Kemenkes RI Lakukan Pemantauan Virus Nipah di India, Apa yang Mereka Lakukan?
Virus Nipah kembali menyerang di India, salah satunya di negara bagian Benggala Barat. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI memantau perkembangan situasi ini dan telah membuat notifikasi terkini tentang kasus penyakit ini.
Menurut Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes, Aji Rokomyanmas, upaya pemerintah untuk memantau perkembangan situasi kejadian penyakit virus Nipah di India dan negara-negara lain melalui kanal resmi dan/atau media monitoring.
Selain itu, pemerintah juga membuat notifikasi terkini tentang kejadian penyakit virus Nipah di India lewat aplikasi https://infeksiemerging.kemkes.go.id. Upaya ini termasuk dalam upaya meningkatkan pengawasan terhadap orang, barang, dan alat angkut yang secara langsung maupun tidak langsung dari negara atau daerah yang melaporkan adanya kasus penyakit virus Nipah.
Selanjutnya, setiap pelaku perjalanan luar negeri yang kembali ke Indonesia juga diwajibkan melapor pada aplikasi 'All Indonesia' untuk menjaring orang dengan gejala virus Nipah. Apabila terdeteksi bahwa seseorang tersebut mengalami gejala mengarah ke penyakit virus nipah, maka pemeriksaan/anamnesis lebih lanjut akan dilakukan.
Selain itu, Kemenkes RI juga mengimbau agar masyarakat menghindari mengonsumsi buah dengan bekas gigitan kelelawar, cuci dan kupas buah secara menyeluruh sebelum dikonsumsi, hindari kontak dengan hewan terinfeksi, dan perkuat imunitas tubuh dengan terapkan perilaku hidup bersih dan sehat.
Apabila melakukan perjalanan ke India dan negara terjangkit penyakit virus Nipah, disarankan untuk mengikuti imbauan protokol kesehatan dari MoH India/otoritas negara setempat.
Virus Nipah kembali menyerang di India, salah satunya di negara bagian Benggala Barat. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI memantau perkembangan situasi ini dan telah membuat notifikasi terkini tentang kasus penyakit ini.
Menurut Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes, Aji Rokomyanmas, upaya pemerintah untuk memantau perkembangan situasi kejadian penyakit virus Nipah di India dan negara-negara lain melalui kanal resmi dan/atau media monitoring.
Selain itu, pemerintah juga membuat notifikasi terkini tentang kejadian penyakit virus Nipah di India lewat aplikasi https://infeksiemerging.kemkes.go.id. Upaya ini termasuk dalam upaya meningkatkan pengawasan terhadap orang, barang, dan alat angkut yang secara langsung maupun tidak langsung dari negara atau daerah yang melaporkan adanya kasus penyakit virus Nipah.
Selanjutnya, setiap pelaku perjalanan luar negeri yang kembali ke Indonesia juga diwajibkan melapor pada aplikasi 'All Indonesia' untuk menjaring orang dengan gejala virus Nipah. Apabila terdeteksi bahwa seseorang tersebut mengalami gejala mengarah ke penyakit virus nipah, maka pemeriksaan/anamnesis lebih lanjut akan dilakukan.
Selain itu, Kemenkes RI juga mengimbau agar masyarakat menghindari mengonsumsi buah dengan bekas gigitan kelelawar, cuci dan kupas buah secara menyeluruh sebelum dikonsumsi, hindari kontak dengan hewan terinfeksi, dan perkuat imunitas tubuh dengan terapkan perilaku hidup bersih dan sehat.
Apabila melakukan perjalanan ke India dan negara terjangkit penyakit virus Nipah, disarankan untuk mengikuti imbauan protokol kesehatan dari MoH India/otoritas negara setempat.