Menteri Luar Negeri Sugiono Jelas, Board of Peace Jangan Berarti Pengganti PBB, Tapi Penyambutan Perdamaian di Gaza.
Pembentukan Dewan Perdamaian Dunia (Board of Peace) tidak berarti menggantikan fungsi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang telah eksis sejak masa Perang Dunia Kedua, menurut Menteri Luar Negeri Sugiono. Kemarin, saat keterangan pers di Davos, Swiss, Sugiono menjelaskan bahwa badan ini tidak ditujukan untuk menggantikan PBB.
Sugiono mengungkapkan Indonesia sebagai salah satu donatur dalam pergerakan Dewan Perdamaian Dunia dan berharap agar organisasi baru tersebut dapat menciptakan perdamaian dan stabilitas, khususnya di Gaza. Badan ini memiliki mandat untuk memonitor administrasi stabilisasi serta upaya rehabilitasi pascakonflik.
Sugiono menegaskan bergabungnya Indonesia ke dalam Dewan Perdamaian Dunia tidak hanya sekadar menjadi anggota pasif, tetapi juga mengawal agar komitmen Dewan Perdamaian Dunia tetap selaras dengan prinsip-prinsip internasional dan solusi jangka panjang.
“Kehadiran semua negara-negara di dalam Board of Peace untuk bisa terus mengawal, kemudian memastikan bahwa upaya yang dilakukan tetap berorientasi pada kemerdekaan Palestina dan tercapainya solusi dua negara,” tegasnya.
Dengan demikian, Sugiono menekankan pentingnya kehadiran Dewan Perdamaian Dunia untuk menciptakan perdamaian di Gaza.
Pembentukan Dewan Perdamaian Dunia (Board of Peace) tidak berarti menggantikan fungsi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang telah eksis sejak masa Perang Dunia Kedua, menurut Menteri Luar Negeri Sugiono. Kemarin, saat keterangan pers di Davos, Swiss, Sugiono menjelaskan bahwa badan ini tidak ditujukan untuk menggantikan PBB.
Sugiono mengungkapkan Indonesia sebagai salah satu donatur dalam pergerakan Dewan Perdamaian Dunia dan berharap agar organisasi baru tersebut dapat menciptakan perdamaian dan stabilitas, khususnya di Gaza. Badan ini memiliki mandat untuk memonitor administrasi stabilisasi serta upaya rehabilitasi pascakonflik.
Sugiono menegaskan bergabungnya Indonesia ke dalam Dewan Perdamaian Dunia tidak hanya sekadar menjadi anggota pasif, tetapi juga mengawal agar komitmen Dewan Perdamaian Dunia tetap selaras dengan prinsip-prinsip internasional dan solusi jangka panjang.
“Kehadiran semua negara-negara di dalam Board of Peace untuk bisa terus mengawal, kemudian memastikan bahwa upaya yang dilakukan tetap berorientasi pada kemerdekaan Palestina dan tercapainya solusi dua negara,” tegasnya.
Dengan demikian, Sugiono menekankan pentingnya kehadiran Dewan Perdamaian Dunia untuk menciptakan perdamaian di Gaza.