Tidak jarang teknologi membantu menyelamatkan nyawa korban fatal. Dalam kasus seperti ini, gawai memainkan peran penting dalam proses penyelamatan.
Pada 30 November 2025, Jake McCollum melakukan pendakian solo di Gunung Walsh, Queensland, Australia. Ia terjatuh dari ketinggian 80 meter dan mengalami cedera parah. Tapi dengan adanya perangkat Personal Locator Beacon (PLB), ia berhasil diselamatkan.
Korban kecelakaan yang satu ini hanya salah satu di antara banyak kasus yang menunjukkan betapa pentingnya teknologi dalam proses penyelamatan.
Ada juga Abby Sunderland, remaja asal California yang berlatih berlayar sendirian menggunakan kapal yacht Wild Eyes demi meraih asa mengelilingi dunia. Namun, ia mengalami kecelakaan fatal akibat turun dari atas laut. Ia terjebak di tengah-tengah lautan dengan kapal yang terbalik berkali-kali karena diterjang angin berkecepatan 60 knot dan gelombang tinggi 50 kaki.
Namun, Abby berhasil selamat dengan bantuan dua sinyal darurat satelit di kapalnya. Dengan keberadaannya, lokasinya dapat dikirimkan melalui saluran berita dan internet, sehingga tim penyelamatan dapat dengan cepat mengirimkan pihak berwenang untuk membantu korban.
Peristiwa ini menunjukkan bahwa teknologi sangat penting dalam proses penyelamatan darurat.
Selain itu, seperti yang terjadi pada Lindsay Leskovac yang mengalami kecelakaan mobil dan kemudian dibantu oleh iPhone 14 miliknya. Pada saat itu, Leslie sedang berada di dalam mobil dan tidak sadar sehingga tidak bisa berjalan atau melihat di sekitarnya.
Tapi kemudian Leslie dihubungi dengan menggunakan fitur SOS di iPhone 14 yang secara otomatis mengirim peringatan darurat melalui jaringan seluler ke operator penyedia layanan darurat, 911.
Pada 30 November 2025, Jake McCollum melakukan pendakian solo di Gunung Walsh, Queensland, Australia. Ia terjatuh dari ketinggian 80 meter dan mengalami cedera parah. Tapi dengan adanya perangkat Personal Locator Beacon (PLB), ia berhasil diselamatkan.
Korban kecelakaan yang satu ini hanya salah satu di antara banyak kasus yang menunjukkan betapa pentingnya teknologi dalam proses penyelamatan.
Ada juga Abby Sunderland, remaja asal California yang berlatih berlayar sendirian menggunakan kapal yacht Wild Eyes demi meraih asa mengelilingi dunia. Namun, ia mengalami kecelakaan fatal akibat turun dari atas laut. Ia terjebak di tengah-tengah lautan dengan kapal yang terbalik berkali-kali karena diterjang angin berkecepatan 60 knot dan gelombang tinggi 50 kaki.
Namun, Abby berhasil selamat dengan bantuan dua sinyal darurat satelit di kapalnya. Dengan keberadaannya, lokasinya dapat dikirimkan melalui saluran berita dan internet, sehingga tim penyelamatan dapat dengan cepat mengirimkan pihak berwenang untuk membantu korban.
Peristiwa ini menunjukkan bahwa teknologi sangat penting dalam proses penyelamatan darurat.
Selain itu, seperti yang terjadi pada Lindsay Leskovac yang mengalami kecelakaan mobil dan kemudian dibantu oleh iPhone 14 miliknya. Pada saat itu, Leslie sedang berada di dalam mobil dan tidak sadar sehingga tidak bisa berjalan atau melihat di sekitarnya.
Tapi kemudian Leslie dihubungi dengan menggunakan fitur SOS di iPhone 14 yang secara otomatis mengirim peringatan darurat melalui jaringan seluler ke operator penyedia layanan darurat, 911.