Pemerintah kembali mengungguli program Sekolah Rakyat, yang diperkenalkan Presiden Prabowo Subianto beberapa tahun lalu. Menurut Menteri Sosial Republik Indonesia Saifullah Yusuf (Gus Ipul), sekolah ini bukan hanya menyekolahkan anak, tetapi juga membantu memberikan kesejahteraan bagi keluarga mereka.
Kunjungan kerja Gus Ipul ke Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 36 Bojonegoro ini bertujuan untuk mendengarkan testimonial dari para siswa dan orang tua tentang perubahan yang mereka rasakan setelah masuk ke sekolah ini. Beberapa di antara testimoni tersebut menyebutkan bahwa anak-anak mereka telah menjadi lebih disiplin, memiliki kelapangan hati, serta dapat menerima kondisi keluarga dengan lebih baik.
Menurut Gus Ipul, Sekolah Rakyat ini akan menerima 300 siswa setiap tahun, dengan tiap jenjang (SD, SMP, SMA) terdiri dari 100 siswa. Proses seleksi dilakukan tanpa tes akademik, melainkan melalui pemetaan bakat atau DNA talent.
Seluruh siswa dan guru di fasilitasi laptop serta papan tulis digital interaktif yang terintegrasi dalam sistem pembelajaran. Gus Ipul juga menekankan pentingnya menjaga integritas dalam proses rekrutmen siswa Sekolah Rakyat, agar tidak ada praktik titip-menitip atau kecurangan dalam seleksi.
Dengan demikian, program Sekolah Rakyat ini berharap dapat memberikan dampak positif bagi generasi muda di Indonesia, yaitu menjadi lebih percaya diri dan memiliki kemampuan yang lebih baik dalam menghadapi dunia.
Kunjungan kerja Gus Ipul ke Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 36 Bojonegoro ini bertujuan untuk mendengarkan testimonial dari para siswa dan orang tua tentang perubahan yang mereka rasakan setelah masuk ke sekolah ini. Beberapa di antara testimoni tersebut menyebutkan bahwa anak-anak mereka telah menjadi lebih disiplin, memiliki kelapangan hati, serta dapat menerima kondisi keluarga dengan lebih baik.
Menurut Gus Ipul, Sekolah Rakyat ini akan menerima 300 siswa setiap tahun, dengan tiap jenjang (SD, SMP, SMA) terdiri dari 100 siswa. Proses seleksi dilakukan tanpa tes akademik, melainkan melalui pemetaan bakat atau DNA talent.
Seluruh siswa dan guru di fasilitasi laptop serta papan tulis digital interaktif yang terintegrasi dalam sistem pembelajaran. Gus Ipul juga menekankan pentingnya menjaga integritas dalam proses rekrutmen siswa Sekolah Rakyat, agar tidak ada praktik titip-menitip atau kecurangan dalam seleksi.
Dengan demikian, program Sekolah Rakyat ini berharap dapat memberikan dampak positif bagi generasi muda di Indonesia, yaitu menjadi lebih percaya diri dan memiliki kemampuan yang lebih baik dalam menghadapi dunia.