Korban Longsor Cisarua Mengalami Trauma Berat, Menteri PPPA Siapkan Layanan Penyembuhan
Dalam situasi darurat akibat longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, kondisi psikologis korban terlihat menjadi berat. Menurut Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi, kelompok perempuan yang saat ini berada di posko pengungsian mengalami trauma psikis yang parah.
"Ada indikasi-indikasi psikologis pada warga yang berinteraksi di Posko Pengungsian Desa Pasirlangu. Mereka tampak terganggu dan mengalami trauma berat," kata Arifah Fauzi setelah meninjau lokasi bencana.
Dengan demikian, Kementerian PPPA akan menyediakan layanan trauma healing bagi korban bencana tersebut. Layanan ini diperlukan untuk memulihkan ketahanan mental korban dan membantu mereka kembali menjalani aktivitas secara normal.
"Khususnya untuk perempuan yang menyusui maupun perempuan yang sedang mengandung, rasa aman di pengungsian harus benar-benar dipastikan," ucap Arifah Fauzi.
Tentu saja, pendekatan ini tidak akan dilakukan sendirian. Dukungan komunitas dan tenaga profesional akan dilibatkan untuk memulihkan ketahanan mental korban.
Dalam situasi darurat akibat longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, kondisi psikologis korban terlihat menjadi berat. Menurut Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi, kelompok perempuan yang saat ini berada di posko pengungsian mengalami trauma psikis yang parah.
"Ada indikasi-indikasi psikologis pada warga yang berinteraksi di Posko Pengungsian Desa Pasirlangu. Mereka tampak terganggu dan mengalami trauma berat," kata Arifah Fauzi setelah meninjau lokasi bencana.
Dengan demikian, Kementerian PPPA akan menyediakan layanan trauma healing bagi korban bencana tersebut. Layanan ini diperlukan untuk memulihkan ketahanan mental korban dan membantu mereka kembali menjalani aktivitas secara normal.
"Khususnya untuk perempuan yang menyusui maupun perempuan yang sedang mengandung, rasa aman di pengungsian harus benar-benar dipastikan," ucap Arifah Fauzi.
Tentu saja, pendekatan ini tidak akan dilakukan sendirian. Dukungan komunitas dan tenaga profesional akan dilibatkan untuk memulihkan ketahanan mental korban.