Perusahaan tambang emas Merdeka Gold Resources Tbk, anak usaha PT Merdeka Copper Gold Tbk yang mengoperasikan tambang di Sulawesi, akan meluncurkan IPO di Bursa Hong Kong. Menurut sumber yang berkenaan dengan operasi perusahaan, mereka telah menunjuk beberapa bank investasi untuk mempersiapkan rencana pencatatan saham perdana tersebut.
Tentu saja, ini bukan hal yang mustahil karena PT Merdeka Gold Resources memiliki cadangan bijih emas yang cukup besar. Namun, pada 9 bulan pertama tahun ini, perusahaan mengalami kerugian sebesar Rp22,3 miliar dollar Amerika.
Sementara itu, rencana IPO tersebut akan dijalankan bersama-sama dengan Citic Securities, Morgan Stanley dan UBS Group sebagai bank investasi. Sayangnya, ketiga perusahaan tersebut menolak memberikan komentar terkait hal ini.
Mengenai keputusan tersebut, pertimbangan masih dalam pembahasan.
Tentu saja, ini bukan hal yang mustahil karena PT Merdeka Gold Resources memiliki cadangan bijih emas yang cukup besar. Namun, pada 9 bulan pertama tahun ini, perusahaan mengalami kerugian sebesar Rp22,3 miliar dollar Amerika.
Sementara itu, rencana IPO tersebut akan dijalankan bersama-sama dengan Citic Securities, Morgan Stanley dan UBS Group sebagai bank investasi. Sayangnya, ketiga perusahaan tersebut menolak memberikan komentar terkait hal ini.
Mengenai keputusan tersebut, pertimbangan masih dalam pembahasan.