Mensesneg Sebut Tokoh Oposisi yang Bertemu Prabowo Bukan Tokoh Partai

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan, tokoh yang bertemu Presiden Prabowo Subianto bukanlah oposisi partai politik. Menurutnya, mereka adalah para tokoh masyarakat dan cendekiawan yang terbuka untuk berdialog dengan presiden.

Pada pertemuan di kediaman Kartanegara, ada beberapa tokoh seperti peneliti BRIN Siti Zuhro dan eks Kabareskrim Susno Duadji. Mereka memberikan masukan kepada Presiden tentang sejumlah isu mulai pemilu hingga penegakan hukum.

Pras menyebutkan bahwa diskusi di pertemuan itu mencakup masalah kepemiluan, penegakan hukum, dan hal-hal lain yang terkait dengan kepentingan rakyat. Menurutnya, capaian program pemerintah dalam setahun lebih kepemimpinan berorientasi untuk kepentingan bangsa dan negara.

Sementara itu, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin sebelumnya mengatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan tokoh-tokoh yang mengeklaim sebagai oposisi pemerintah pada Jumat lalu. Ia menyebutkan bahwa pertemuan itu membahas tentang bagaimana negara harus dikelola secara baik oleh seluruh pihak.

Namun, Pras menegaskan bahwa tidak ada tokoh yang dikatakan sebagai oposisi di pertemuan itu. Menurutnya, mereka adalah para tokoh masyarakat dan cendekiawan yang terbuka untuk berdialog dengan presiden.
 
Kita harus ngetopikin masalah ini, siapa-siapa yang terbuka akan dengar, tapi tidak semua orang punya sisi yang sama, kayak gak? Saya pikir pemerintah kudu fokus pada hal-hal yang sebenarnya penting buat rakyat, bukan hanya buat oposisi ya? 🤔
 
Makasih ya kabar tentang pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengen tokoh-tokoh masyarakat seperti Siti Zuhro dan Susno Duadji 🙏. Aku pikir itu bagus banget kalau pemerintah bisa berdialog dengan orang-orang yang memiliki pendapat yang berbeda tentang masalah-masalah di Indonesia. Tapi, aku juga pernah dengar bahwa ada beberapa orang yang menilai pertemuan itu hanya sekedar untuk memperkuat oposisi, tapi aku rasa itu tidak benar 🤷‍♂️. Aku yakin kalau pemerintah dan tokoh-tokoh masyarakat bisa bekerja sama untuk membuat Indonesia menjadi lebih baik 🌟.
 
Pertemuan Presiden dan tokoh-tokoh seperti Siti Zuhro dan Susno Duadji ini memang bisa dijadikan contoh bagaimana ada cara untuk berkomunikasi yang lebih baik antara pemerintah dan masyarakat. Tapi, apa artinya jika mereka tidak ada oposisi? Itu bikin saya curiga apakah pemerintah itu benar-benar mau mendengarkan masukan dari masyarakat atau hanya ingin menunjukkan bahwa mereka bisa berbicara dengan siapa saja 🤔.
 
Maksud dari pihak berwenang kalau pertemuan kartanegara bukan oposisi apa-apa tapi sebenarnya ada rahasia di balik itu. Kalau mereka minta masukan dari masyarakat dan cendekiawan, itu juga bisa jadi kaga untuk mempengaruhi pendapat rakyat. Saya pikir tidak ada yang benar-benar bebas dalam dialog dengan presiden. Mungkin ada saja tujuan tertentu di baliknya... 🤔
 
aku pikir ini salah kalau nanti tokoh-tokoh itu menjadi oposisi, kalau jadi apa sih tujuan mereka bertemu sama dengan pras? tapi kayaknya ada yang kurang jelas di sini, misalnya siapa sih yang mengatakan bahwa pertemuan itu adalah oposisi pemerintah. aku rasa ini perlu di clarify dulu sebelum di tumpahkan drama. 💡
 
kembali
Top