Pemerintah mengresmikan 18 kantor imigrasi baru yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia untuk meningkatkan akses layanan keimigrasian kepada masyarakat. Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, mengatakan bahwa penambahan ini merupakan upaya pemerintah untuk mendekatkan pelayanan keimigrasian kepada masyarakat.
Kantor imigrasi baru tersebut tersebar di wilayah-wilayah yang sebelumnya tidak memiliki kantor imigrasi. Meningkatnya jumlah kantor imigrasi ini diharapkan dapat meningkatkan akses layanan keimigrasian dan memberikan kemudahan bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan.
Agus juga menargetkan bahwa setiap kabupaten dan kota di Indonesia memiliki kantor imigrasi sendiri. Dia berharap bahwa penambahan jumlah kantor imigrasi dapat meningkatkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang telah mencapai Rp10,45 triliun pada tahun 2025.
Dengan demikian, pemerintah berharap dapat meningkatkan kualitas pelayanan dan memberikan kemudahan bagi masyarakat yang membutuhkan layanan keimigrasian.
Kantor imigrasi baru tersebut tersebar di wilayah-wilayah yang sebelumnya tidak memiliki kantor imigrasi. Meningkatnya jumlah kantor imigrasi ini diharapkan dapat meningkatkan akses layanan keimigrasian dan memberikan kemudahan bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan.
Agus juga menargetkan bahwa setiap kabupaten dan kota di Indonesia memiliki kantor imigrasi sendiri. Dia berharap bahwa penambahan jumlah kantor imigrasi dapat meningkatkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang telah mencapai Rp10,45 triliun pada tahun 2025.
Dengan demikian, pemerintah berharap dapat meningkatkan kualitas pelayanan dan memberikan kemudahan bagi masyarakat yang membutuhkan layanan keimigrasian.