Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, yang bertugas sebagai inspektur upacara saat Menteri KKP, sempat jatuh tak sadarkan diri saat menghadiri upacara penghormatan dan pelepasan tiga korban pesawat ATR 42-500. Dalam upacara tersebut, wakil Menteri Kelautan dan Perikanan, Didit Herdiawan, terlibat untuk menangani situasi dan memastikan prosesi tetap berjalan dengan lancar.
Pada saat itu, Muhamad Hidayat, kakak dari almarhum Ferry Irawan, menyampaikan penyerahan jenazah korban kepada negara. Ia mengatakan bahwa dengan ini, keluarga menyerahkan jenazah Alm. Ferry Irawan, Alm. Yoga Naufal, dan alm. Capt. Andy Dahananto kepada negara Republik Indonesia untuk dimakamkan secara kedinasan Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Namun, tidak lama setelah penyerahan itu, terdengar suara benturan keras di dalam auditorium disertai kepanikan para peserta upacara. Setelah situasi tersebut dikendalikan oleh Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan, Didit Herdiawan, Menteri Trenggono ditemukan sadar dan tidak ada gejala apapun.
Pada saat itu, Muhamad Hidayat, kakak dari almarhum Ferry Irawan, menyampaikan penyerahan jenazah korban kepada negara. Ia mengatakan bahwa dengan ini, keluarga menyerahkan jenazah Alm. Ferry Irawan, Alm. Yoga Naufal, dan alm. Capt. Andy Dahananto kepada negara Republik Indonesia untuk dimakamkan secara kedinasan Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Namun, tidak lama setelah penyerahan itu, terdengar suara benturan keras di dalam auditorium disertai kepanikan para peserta upacara. Setelah situasi tersebut dikendalikan oleh Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan, Didit Herdiawan, Menteri Trenggono ditemukan sadar dan tidak ada gejala apapun.