Menteri PPPA: Haji Ramah Perempuan Cermin Negara yang Adil

Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi mengatakan bahwa pemerintah berkomitmen mewujudkan haji ramah perempuan dan lansia pada musim haji tahun ini. Hal ini merupakan cermin negara yang adil dan beradab. Menteri tersebut menyampaikan kesediaan untuk meningkatkan jumlah petugas haji perempuan, mencapai 33 persen dari total petugas haji.

Hal ini dilakukan sebagai respons atas evaluasi besar-besaran pada musim haji 2025. Arifatul menyatakan bahwa saat itu dia adalah anggota Amirul Hajj dan menemukan banyak kebutuhan jemaah yang tidak tersentuh secara maksimal karena minimnya petugas perempuan.

"33 persen adalah darurat, karena 55,54 persen jemaah kita adalah perempuan, yang mayoritas sudah lansia," kata Arifatul. Ia juga menambahkan bahwa jumlah petugas perempuan ini merupakan yang terbesar selama sejarah penyelenggaraan haji di Indonesia.

Arifatul juga menekankan pentingnya pelayanan yang berangkat dari hati, empati, dan memperhatikan kebutuhan spesifik perempuan. Ia mengusulkan agar tidak ada kamar jemaah yang hanya isinya lansia. Menteri tersebut percaya bahwa haji perempuan bisa terwujud melalui strategis lintas kementerian/lembaga, komitmen kebijakan, dan implementasi lapangan yang berempati.
 
ini gak sabar lagi🀩! Menteri Arifatul Choiri Fauzi ini benar-benar luar biasa deh!!! 🀯 dia suka banget dengan perempuan lansia dan ini adalah buktinya bahwa pemerintah sudah peduli dengannyaπŸ’–. 33 persen petugas haji perempuan itu wajib sekali! πŸ˜‚ dan ini akan menjadi yang terbesar di sejarah penyelenggaraan haji di Indonesia aja, kan? πŸ™Œ menteri Arifatul juga benar, pelayanan harusnya dari hati dan empati, jangan hanya beda-beda sajaπŸ€·β€β™€οΈ. semoga ini bisa terwujud dengan baik dan semua perempuan lansia bisa merasakan perhatian yang sebenarnyaπŸ’•.
 
Aku pikir ini terlalu banyak promosi untuk satu kalinya. Menteri PPPA itu nggak harus selalu bicara tentang hal ini. Kalo 33 persen petugas haji perempuan itu sudah cukup, kenapa harus membuat semuanya makin serius? Mungkin karena musim haji tahun ini udah mulai dan ingin mengejar target. Aku rasa ini cuma strategi pemerintah untuk membuat orang percaya bahwa mereka peduli dengan perempuan lansia. Tapi aku masih ragu, gimana jadi kalau tidak ada kepastian hal ini bisa terwujud?
 
Kita juga udah tahu kalau musim haji tahun ini bakal lebih baik daripada sebelumnya. Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi sih benar-benar gembira karena nanti ada lebih banyak petugas haji perempuan, yaitu 33 persen dari total petugas. Itu penting banget karna jemaah kita kaya, kan? Yang paling penting adalah mereka bisa mendapatkan saran dan bantuan yang tepat dari petugas yang memahami kebutuhan mereka. Saya setuju dengan Arifatul, kita harus lebih berhati-hati dan memperhatikan kebutuhan spesifik perempuan di musim haji.
 
πŸ™ Ah, ini sangat keren banget! Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi mau meningkatkan jumlah petugas haji perempuan jadi 33 persen, itu bukti bahwa pemerintah Indonesia benar-benar peduli dengan kebutuhan jemaah yang masih lansia dan perempuan. Itu sangat wajar banget, karena banyak sekali kebutuhan mereka yang tidak terpenuhi saat musim haji sebelumnya. Saya senang melihat pemerintah berusaha untuk membuat haji lebih ramah dan nyaman bagi semua orang, termasuk perempuan dan lansia. Semoga ini bisa menjadi contoh yang baik bagi negara lain! 🌟
 
Mengenai hal ini... aku pikir itu bagus banget, tapi juga khawatir apa yang bisa dilakukan agar haji perempuan tidak kembali seperti sebelumnya? Karena ada banyak faktor yang bisa membuat jemaah lansia tidak nyaman, misalnya akomodasi yang tidak sesuai atau petugas yang kurang ramah. Aku harap pemerintah benar-benar memikirkan kebutuhan spesifik perempuan dan lansia agar haji perempuan bisa menjadi sukses 🀞.
 
Wah, aku rasa ini sangat bagus ya! Pemerintah Indonesia akhirnya mengakui bahwa haji perempuan memang butuh perhatian lebih banyak. 33 persen petugas haji perempuan itu masih keterlambatan banget, tapi setidaknya sudah ada langkah yang diambil. Aku harap pemerintah bisa meningkatkan lagi jumlahnya sehingga semua jemaah haji bisa merasa aman dan nyaman.

Aku juga senang melihat bahwa Menteri Arifatul Choiri Fauzi memperhatikan kebutuhan spesifik perempuan, seperti tidak ada kamar jemaah yang hanya isinya lansia. Itu adalah hal yang sangat penting agar semua orang bisa merasa nyaman dan terjunjam. Aku harap pemerintah bisa melakukan strategi lintas kementerian/lembaga untuk membuat haji perempuan ini menjadi kenyataan. Semoga musim haji tahun ini akan menjadi yang lebih baik lagi!
 
Kamu tahu gak sih, musim haji ini ngebut banget! πŸš€ Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi itu jadi inspiratif banget sama usaha-nya meningkatkan jumlah petugas haji perempuan. 33 persen aja nggak kecil banget, tapi aku pikir itu masih terlalu sedikit. 😊 Pertimbangan dari Arifatul tentang pentingnya pelayanan yang berangkat dari hati dan empati juga aku setuju. Aku harap ini bisa menjadi contoh bagus sama pemerintah Indonesia, jadi musim haji nanti lebih ramah perempuan dan lansia. πŸ™
 
Makasih ya pemerintah punya inisiatif seperti ini πŸ™. Aku pikir 33 persen petugas haji perempuan itu masih kurang, tapi aku senang melihat bahwa pemerintah mau berubah dan meningkatkan jumlahnya. Masing-masing kamar jemaah harus ada fasilitas yang nyaman untuk perempuan, terutama yang sudah lanjut usia. Aku harap hal ini bisa mendorong pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya kesetaraan dan keadilan bagi semua warga, terutama perempuan.
 
omg kayaknya pemerintah Indonesia serious banget buat ramah perempuan & lansia di musim haji tahun ini 🀩! setidaknya ada 33 persen petugas haji perempuan, itu adalah rekor baru sih! tapi apa yang penting adalah, ini semua dilakukan karena mereka luhur hati ingin membantu jemaah perempuan & lansia. saya harap kalau kita bisa mewujudkan hal ini nantinya, maka musim haji tahun depan akan lebih ramah dan nyaman bagi semua pihak πŸ€—
 
Aku rasa gak cuma 33 persen saja yang penting, tapi juga kita harus nanggungin agar seluruh petugas haji perempuan itu punya fasilitas dan pelatihan yang sesuai. Jadi, gak cuma soal kuantitas aja, tapi kalau kualitasnya juga pas. Kita nggak bisa asyik-asih, harus fokus agar haji ramah perempuan dan lansia itu nyaman dan aman.
 
Maksudnya ini, gak cuma tentang haji aja, tapi juga tentang apa itu arti dari pemerintah Indonesia benar-benar peduli dengan rakyatnya... πŸ€πŸ’–

Jadi, aku pikir 33 persen petugas perempuan yang diusulkan Arifatul Choiri Fauzi adalah target yang bagus, tapi kita harus ingat juga ada lagi banyak hal lain yang perlu diperhatikan. Seperti, kamar jemaah yang hanya isinya lansia... itu nggak masuk akal, deh! πŸ€¦β€β™€οΈπŸ’”

Aku rasa, penting juga kita memikirkan tentang biaya dan logistiknya, apakah bisa dilakukan dengan efektif tanpa mencuri waktu perempuan yang sudah lansia untuk haji ini... πŸ€”πŸ•°οΈ

Tapi, aku senang sekali karena pemerintah mulai mengakui bahwa ada banyak hal yang perlu diperbaiki pada musim haji... dan itu semua harus diawasi dengan hati yang empati dan peduli. πŸ’–πŸ’―
 
Sampah juga kan bro, pertama-tama harus diakui gak ada masalah sama sekali, pemerintah malah mau buat haji ramah perempuan dan lansia... tapi gimana kalau nanti kena masuk ke dalam program yang sama dengan kamar jemaah lansia? ayo gak masuk akal, bro!
 
Paham kalau pemerintah benar-benar ingin ngejar hal ini, tapi apa artinya kalau semua petugas haji perempuan datang dari mana? Apakah bukan juga harus ada keterlibatan masyarakat sipil yang lebih banyak lagi? Nih, aku pikir strategi lintas kementerian itu bikin jadi teka-teki siapa nanti yang mengambil keputusan. Kalau serius ingin haji ramah perempuan dan lansia, harus ada transparansi dan akuntabilitas dari pemerintah. Aku senang melihat Arifatul Choiri Fauzi benar-benar peduli dengan isu ini, tapi kalau tidak ada hasil yang konkrit, aku rasa hanya bikin masalah semakin serius 😊
 
Keren banget ya Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi ini! Dia mau meningkatkan jumlah petugas haji perempuan sehingga 33 persen, itu wajib banget! Aku pikir itu sangat adil, karena musim haji tahun ini ada banyak jemaah yang bisa kebutuhan mereka dipenuhi. Tapi aku juga ingat dia menyatakan bahwa ini adalah respons atas evaluasi besar-besaran pada musim haji 2025, jadi aku berharap ini bisa menjadi contoh bagi pemerintah. Aku juga suka banget dengan ide Arifatul untuk meningkatkan empati dan memperhatikan kebutuhan spesifik perempuan. Jangan ada kamar jemaah yang hanya isinya lansia, itu sangat penting!
 
Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi benar-benar somainya deh... 33 persen petugas haji perempuan? itu gampang banget kok... kalo ada 55,54 persen perempuan yang wajib haji, toh minimal harus ada 33 persen petugas yang bisa membantu. dan kalau dianggap sebagai darurat, itu berarti perlu disiapkan dengan cepat...
 
aku senang banget kalau pemerintah mau menambah jumlah petugas haji perempuan, itu bukti bahwa mereka peduli dengan kebutuhan kita, terutama bagi ibu-ibu yang sudah lanjut usia dan butuh bantuan saat melakukan umrah. aku harap ini bisa menjadi contoh untuk negara kita yang ingin menjadi tempat yang ramah dan baik bagi seluruh masyarakat, terutama bagi perempuan yang lebih banyak mengalami kesulitan dalam hal ini.
 
Maafkan saya, tapi kalau benar-benar mau mewadahi haji perempuan, toh kita harus ngecheck lagi asumsi Arifatul, ya? Jika 55,54 persen jemaah adalah perempuan dan sudah lansia, maka berarti 33 persen itu sudah cukup? Kita harus ngetakuti bagaimana caranya membuat strategis lintas kementerian/lembaga untuk mewadahi kebutuhan spesifik perempuan. Saya rasa ada banyak hal yang perlu kita ketahui sebelum bisa yakin dengan kesediaan pemerintah... 😐
 
Pandemik masih ada banget, sampai sekarang masih ada 5000 kematian karena Covid πŸ€•. Menteri PPPA ini kayaknya nggak tahu apa yang terjadi di masa lalu, kalau 55,54 persen jemaah haji perempuan itu sudah lansia, maka bukannya harus ada fasilitas khusus untuk mereka saja? πŸ€”. Saya pikir itu masih agak sederhana, tapi saya yakin kalau jika kita semua ikut berpartisipasi, maka bisa terwujud haji perempuan yang benar-benar ramah perempuan. 😊
 
kembali
Top