Presiden Prabowo Subianto hari ini meresmikan ratusan sekolah rakyat di seluruh Indonesia. Kejadian ini dihadiri oleh 2.000 peserta, termasuk siswa yang terdiri dari berbagai daerah, orang tua, dan unsur pengajar.
Gus Ipul, Menteri Pendidikan dan Komersial (Mensos), menangis saat memberikan sambutan di acara peresmian 166 sekolah rakyat secara serentak yang terpusat di Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Ia kemudian dipeluk Presiden Prabowo Subianto.
Saat itu, Prabowo menegaskan bahwa sekolah rakyat adalah "terobosan besar" dalam perubahan pendidikan nasional. Beliau berharap sekolah rakyat dapat membawa harapan kepada semua anak di Indonesia.
Peresmian 166 sekolah rakyat ini merupakan langkah terobosan yang berani oleh pemerintah untuk meningkatkan akses pendidikan bagi anak-anak yang kurang mampu. Sekolah rakyat telah menyerap 7.107 tenaga kerja, termasuk 2.218 guru dan 4.889 tenaga kependidikan.
Gus Ipul mengatakan bahwa sekolah rakyat ini adalah "cara untuk memotong rantai kemiskinan" sehingga siswa dapat berasal dari keluarga rentan dan ekonomi rendah. Ia juga berharap anak-anak yang belajar di sekolah rakyat dapat menjadi contoh bagi bangsa Indonesia.
Presiden Prabowo Subianto sangat bahagia melihat anak-anak siswa sekolah rakyat. Ia mengatakan bahwa program ini merupakan sikap berani yang diambil oleh pemerintah untuk meningkatkan akses pendidikan bagi semua anak di Indonesia.
Gus Ipul, Menteri Pendidikan dan Komersial (Mensos), menangis saat memberikan sambutan di acara peresmian 166 sekolah rakyat secara serentak yang terpusat di Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Ia kemudian dipeluk Presiden Prabowo Subianto.
Saat itu, Prabowo menegaskan bahwa sekolah rakyat adalah "terobosan besar" dalam perubahan pendidikan nasional. Beliau berharap sekolah rakyat dapat membawa harapan kepada semua anak di Indonesia.
Peresmian 166 sekolah rakyat ini merupakan langkah terobosan yang berani oleh pemerintah untuk meningkatkan akses pendidikan bagi anak-anak yang kurang mampu. Sekolah rakyat telah menyerap 7.107 tenaga kerja, termasuk 2.218 guru dan 4.889 tenaga kependidikan.
Gus Ipul mengatakan bahwa sekolah rakyat ini adalah "cara untuk memotong rantai kemiskinan" sehingga siswa dapat berasal dari keluarga rentan dan ekonomi rendah. Ia juga berharap anak-anak yang belajar di sekolah rakyat dapat menjadi contoh bagi bangsa Indonesia.
Presiden Prabowo Subianto sangat bahagia melihat anak-anak siswa sekolah rakyat. Ia mengatakan bahwa program ini merupakan sikap berani yang diambil oleh pemerintah untuk meningkatkan akses pendidikan bagi semua anak di Indonesia.