Menteri Luar Negeri Sugiono mengatakan bahwa pembentukan Board of Peace, atau Dewan Perdamaian Dunia, tidak bertujuan untuk menggantikan peran Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam perdamaian global. Misi baru ini lebih fokus pada menciptakan perdamaian dan stabilitas di Gaza dan Palestina.
Pembentukan Dewan Perdamaian Dunia dipandang sebagai upaya untuk meningkatkan diplomasi global, tetapi tidak bertujuan untuk menggantikan PBB. Sugiono menekankan bahwa kehadiran negara-negara lain seperti Indonesia, Amerika Serikat, dan beberapa negara Muslim di dunia, telah menyatakan komitmen untuk bergabung dalam organisasi ini.
Indonesia telah menjadi salah satu donatur dalam pergerakan Dewan Perdamaian Dunia, dan berharap bahwa organisasi baru ini dapat menciptakan perdamaian dan stabilitas di Gaza. Badan ini memiliki mandat untuk memantau administrasi stabilisasi serta upaya rehabilitasi pascakonflik.
Sugiono juga menekankan pentingnya Indonesia dalam Dewan Perdamaian Dunia, bukan hanya sebagai anggota pasif, tetapi juga sebagai pemangku kebijaksanaan yang dapat memastikan bahwa komitmen Dewan Perdamaian Dunia tetap selaras dengan prinsip-prinsip internasional dan solusi jangka panjang.
Kesempatan ini dipandang sebagai peluang bersejarah untuk mewujudkan perdamaian di Gaza, menurut Presiden Prabowo Subianto. Indonesia telah menandatangani komitmen Dewan Perdamaian Dunia dan siap ikut serta demi kepentingan rakyat Palestina.
Pembentukan Dewan Perdamaian Dunia dipandang sebagai upaya untuk meningkatkan diplomasi global, tetapi tidak bertujuan untuk menggantikan PBB. Sugiono menekankan bahwa kehadiran negara-negara lain seperti Indonesia, Amerika Serikat, dan beberapa negara Muslim di dunia, telah menyatakan komitmen untuk bergabung dalam organisasi ini.
Indonesia telah menjadi salah satu donatur dalam pergerakan Dewan Perdamaian Dunia, dan berharap bahwa organisasi baru ini dapat menciptakan perdamaian dan stabilitas di Gaza. Badan ini memiliki mandat untuk memantau administrasi stabilisasi serta upaya rehabilitasi pascakonflik.
Sugiono juga menekankan pentingnya Indonesia dalam Dewan Perdamaian Dunia, bukan hanya sebagai anggota pasif, tetapi juga sebagai pemangku kebijaksanaan yang dapat memastikan bahwa komitmen Dewan Perdamaian Dunia tetap selaras dengan prinsip-prinsip internasional dan solusi jangka panjang.
Kesempatan ini dipandang sebagai peluang bersejarah untuk mewujudkan perdamaian di Gaza, menurut Presiden Prabowo Subianto. Indonesia telah menandatangani komitmen Dewan Perdamaian Dunia dan siap ikut serta demi kepentingan rakyat Palestina.