Korban Tragedi Berkesempatan Selamat Dengan Teknologi Perangkat Darurat
Sebelum ini, korban terjebak dalam keadaan sengit, jauh dari kawasan perumahan dan jarak yang sangat jauh dari fasilitas penyelamatan. Ia hanya memiliki satu harapan untuk selamat yaitu dengan mengaktifkan perangkat darurat di punggungnya.
"Karena ia tidak bisa berbicara, dia hanya menekan tombol pengiriman sinyal darurat itu sampai-sampai baterainya habis. Tapi sudah cukup untuk menyebarkan petunjuk lokasi ke semua fasilitas penyelamatan di dekatnya," kata Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Syafi'i.
Sebelum ini, korban terjebak dalam keadaan sengit, jauh dari kawasan perumahan dan jarak yang sangat jauh dari fasilitas penyelamatan. Ia hanya memiliki satu harapan untuk selamat yaitu dengan mengaktifkan perangkat darurat di punggungnya.
"Karena ia tidak bisa berbicara, dia hanya menekan tombol pengiriman sinyal darurat itu sampai-sampai baterainya habis. Tapi sudah cukup untuk menyebarkan petunjuk lokasi ke semua fasilitas penyelamatan di dekatnya," kata Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Syafi'i.