Misbakhun Ungkap Tiga Nama Calon Deputi Gubernur BI

Tiga nama calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) yang terdaftar dalam bursa, yakni Thomas Djiwandono, Dicky Kartikoyono, dan Solikin M Juhro. Hal ini disampaikan oleh Ketua Komisi XI DPR RI M Misbakhun sebagai usulan Presiden Prabowo Subianto.

Menurut Misbkhun, ada kekhawatiran mengenai independensi Thomas Djiwandono yang dicalonkan sebagai Deputi Gubernur BI. Namun, dia mengklaim bahwa Thomas memiliki kemampuan yang cukup untuk posisi itu, baik dari sisi akademik maupun pengalaman birokrasi.

Misbkhun juga menyatakan bahwa penentuan jabatan Deputi Gubernur BI akan dilakukan melalui musyawarah mufakat. Komisi XI yang disebut akan mengeluarkan keputusan politik soal sosok yang akan mengemban jabatan itu.

"Musyawarah mufakat. Musyawarah untuk mufakat dalam rangka mencari kesepakatan," tutur Misbkhun.

Pentingnya jadwal uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) akan diambil kejadian pada Selasa 20/1/2026, nanti di Komisi XI.
 
Kalau memang kayaknya musyawarah mufakat itu penting deh, tapi aku masih keberatan kalau mereka tidak ngajak terlebih dahulu sekolah kami yang bakal menjadi juri, gimana caranya kita bisa percaya dengan calon Deputi Gubernur BI yang belum pernah mengajar di sekolah? kayaknya kita butuh lebih banyak informasi dulu, ya
 
Gue pikir kayaknya misbkhun agak asyik mengatakan kekhawatiran tentang Thomas Djiwandono kan? Biar-biar dia belum lama bekerja di BI tapi sudah ada pengalaman dari jabatan sebelumnya dan punya pengetahuan yang cukup. Gue rasa kalau kita jangan terburu-buru menghakimi orang yang belum sempat bisa menunjukkan kemampuan-nya. Pilih musyawarah mufakat instead, kalau salah pilihan kita berarti ada korban.

Dan gue juga pikir keputusan di Komisi XI lebih baik daripada yang disepakati oleh siapa-siapa. Karena itu, jangan terburu-buru mengatakan apa-apa tentang orang yang belum sempat bisa menunjukkan kemampuan-nya.
 
Wah, ini bikin bingung aja sih. Musyawarah mufakat? Gimana caranya kita bisa tahu siapa yang cocok banget untuk Deputi Gubernur BI kalau kita tidak ada uji kelayakan dan fit and proper test yang serius? 🤔

Kalau asalnya dia punya kemampuan dan pengalaman, kenapa kita harus menunggu musyawarah mufakat itu? Mungkin karena ada tekanan dari siapa-siapa? Ini bikin saya curiga kalau ada konflik kepentingan di balik keputusan ini... 🙃
 
Gue rasa penampakan diKomisi XI ini terlalu formal, padahal sekarang kita sudah banyak akrab dengan teknologi, kenapa masih nggak pakai aplikasi atau platform online untuk proses pemilihan? 🤔👀 Dan gue juga rasa nama-nama calon Deputi Gubernur BI ini terlalu spesifik, apa benar-benar harus dipilih dari tiga nama ini saja? Belum lagi, musyawarah mufakat ini bagus sekali, tapi kenapa kita tidak bisa menggunakan teknologi untuk mendukung proses tersebut? 🤖💻
 
BI AKAN MEMILIKI DEPUTI GUVNYA BARU TAHUN DEKAT! 😂
TIDAK ADA YANG MENENTANGKAN THOMAS DJIWANDONO, KEMBALIAN TUA-TUA PENGEMBANG EKONOMI DI INDONESIA!
MISBAKHUN BANYAK UNTUK MEMILIKI FASILITAS MUSYAWARAH MUFakat BISA MEMDECIDIRI SIAPA YANG AKAN MENJADI DEPUTI GUVNYA BI! 🤝
 
ini biar gampang banget aja siapa-siapa bisa jadi Deputi Gubernur BI, apa yang penting sih kalau dia punya kemampuan dan kepatutan ya? jadi, saya rasa tidak perlu khawatir tentang independensi Thomas Djiwandono, tapi harusnya ada tindakan yang lebih serius untuk memastikannya tidak ada korupsi atau kesalahan dalam proses pilihan orang yang akan dijadikan Deputi Gubernur BI. musyawarah mufakat itu juga penting, tapi kalau dijalankan dengan benar, maka kita bisa mendapatkan hasil yang baik aja
 
Bisakah biarkan suka-suka aja kalau misbkhun ngomong kalau ada kekhawatiran tentang tomas djiwandono? Siapa dia sini, siapa dia tidak? Bisa jadi dia punya keterampilan yang bagus, tapi apakah dia punya integritas yang baik juga? Tapi apa sih keputusan komisi XI ini? Apa yang dijalankan adalah musyawarah mufakat, tapi ngomong-ngomong kalau ada kekhawatiran. Kalau benar-benar ingin memastikan kelayakan calon, sebaiknya ada proses pengecekan yang lebih ketat.
 
Kalau nggak ada konflik, Thomas Djiwandono pasti nggak masalah. Wadahnya uji kelayakan itu penting, tapi biar tidak terlambat aja ya, birokrasi Indonesia selalu ngerjain gampang. 🙃
 
Mereka yang suka main-main dengan posisi penting ini, kenapa? Thomas Djiwandono tapi ada kekhawatiran mengenai independensinya? Udah sih dia sudah punya pengalaman birokrasi, apa lagi? Saya tidak tahu apa yang ingin dikatakan oleh Misbkhun di sini...
 
Maksudnya kalau nama-nama calon Deputi Gubernur BI yang terdaftar itu ternyata ada tiga sih... Thomas Djiwandono, Dicky Kartikoyono, dan Solikin M Juhro. Saya pikir ini agak seru, karena semuanya ternyata memiliki nama yang mirip aja 😂. Tapi apa yang penting adalah siapa yang bakal diangkat sebagai Deputi Gubernur BI, itu pasti akan dibahas dalam musyawarah mufakat. Saya harap mereka bisa menemukan pilihan yang tepat untuk posisi itu 🤞.
 
Kalau nggak salah, misbakhun itu kayak gila sih. kalau dia sudah jelas ingin bikin Thomas Djiwandono jadi deputi gubernur BI, kenapa dia harus berbohong tentang kekhawatiran soal independensi Thomas? kayaknya Misbkhun itu lebih suka nggakjelas nggak. dan apa dengan musyawarah mufakat? siapa aja yang mau ikut musyawarah kalau misbakhun tidak jujur dulu.
 
Saya rasa masalah yang ada sekarang adalah masalah kurangnya transparansi dalam proses pemerian Deputi Gubernur BI 🤔. Jika sudah ada tiga nama calon yang terdaftar dan terpilih melalui musyawarah mufakat, maka apa kegunaan komisi XI DPR RI jika tidak melakukan evaluasi yang lebih mendalam tentang kemampuan mereka? Apakah mereka akan mengadakan wawancara atau uji kelayakan yang lebih serius untuk menilai siapa yang cocok menjadi Deputi Gubernur BI? Saya berharap bahwa komisi XI DPR RI dapat melakukan evaluasi yang lebih menyeluruh dan transparan dalam proses pemerian ini.
 
Kulit asin... Semua itu kayak beli-beli yang terus-menerus aja. Kalau kamu perhatikan, ada Thomas Djiwandono yang lagi dipertimbangkan karena kekhawatiran soal independensinya. Tapi siapa tau, dia bisa jadi lulus fit and proper test dan menjadi Deputi Gubernur BI juga. Yang penting adalah kalau birokrasi ini bisa berjalan lancar tanpa ada macet-macet lagi... Biar gak terus kekokohan seperti yang pernah terjadi di tahun 90an.
 
Kalau si Thomas Djiwandono udah terdaftar sebagai calon Deputi Gubernur BI, itu menarik 😊. Mmisbakhun ini ngomongin bahwa dia memiliki kemampuan yang cukup untuk posisi itu, tapi aku rasa masih perlu diuji lagi 😉. Kalau musyawarah mufakat itu benar, itu artinya kita harus lebih fokus pada kepatutan dan kelayakan orang yang diusulkan menjadi Deputi Gubernur BI 🤔. Aku harap jadwal uji kelayakan itu bisa segera dilaksanakan nanti 😅.
 
Kalau mau jadi Deputi Gubernur BI, harus punya kemampuan yang cukup banget sih! 🤔 Thomas Djiwandono bisa jadi pilihan yang bagus, tapi harus dipertanggungarkan aja. Dan, misbkhun itu kayaknya benar-benar ingin musyawarah mufakat, aku setuju dengan dia! 😊
 
kalo gue lihat kalau calon deputi gubernur bi itu ada masalah tentang independensi, apa kabarin kebenaran dari itu? aku pikir kalau sudah lama bekerja di bi, dia udah jago banget dalam hal itu, tapi mungkin misbkhun yang salah paham aja. dan musyawarah mufakat itu bikin aku penasaran, gimana caranya kalau gue punya pendapat yang berbeda, tapi tetap mau bergabung dengan musyawarah?
 
Kalau aku pikir, tiga nama yang terpilih itu lumayan seru. Thomas, Dicky, dan Solikin semua punya bakat ya... tapi aku masih ragu-ragu tentang kalau mereka bisa bekerja sama dengan baik. Kekhawatiran aku adalah, siapa nanti yang akan mengambil alih kekuasaan di BI kalau ada masalah? Aku harap musyawarah mufakat itu berhasil, biar tidak ada konflik yang berdarah di dalam BI. Tapi, kalau aku harus memilih, aku pikir Solikin lebih stabil, tapi aku juga khawatir dengan hal itu...
 
Tapi apa artinya musyawarah mufakat? Artinya masih ada kekhawatiran soal kualitas calon Deputi Gubernur BI? Tapi kalau udah ada musyawarah, siapa yang tahu tidak ada masalah lagi? Biar-biar ada, kayaknya perlu diawasi agar calon Deputi Gubernur BI itu benar-benar bakal mantab.
 
kembali
Top