Menteri Luar Negeri Sugiono mengatakan, pembentukan Dewan Perdamaian Dunia tidak memiliki tujuan untuk menggantikan peran Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam diplomasi global. Ia juga menekankan bahwa Indonesia mendukung pembentukan organisasi ini sebagai bentuk kepedulian untuk menciptakan perdamaian dan stabilitas di Gaza, terutama mengingat kekurangan bantuan kemanusiaan yang masih banyak di daerah tersebut.
Sugiono juga menyatakan bahwa kehadiran Indonesia dalam Dewan Perdamaian Dunia bukan hanya sekedar menjadi anggota pasif, tetapi juga untuk menjamin komitmen organisasi ini tetap selaras dengan prinsip-prinsip internasional dan solusi jangka panjang. Ia menekankan pentingnya upaya Dewan Perdamaian Dunia dalam mencapai kemerdekaan Palestina dan tercapainya solusi dua negara.
Sugiono juga menyatakan bahwa Indonesia akan berperan aktif demi kepentingan rakyat Palestina, mengingat kesempatan bersejarah ini untuk mewujudkan perdamaian di Gaza. Ia menekankan bahwa penderitaan rakyat di Gaza sudah berkurang, dan bantuan kemanusiaan telah menjadi sangat deras.
Pembentukan Dewan Perdamaian Dunia merupakan organisasi multilateral yang terdiri dari negara-negara besar dunia, termasuk Amerika Serikat, Hungaria, Bahrain, Mesir, Yordania, Kazakhstan, Qatar, Arab Saudi, Turki, dan Uni Emirat Arab.
Sugiono juga menyatakan bahwa kehadiran Indonesia dalam Dewan Perdamaian Dunia bukan hanya sekedar menjadi anggota pasif, tetapi juga untuk menjamin komitmen organisasi ini tetap selaras dengan prinsip-prinsip internasional dan solusi jangka panjang. Ia menekankan pentingnya upaya Dewan Perdamaian Dunia dalam mencapai kemerdekaan Palestina dan tercapainya solusi dua negara.
Sugiono juga menyatakan bahwa Indonesia akan berperan aktif demi kepentingan rakyat Palestina, mengingat kesempatan bersejarah ini untuk mewujudkan perdamaian di Gaza. Ia menekankan bahwa penderitaan rakyat di Gaza sudah berkurang, dan bantuan kemanusiaan telah menjadi sangat deras.
Pembentukan Dewan Perdamaian Dunia merupakan organisasi multilateral yang terdiri dari negara-negara besar dunia, termasuk Amerika Serikat, Hungaria, Bahrain, Mesir, Yordania, Kazakhstan, Qatar, Arab Saudi, Turki, dan Uni Emirat Arab.