Kematian polisi Bripda F di rumah kebun Mamuju masih menjadi misteri yang membingungkan. Ia meninggal dunia tanpa ada tanda-tanda kekerasan pada tubuhnya. Tim penyelidik Polresta Mamuju berupaya mengungkap penyebab kematian korban dengan mengumpulkan keterangan dan fakta di lapangan.
Menurut Kepala Unit Pidana Umum Polres Kota Mamuju, Ipda Alfin Abas, hasil pemeriksaan sementara tidak menemukan adanya tanda kekerasan pada tubuh korban. Namun, proses pendalaman masih dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kematian.
Penyelidikan menyebutkan bahwa korban mengalami tekanan mental berat karena hubungan asmara yang tidak mendapatkan restu dari orang tua masing-masing pihak. Ia memiliki perbedaan agama dengan kekasihnya dan mengalami kekecewaan mendalam.
Saksi-saksi juga mengatakan bahwa korban bersama dua rekannya menginap di rumah kebun milik orang tuanya pada Senin malam, 2 Februari 2026. Malam itu, mereka berkumpul untuk menenangkan diri sambil karaoke. Korban kemudian meninggalkan lokasi setelah menerima telepon dari istrinya.
Percakapan tersebut memperlihatkan kekecewaan mendalam yang dialami korban terhadap hubungan asmara mereka. Namun, polisi tetap melanjutkan proses penyelidikan untuk memastikan seluruh fakta terungkap secara jelas.
Menurut Kepala Unit Pidana Umum Polres Kota Mamuju, Ipda Alfin Abas, hasil pemeriksaan sementara tidak menemukan adanya tanda kekerasan pada tubuh korban. Namun, proses pendalaman masih dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kematian.
Penyelidikan menyebutkan bahwa korban mengalami tekanan mental berat karena hubungan asmara yang tidak mendapatkan restu dari orang tua masing-masing pihak. Ia memiliki perbedaan agama dengan kekasihnya dan mengalami kekecewaan mendalam.
Saksi-saksi juga mengatakan bahwa korban bersama dua rekannya menginap di rumah kebun milik orang tuanya pada Senin malam, 2 Februari 2026. Malam itu, mereka berkumpul untuk menenangkan diri sambil karaoke. Korban kemudian meninggalkan lokasi setelah menerima telepon dari istrinya.
Percakapan tersebut memperlihatkan kekecewaan mendalam yang dialami korban terhadap hubungan asmara mereka. Namun, polisi tetap melanjutkan proses penyelidikan untuk memastikan seluruh fakta terungkap secara jelas.