Menperin Sayangkan Sritex Jika Harus Dilikuidasi

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan ia "sayang" kalau perusahaan Sritex harus dibubarkan melalui penjualan aset atau dilikuidasi. Ia mendukung upaya penyelamatan Sritex dengan konsep ownership yang berbeda, sehingga memungkinkan perusahaan tersebut dapat bertahan.

Kemudian, Menteri Perindustrian menjanjikan bahwa pemerintah pusat tengah akan berupaya menyelamatkan iklim sektor industri tekstil melalui pembentukan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor yang bergerak di bidang tekstil dan produk tekstil (TPT). Agus juga mengaku segera berkoordinasi dengan Danantara terkait rencana pembentukan itu.

Selain itu, Menteri Perindustrian menyatakan bahwa komunikasi intensif dengan CEO Danantara serta Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, diperlukan untuk memastikan rencana proyek besar tersebut dapat terealisasi. Investasi yang disiapkan mencapai Rp100 triliun.

Menteri Perindustrian juga menyatakan bahwa pembentukan BUMN baru tersebut tak hanya mendorong pembukaan lapangan kerja dalam jumlah besar, melainkan juga memperbaiki kinjera industri tekstil di Tanah Air.
 
Kalau Sritex harus dibubarkan, aku rasa tidak enak. Mereka punya pekerja banyak, tapi apa hasilnya? Kaya-kaya saja. Tapi, kalau mau nyolong mereka dengan konsep ownership yang berbeda, aku ngerasa kagum. Kalau bisa, kita pasti harus mendorong mereka agar tetap bertahan.

Aku khawatir, ini cuma janji-janji aja. Kita lama-lama lagi dengerin kalau ada penyelesaian. Dan, apalagi karena investasi yang besar itu, aku rasa akan banyak orang yang memperbesar harapan mereka sendiri. Tapi, apa daya kalau setelahnya masih keterpurun?
 
Wahhhh, aku senang sekali dengar Menteri Perindustrian ngaku sayangin Sritex! Aku yakin kalau dengan konsep ownership yang berbeda, Sritex bisa bertahan dan menjadi lebih kuat lagi 🙌. Dan aku juga senang dengar bahwa pemerintah akan menyelamatkan iklim sektor industri tekstil melalui pembentukan BUMN baru! Aku percaya kalau dengan investasi Rp100 triliun, BUMN tersebut bisa menjadi contoh bagi perusahaan-perusahaan lain di Indonesia 📈. Dan aku juga setuju kalau komunikasi intensif dengan CEO Danantara dan Menteri Investasi diperlukan untuk memastikan rencana proyek besar tersebut bisa terealisasi 💪. Aku juga harap kalau pembentukan BUMN baru ini bisa membantu perbaiki kinjera industri tekstil di Indonesia, terutama bagi para pekerja yang bekerja di bidang tekstil 🙏.
 
Gampang aja sih, pemerintah nggak tahu apa lagi caranya untuk menyelamatkan Sritex, kira-kira harus dibubarkan dulu dan kemudian dibuat BUMN baru 🤔. Tapi, gini, kalau Sritex sudah ada, kenapa tidak mencoba cara yang lebih sederhana? Menteri Perindustrian punya rencana untuk menyelamatkan iklim industri tekstil, tapi sih, gimana asal duitnya nggak? Rp100 triliun, itu bikin saya penasaran, apakah itu uang negara atau uang swasta yang disediakan? 🤑
 
Gampang-gampang saja nih... Menteri Perindustrian kan bilang ingin menyelamatkan Sritex, tapi sebenarnya apa yang mau dibuat? BUMN baru ini bagaimana caranya bisa bergerak di bidang TPT, sih? Aku rasa ada masalah kalau tidak ada rencana yang jelas, tapi Menteri Perindustrian kan bilang akan koordinasi dengan CEO Danantara... nggak percaya, aku! Aku rasa harus ada kejelasan dan prioritas yang jelas, sih. Kalau tidak, aja biarkan Sritex sendiri tahu bagaimana caranya untuk bertahan.
 
Gue pikir itu aja masalah penyelesaian utang Sritex yang bikin pemerintah harus ngambil tindakan, tapi nih Menteri Perindustrian langsung mau mengancam dibubarkan perusahaan tersebut! 🤔 Aku rasa itu salah strategi, gue pikir sebaiknya mereka cari jalan tengah, seperti manfaatkan kembali aset Sritex atau menjual beberapa divisi yang tidak efisien. Jangan bawa keuntungan Rp100 triliun tanpa ada garansi hasil proyeknya. 😐
 
Aku pikir Menteri Perindustrian gak sabar-sabar ya? Saya bayangkan kalau kalau ia bisa langsung menyelamatkan Sritex dan iklim sektor industri tekstil. Masing-masing orang punya wawasan dan strategi yang berbeda-beda, tapi aku kira kalau membuat BUMN baru gak masalah sama sekali. Yang penting adalah bukannya kita semua bisa bekerja sama dan tidak ada yang kalah-kalah lagi. Dan aku rasa kalau kalau investasi Rp100 triliun itu gak kecil-kecilan, tapi gampang-gampangan aja kalau kita cari caranya yang tepat.
 
Gue penasaran banget siapa yang ngerasa perusahaan Sritex harus dibubarkan aja. Gue rasa perusahaan itu masih punya potensi untuk bertahan, tapi ada konsep ownership yang tepat juga pasti penting. Gue senang pemerintah ngerasa ingin menyelamatkan industri tekstil di Indonesia, tapi gue masih ragu apakah Rp100 triliun itu cukup untuk membuat perusahaan ini kembali maju?
 
Saya pikir konsep ownership yang dibicarakan nanti jadi apa sih? Bagaimana jadi perusahaan bisa "bertahan" kalau gak ada investor lain yang mau berinvestasi? Saya harap pemerintah bisa membuatnya lebih transparan dan jelas, biar kita semua tahu bagaimana caranya. 🤔

Saya juga ingin tahu apa itu rencana BUMN ini, dan bagaimana caranya diatur. Saya khawatir kalau gak ada kebijakan yang tepat, maka bisnisnya bakal seperti Sritex sekarang, kayaknya tidak baik. 😟

Saya rasa pemerintah harus bisa memberikan contoh yang baik, bukan hanya membuat rencana tapi juga harus bisa melaksanakannya. Kalau gak, maka semua rencana ini jadi apa sih? 🤷‍♂️
 
Gue pikir kalau gini ada masalah, tapi sekarang pemerintah tiba-tiba mau berinvestasi pada Sritex? 🤔🤑 Gue harap ga jadi biaya pajak untuk kita semua ya, tapi mungkin nggak salah jika diberikan kesempatan. Aset-aset Sritex itu bisa dijual, tapi apakah itu memadai untuk menyelamatkan perusahaan itu? 🤷‍♂️

Gue suka ide pembentukan BUMN baru, tapi ga tahu apa yang akan terjadi nanti. Mungkin ini akan menjadi kesempatan besar bagi kita semua, tapi mungkin juga jadi kalau pemerintah hanya mau menanamkan uang dan tidak peduli dengan efisiensi. 🤑💸

Gue rasa penting buat kita selalu waspada dan tidak terlalu percaya diri dengan janji-janji seperti ini. Kita harus lihat bagaimana rencana ini akan diimplementasikan dan apakah itu memang baik untuk kita semua. 🤔💡
 
ini kabar baik banget gak? Sritex bisa bertahan! kayaknya Menteri Perindustrian gue punya strategi yang tepat untuk menyelamatkan perusahaan tersebut. aku senang sekali pemerintah makin berkoordinasi dengan Danantara dan CEO-nya juga harusnya siap menghadapi tantangan tersebut. dengan investasi Rp100 triliun, ini pasti akan memberikan dampak positif bagi industri tekstil kita nanti!
 
Gue pikir ini gampangnya. Kalau pemerintah ingin menyelamatin Sritex, aku pikir harus ada strategi yang lebih komprehensif daripun hanya membubarkan perusahaan dengan penjualan aset atau dilikuidasi. Aku pikir jadi lebih baik jika pemerintah bekerja sama dengan perusahaan itu sendiri untuk mencari solusi yang lebih baik, misalnya dengan melakukan restrukturisasi atau restruktur keuangan.

Aku juga khawatir kalau pembentukan BUMN baru ini hanya akan membawa biaya-biaya yang besar dan tidak pasti apakah bisa menghasilkan efek positif. Aku harap pemerintah harus lebih teliti dalam merencanakan hal ini agar tidak malah membuat industri tekstil lagi terjepit di bawah satu tangan.
 
Makasih banget ya nih! Sritex itu benar-benar penting untuk industri kita, tapi siapa tahu apa yang terjadi sekarang. Aset-aset yang dimiliki oleh Sritex harus dibagikan kepada perusahaan lain atau dijual, kayaknya bisa berdampak besar juga pada kehidupan kerja banyak orang. Kalau pemerintah benar-benar ingin menyelamatkannya, maka wajib ada upaya yang serius dilakukan juga.

Saya penasaran juga dengan konsep ownership yang harus digunakan agar Sritex bisa bertahan. Jika pemerintah benar-benar tertekan untuk membuat BUMN baru, itu bakal membawa dampak besar juga terhadap sektor industri tekstil kita.
 
Pernah pikir siapa yang benar-benar "sayang" perusahaan yang gagal? Menteri Perindustrian gak bisa dipungut kasih-kanan dari orang lain, tapi gak juga bisa mengatakan bahwa ia "cinta" padanya. Ia hanya bisa bilang apa yang diinginkannya sendiri. Tapi apa yang dibicarakan sini adalah tentang pengelolaan kegagalan. Gampang banget kalau kita bilang saja 'kenapa' kita harus menyelamatkan Sritex, tapi gak ada yang bilang tentang apa itu 'bagaimana' untuk memastikan bahwa ini tidak akan terjadi lagi di masa depan.

Dan apa yang dibicarakan nanti, pembentukan BUMN baru yang bergerak di bidang TPT? Apakah ini hanya sekedar cara untuk mengalihkan perhatian dari kegagalan sebelumnya, atau apakah ada sesuatu yang lebih dalam di balik semuanya?
 
Gue pikir apa yang pemerintah lakukan sekarang itu bukan main-main, tapi gue masih ragu-ragu. Kalau Sritex dibubarkan, toh apakah itu benar-benar keputusan yang bagus? Mungkin ada cara lain untuk menyelamatkannya. Dan kalau pembentukan BUMN baru itu benar-benar mengubah halnya, maka itu pasti sesuatu yang positif. Tapi, gue masih khawatir tentang kinjera industri tekstil di Indonesia nih...
 
Gak ada yang salah dengan Sritex, tapi kenapa harus dibubarkan dulu? Kenapa gak bisa dicoba lagi? Aku pikir kalau konsep ownership yang berbeda itu bisa jadi solusi. Tapi 100 triliun? Wah, itu banyak sekali! Aku rasa pemerintah harus lebih bijak dalam mengelola aset negara. Dan kenapa gak ada transparansi tentang rencana ini? Menteri Perindustrian hanya bilang bahwa pemerintah akan berupaya menyelamatkan iklim sektor industri tekstil, tapi apa benar-benar itu? Aku ingin tahu lebih banyak tentang rencana ini.
 
Aku pikir ini bisa jadi solusi yang baik banget! Kalau Sritex bisa bertahan dengan konsep ownership yang berbeda, maka itu bisa menyelesaikan masalah perusahaan tersebut dan tidak harus dibubarkan. Tapi, aku rasa penting juga untuk diawasi agar proyek ini tidak hanya membawa manfaat bagi beberapa orang saja, tapi juga banyak orang yang memiliki kepentingan.

Aku juga penasaran tentang bagaimana proyek BUMN ini bakal dikelola dan siapa yang akan menjadi CEO-nya. Kalau kita ingat sejarah Sritex sebelumnya, maka ada kemungkinan bahwa ada beberapa orang yang tidak bisa dipercaya lagi. Aku harap pemerintah bisa memilih calon CEO yang tepat dan memiliki visi yang jernih untuk mengelola proyek ini.

Dan aku rasa sangat penting juga agar semua stakeholder terlibat dalam proses pengambilan keputusan ini, seperti pekerja Sritex, investor, hingga masyarakat umum. Jika kita bisa semua terlibat dan memiliki kesepakatan yang sama, maka itu akan membuat proyek ini lebih sukses dan berkelanjutan. 🤞
 
aku rasa ini kira-kira giliran ganti ganti pihaknya yang harus bertanggung jawab.. kalau Sritex tidak bisa diselamatkan, berarti apa nanti? apalagi dengan investasi Rp100 triliun? aku rasa perlu ada langkah yang lebih masuk akal dan jujur. tapi kayaknya ini salah satu contoh di mana pemerintah ingin bertanggung jawab terhadap banyak sekali kepentingan masyarakat...
 
aku pikir kayaknya gini deh... kalau pemerintah ingin menyelamatkan Sritex, kalau harus dibubarkan aja jadi BUMN ya... tapi aku ragu banget sih, apakah itu masuk akal? aku tahu kalau Sritex punya masalah besar, tapi aku juga pikir kalau pemerintah gini terlalu banyak uang yang disiapkan (Rp100 triliun). mungkin lebih baik kalau bukannya investasi ke dalam BUMN ya, tapi aku rasa itu terlalu kompleks deh...
 
aku pikir kalau ini gini bakalan jadi solusi yang akurat banget buat Sritex.. tapi aku masih ragu apakah pemerintah benar-benar ingin berubah ke arah yang lebih baik atau hanya mau ngerasa nyaman dengan aset-aset mereka. Rp100 triliun itu bikin aku penasaran, siapa yang akan menjadi pemilik BUMN ini? dan apa lagi dengan konsep ownership yang beda... kalau benar-benar ada yang terjun ke dalam perusahaan ini, aku harap mereka tidak lupa jadi pihak yang baik ya 😊
 
kembali
Top