baik dari pihak yang bersangkutan untuk melakukan ganti rugi atas kerusakan motor.
Kontainer yang dilemparkan oleh salah satu pelaku tersebut menghambat proses bisnis di area tersebut dan memicu kekhawatiran para pekerja ritel.