Mensesneg Tepis Isu Revisi UU Pemilu Atur Koalisi Permanen

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan bahwa revisi Undang-undang Pemilu yang akan dibahas tidak mengatur soal koalisi permanen partai politik. Menurutnya, aturan mengenai partai politik tidak mengatur soal koalisi permanen.

Prasetyo menyatakan bahwa pemerintah sudah berkoordinasi dengan Pimpinan DPR RI terkait revisi UU Pemilu untuk menyamakan beberapa hal krusial dari Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) yang nantinya akan dibahas. Koordinasi ini rutin dilakukan oleh pemerintah sejak periode sebelumnya dan masuk dalam Prolegnas 2026.

Pemerintah juga melakukan evaluasi dari proses-proses kepemiluan yang sudah berjalan, baik dari sisi pelaksanaan, konsep, termasuk membahas wacana penggunaan teknologi e-voting dalam Pemilu. Namun, yang paling penting, dia menegaskan bahwa pemerintah memiliki semangat yang positif dan konstruktif dalam membahas UU Pemilu demi kepentingan bangsa dan negara.

Prasetyo juga menyebutkan bahwa Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) I Tahun 2025 Partai Golkar menghasilkan sejumlah rekomendasi, yang di antaranya mendorong agar adanya koalisi permanen sebagai bentuk kerja sama politik yang mengikat di parlemen dan pemerintahan.
 
Aku pikir gampang kayaknya buat membuat koalisi permanen partai politik, tapi sih aku rasa ini kalau tidak bisa jadi berarti apa? Kalau mau punya koalisi permanen itu, mesti ada tanda tangan dari segala partai, kan? Jadi, aku pikir lebih baik buat fokus pada kepentingan bangsa dan negara, bukan soal koalisi partai politik. Kalau di Indonesia kalau mau ada koalisi pasti harus bisa jadi bersama-sama, bukan? 🀝
 
gak salah kalau mereka mau revisi UU Pemilu, tapi kalo koalisi permanen partai politik? itu jadi masalah lagi ya... mungkin harus ada aturan yang lebih jelas untuk memastikan partai-partai politik tidak terlalu dominan di parlemen. dan teknologi e-voting, kalau benar-benar bisa digunakan dalam Pemilu nanti, itu akan sangat baik sekali untuk transparansi hasil pemilu. tapi gak ada jaminan bahwa pemerintah tidak akan memanfaatkannya untuk memperkuat kekuasaan.
 
Kalau gak ada koalisi permanen, siapa bilang kalau partai-partai besar pasti bisa bekerja sama aja? Mereka udah sering memberitahu kita kalau mereka bisa buat kepentingan negara, tapi sekarang udah kapan aja? Jika memang ada koalisi, berarti semuanya udah jelas dan tidak perlu lagi rapat-rapat yang udah sering terjadi. Tapi, kalau benar-benar tidak ada, mungkin kita harus berpikir lebih banyak tentang bagaimana cara kerja partai-partai agar bisa bekerja sama.
 
aku rasa itu ide yang keren banget ! 🀩 koalisi permanen bisa membuat partai-partai bisa bekerja sama lebih baik dan sehat, jadi hasilnya bisa lebih baik lagi, ya? πŸ™Œ Menteri Prasetyo Hadi benar-benar memiliki semangat positif untuk membuat perubahan ini. tapi aku rasa masih ada beberapa hal yang harus diperhatikan, seperti bagaimana koalisi permanen ini tidak akan mengaburkan identitas masing-masing partai dan lebih fokus pada kepentingan bangsa, ya? πŸ€”
 
πŸ€” Mungkin nanti kalau ada revisi UU Pemilu, kita harus lihat apa aja yang benar-benar penting. Koalisi permanen kayaknya tidak bisa dipaksakan, tapi bisa jadi adanya kerja sama politik yang lebih baik. Nah, teknologi e-voting itu benar-benar perlu dicoba, tapi pasti ada risiko banget. Menteri Prasetyo itu kayaknya memiliki semangat yang baik, tapi kita harus lihat hasilnya sebenarnya berapa lama. Saya harap bisa melihat apa aja yang terbaik dari revisi UU Pemilu, dan bukan hanya tentang koalisi permanen. 🀞
 
Gue pikir koalisi permanen partai politik itu sebenarnya bukan masalah utama ya, tapi cara bagaimana koalisi itu diatur lah yang penting 😐. Gue harap bisa melihat contoh-contoh pro dan kontra dari koalisi permanent partai politik ini agar bisa memberikan opini yang lebih tepat. Tapi gue pikir pemerintah sudah konsisten dalam melakukan evaluasi dari proses-proses kepemiluan, itu already di lakukan πŸ“.
 
Pentingnya sistem pemilu yang transparan & jujur πŸ™, ya... kalau punya rekomendasi dari Rapimnas Partai Golkar, mesti disampaikan ke DPR RI juga nih. Koalisi permanen partai politik itu penting banget agar hasil pemilu benar-benar mewakili suara rakyat 😊. Menteri Prasetyo Hadi itu gampang ngomong soal semangat positif pemerintah, tapi apa benarnya hasil evaluasi dari proses kepemiluan yang sudah berjalan? πŸ€”. Kalau ada kesalahan atau kekurangan, mesti diolah & disampaikan ke masyarakat agar semuanya jadi transparan & akurat 😊.
 
ku pikir apa artinya soal koalisi permanen lagi. kalau tidak ada konflik, nggak akan ada yang terjadi. tapi apa sih keuntungannya? kita harus lihat kembali dari mana asal-usul koalisi itu. mungkin sebenarnya koalisi itu hanya cara untuk menghindari konflik, tapi sekarang sudah makin keras lagi. aku rasa kita harus fokus pada hal yang lebih penting, yaitu kebebasan pilihannya orang-orang Indonesia, bukan siapa yang bisa menjalin koalisi. apakah itu tidak sudah termasuk dalam pemilu? πŸ€”
 
aku masih ragu apa sih nih soal koalisi permanen partai politik ini... kalau jadi tidak ada, kenapa rapimnas Golkar nggak bawa bukti? aku butuh melihat konsepnya dulu, tapi aku cuman lihat aja rekomendasi aja tanpa contoh. apa itu kerja sama politik yang mengikat di parlemen dan pemerintahan itu? serius kalau nggak ada koalisi, bagaimana caranya mencegah konflik partai di parlemen? aku butuh info lebih lanjut sebelum aku percaya dengan ini... πŸ€”
 
Maksudnya apa sih kalau kita ngerasa ingin koalisi tapi tidak tahu cara buatnya? Kita harus belajar dari partai-partai politik yang sudah ada, apa kekuatan mereka, apa kelemahan mereka. Jangan salah paham, ini bukan tentang mengalahkan orang lain, melainkan tentang mencari kesepakatan yang baik untuk bangsa kita.

Kita juga harus ingat bahwa koalisi bukan hanya tentang partai-partai politik, tapi juga tentang rakyat Indonesia itu sendiri. Kita harus menjadi komunitas yang kuat dan bisa bekerja sama untuk kepentingan bersama. Jadi, jangan salah paham kalau ada rekomendasi dari party, kita harus baca dengan teliti dan tidak terlalu serius.

Dan yang paling penting, kita harus memiliki semangat positif seperti yang dikatakan oleh Menteri Prasetyo, bukan hanya untuk kepentingan sendiri, tapi juga untuk kepentingan bangsa. Kita harus belajar dari kesalahan-kesalahan yang sudah ada dan mencari solusi yang lebih baik.
 
omg nggak percaya sih kalau pemerintah ini masih bingung ngatur koalisi permanen partai politik 🀯! apa punya masalah, kan kita udah lama niatin buat perubahan ini? dan sekarang dia bilang revisi UU Pemilu tidak mengatur soal koalisi permanen? itu nggak bisa dipercaya sih... tapi mungkin karena mereka masih banyak yang belum paham apa sih kepentingan koalisi permanen πŸ€”. gimana kalau kita udah niatin buat perubahan ini, kenapa lagi dia bilang tidak mengatur? ini kayaknya lebih parah daripada sebelumnya πŸ˜’.
 
ini kebenaran ya... menteri menyesatkan kita semua dengan kata-kata yang dibebaskan tapi tidak ada tindakan nyata... revisi UU Pemilu itu apa lagi? hanya sekedar kata-kata buatan yang tidak memiliki arti apapun... siapa yang percaya bahwa pemerintah mau mengatur koalisi permanen? itulah mimpi bangsa Indonesia ya... tapi saya masih berharap, masih berharap ada orang yang benar-benar peduli dengan masa depan kita, bukan hanya sekedar kata-kata yang dibebaskan di media... πŸ€”πŸ˜’
 
omg ngga pede sih kayaknya koalisi permanen partai politik, kalau kalo terus terus gini aja kita akan lebih cepat lelah sih πŸ€―πŸ‘Ž. tapi sih menteri prasetyo lagi bilang pemerintah udah berkoordinasi dengan dpr, apa aja koordinasi itu? πŸ€” sih koordinasi itu ngga ada yang jelas, jadi siapa yang harus bertanggung jawab kalau gini terus terjadi? πŸ˜’. tapi sih rasanya menteri prasetyo lagi bilang pemerintah udah punya semangat positif, waaaahhhhh πŸ€ͺ.
 
Koalisi permanen di parlemen nanti kalau bagus banget untuk membuat pemerintah lebih stabil, jadi gak perlu terus ngubah-ubah kabinet. Tapi sambil menunggu bisa coba implementasikan e-voting dulu, jadi proses pemilu makin efisien dan transparan ya!
 
kira-kira nggak ada yang bingung kan kalau partai-partai politik itu punya koalisi lagi? gimana kalau koalisi itu jadi sasaran utama pemilu 2026? itu bikin perjuangan di parlemen makin susah. mungkin kita harus ngerasa lebih teliti sih, nggak ada yang terlalu cepat-cepat ngatur urusan politik.
 
Pagi kawan 🌞, aku rasa kalau ada revisi UU Pemilu itu serupa dengan ketika aku masih kecil, aku lihat ibuku membantu orang tua tetangga memilih calon bocah sMP πŸ€“. Aku rasa itu bagus banget! Sebagai netizen, aku lebih suka kalau ada koalisi permanen partai politik, jadi tidak seperti sekarang dimana setiap pemilu, baru-baru saja mereka ngeluhin sama-sama. Aku ingin lihat kerja sama yang lebih serius dari para calon pemimpin, bukan hanya yang ngeluhan-gharih πŸ˜’.
 
🌈 Makin serius ya, revisi UU Pemilu ini pasti penting banget ya! Aku senang dengar kalau Menteri Prasetyo Hadi ngomong tentang semangat positifnya dalam membahas revisi ini. Semangat yang baik pasti bisa membuat perubahan besar, aku yakin.

Aku penasaran apa aja rekomendasi Rapimnas Partai Golkar, tapi aku senang dengar kalau ada rekomendasi tentang koalisi permanen. Koalisi permanen bisa membuat proses politis lebih stabil dan efektif, aku rasa itu bagus banget! 🀝
 
iya kabar gembira nih... revisi UU pemilu nantinya bakal lebih transparan banget! prolegnas 2026 bakal lebih serius banget, koordinasi pemerintah dengan DPR RI rutin juga makin lancar... yang penting ni semangat positif pemerintah dalam membahas UU Pemilu demi kepentingan bangsa dan negara... saya senang nih sih ada partai politik yang mau bekerja sama lebih serius, seperti koalisi permanen di parlemen dan pemerintahan... ini bakal makin baik buat pembangunan negara Indonesia... πŸ™ŒπŸΌ
 
kembali
Top