Pertemuan Prabowo dengan Jajaran Kabinet: Pemangkasan Hilirisasi dan Peningkatan Produktivitas
Presiden Prabowo Subianto menetapkan beberapa prioritas utama bagi jajaran Kabinet Merah Putih dalam pertemuan retret di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, hari ini. Menurut Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, presiden tersebut menekankan pentingnya pemangkasan hilirisasi dan peningkatan produktivitas dalam pengelolaan sumber daya negara.
Prasetyo membeberkan bahwa Presiden juga menyerukan jajaran Kabinet untuk melakukan percepatan berbagai program, termasuk hilirisasi. Namun, dia tidak menyebutkan kapan program tersebut akan dilaksanakan.
Dalam rangka mencapai target lifting minyak yang sebesar 610.000 barel per hari (bph), Presiden menyerukan jajaran Kabinet untuk melakukan eksplorasi dan penemuan sekitar 75 blok minyak baru. Blok-blok tersebut diharapkan dapat dilelang guna mempercepat penambahan produksi minyak nasional.
Selain itu, Presiden juga menekankan pentingnya penguatan kerja sama lintas kementerian untuk mencapai program-program besar di tahun 2026. Dia juga menyerukan jajaran Kabinet untuk bekerja cepat, cerdas, tidak normatif, dan mampu berpikir out of the box untuk menemukan terobosan-terobosan demi percepatan pencapaian program nasional.
Terakhir, Presiden juga memutuskan untuk membentuk Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di tiga provinsi: Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Presiden Prabowo Subianto menetapkan beberapa prioritas utama bagi jajaran Kabinet Merah Putih dalam pertemuan retret di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, hari ini. Menurut Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, presiden tersebut menekankan pentingnya pemangkasan hilirisasi dan peningkatan produktivitas dalam pengelolaan sumber daya negara.
Prasetyo membeberkan bahwa Presiden juga menyerukan jajaran Kabinet untuk melakukan percepatan berbagai program, termasuk hilirisasi. Namun, dia tidak menyebutkan kapan program tersebut akan dilaksanakan.
Dalam rangka mencapai target lifting minyak yang sebesar 610.000 barel per hari (bph), Presiden menyerukan jajaran Kabinet untuk melakukan eksplorasi dan penemuan sekitar 75 blok minyak baru. Blok-blok tersebut diharapkan dapat dilelang guna mempercepat penambahan produksi minyak nasional.
Selain itu, Presiden juga menekankan pentingnya penguatan kerja sama lintas kementerian untuk mencapai program-program besar di tahun 2026. Dia juga menyerukan jajaran Kabinet untuk bekerja cepat, cerdas, tidak normatif, dan mampu berpikir out of the box untuk menemukan terobosan-terobosan demi percepatan pencapaian program nasional.
Terakhir, Presiden juga memutuskan untuk membentuk Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di tiga provinsi: Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.