Menlu: RI Gabung Board of Peace demi Kemerdekaan Palestina

Kemudian, Indonesia bergabung dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) yang dibentuk Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump. Menteri Luar Negeri Sugiono mengungkapkan bahwa keputusan tersebut dipengaruhi oleh keinginan Indonesia terhadap kemerdekaan dan kedaulatan Palestina.

Sugiono menjelaskan, tujuan pembentukan Dewan Perdamaian adalah untuk memperjuangkan solusi damai dua negara antara Palestina dan Israel. Menurutnya, hal tersebut sejalan dengan kepentingan Indonesia yang mengharapkan berdirinya Palestina dan Israel sebagai dua negara yang berdampingan.

"Intinya adalah Indonesia menginginkan kemerdekaan dan kedaulatan Palestina," kata Sugiono dalam konferensi pers. Dia juga menjelaskan bahwa arah kompas kita tetap adalah solusi dua-negara, tapi untuk mencapainya, sudah lama puluhan tahun.

Sementara itu, Wamenlu Arif Havas Oegroseno membantah kemungkinan pembentukan Dewan Perdamaian dalam rangka melaksanakan kepentingan Amerika Serikat dan Israel. Dia mengklaim bahwa Dewan Perdamaian yang diresmikan di Davos, Swiss tersebut adalah hasil diskusi sejumlah negara Timur Tengah yang kini menjadi anggota di dalamnya.

Pada kesempatan ini, Wamenlu Arif Havas Oegroseno juga menjelaskan posisi Indonesia sebagai anggota di Dewan Perdamaian tidak sekadar bersifat pasif. Namun, aktif dalam menyuarakan kepentingan Indonesia untuk perdamaian Palestina. Menurutnya, Indonesia bisa menyampaikan keberatan dalam forum Dewan Perdamaian apabila ada kebijakan maupun usulan negara lain yang dinilai tidak sesuai.

"Jadi, tidak hanya Indonesia, tapi juga negara-negara Timur Tengah yang lain itu punya posisi apa namanya suara yang sama," ungkapnya.
 
gk tau siapa Donald Trump sih, tapi siap aja duduk di meja negotiating ๐Ÿค dengan Palestina dan Israel. menteri luar negeri itu benar-benar konsisten dalam menegakkan hak asasi manusia orang Palestina, aku kira ini yang membuat amerika tertarik. dan siapa tau, kita Indonesia bisa bantu perundingan ini untuk berakhir dengan damai ๐Ÿ™
 
Pagi gitu, aku rasa kayaknya Dewan Perdamaian ini nanti bakal menjadi masalah. Aku penasaran apa yang bakal terjadi kalau Palestina dan Israel mau saling menghormati kedaulatan masing-masing. Tapi aku juga rasa Indonesia punya peran besar di sini, tapi aku khawatir bisa nggak diikuti oleh negara-negara lain di Timur Tengah. Aku ingat saat-saat Suharto dan Presiden AS Clinton ngobrol tentang perdamaian Palestina, tapi hasilnya gak apa-apa. Sekarang lagi kalau Trump ingin mengawasi segalanya, aku rasa masih ada kemungkinan kegagalan.
 
Gue pikir kalau Indonesia mau bergabung dngn Board of Peace nntu itu bikin gue penasaran, kenapa kalau gue aja bisa jadi salah satu yg mengusakkan solusi damai Palestina... ๐Ÿค” Nah, tapi rasanya kalo kita join dngn boP itu adalah untuk membela Palestina dan Israel sebagai dua negara yang berdampingan. Kalau demikian, itu bukannya membuat kita lebih bijak dan peduli dengan masalah orang lain? ๐ŸŒŽ Mungkin kita harus belajar dari contoh ini bahwa tidak hanya tentang menolak atau mendukung, tapi juga tentang mencari solusi yang seimbang.
 
Aku pikir paham banget siapa-siapa yang membuat keputusan ini. Kalau Indonesia mau bergabung dengan BoP, berarti Indonesia udah setuju dengan keinginan Palestina terlepas dari apa yang dicitaikan Israel. Aku rasa kalau suatu hari nanti kita akan melihat bagaimana Indonesia bisa "menyambut" keinginanan Palestina tanpa harus banyak mengorbankan kepentingan kita sendiri.
 
Aku pikir gak masuk akal kalau Indonesia bergabung dengan Dewan Perdamaian Board of Peace ini. Kita sudah banyak berjuang untuk mencapai perdamaian di Timur Tengah, tapi malah kita ikut bergabung denggan keputusan Amerika Serikat? Aku rasa ini lebih mirip dengan strategi politik daripada yang benar-benar peduli terhadap kemerdekaan Palestina. Kita harus lebih teliti dan jujur tentang niatnya kita. Tapi, aku juga setuju bahwa solusi dua-negara masih menjadi tujuan akhir yang ingin dicapai.
 
gampang banget pemerintah jadi anggota boP, kan? tapi apa yang benar apa yang salah? Palestina itu sudah lama tidak ada makna lagi, sih... jadi kenapa Indonesia harus ikut campur?

sebenarnya aku pikir ini semua bermainan politik, tapi kalau benar-benar mau perdamaian, maka Indonesia harus fokus pada solusi untuk konflik di Indonesia sendiri, yaitu Papua! apa yang terjadi dengan Papua itu? sih...
 
Aku pikir pemerintah kembali melakukan hal yang sama seperti sebelumnya, cuma dengan cara yang lebih cerdas aja ๐Ÿค”. Dengarkan keinginan Palestina dan Israel? Kita sudah pernah ikut dalam perdebatan ini, tapi apa yang terjadi? Semua berjalan dengan pola yang sama, cuma ada sedikit perubahan saja ๐Ÿ•ฐ๏ธ.

Aku pikir pemerintah harus lebih bijak lagi dalam memilih misi internasional kita, jangan hanya ikut arus dan sesuatu yang mudah dilakukan ๐Ÿคทโ€โ™‚๏ธ. Kita harus lebih tegas dan berani untuk mengatakan keinginan kita sebenarnya ๐Ÿ—ฃ๏ธ. Tapi, aku juga tidak bermaksud untuk mencurigai rencana ini, mungkin ada hal-hal positif yang bisa terjadi ๐Ÿ’ก.
 
Gampang bangga ya kalau kita bisa bergabung dengan BoP! Ini berarti kita bisa lebih banyak lagi menyuarakan kemerdekaan dan kedaulatan Palestina, hehe. Saya rasa ini bisa menjadi langkah besar buat memperjuangkan perdamaian di Timur Tengah, tapi kita harus tetap waspada dan tidak menyerah. Kita harus memastikan bahwa Indonesia tidak hanya sekedar pasif dalam hal ini, tapi juga aktif dalam menyuarakan kepentingan kita. Saya harap BoP bisa menjadi platform yang efektif untuk memperjuangkan perdamaian di Timur Tengah ๐Ÿค๐ŸŒŽ
 
Dengerin kabar ini! Indonesia bergabung dengan Dewan Perdamaian, bisa-bisa kan? Kalau benar, itu berarti kita siap menginginkan kemerdekaan Palestina ๐Ÿค. Saya pikir ini penting banget, tapi juga perlu diperhatikan hasil dari hal ini apa aja. Kita harus waspada, ya! Jangan sampai kita jadi sasaran kepentingan luar negeri.
 
Kadang kayaknya Indonesia gak bisa bercanda dengerin kabar luar nge, tapi aku pikir kalau Palestina jadi negara independen pasti bakal membawa banyak manfaat bagi dunia, terutama bagai Indonesia sendiri yang punya penduduk Yahudi yang kaya akan pengalaman dan pengetahuan. Sementara itu, aku ragu-ragu kayak gini, apa benar-benar tujuan dari kehadiran Indonesia di Dewan Perdamaian itu bukan hanya untuk mendukung Palestina? Apakah ada yang salah dengan cara ini? ๐Ÿค”๐ŸŒŽ
 
Gue ingat kapan aja kita masih ngobrol tentang Palestina di sekolah... Sekarang gue bingung sih, nih, bagaimana caranya Indonesia bisa bersatu dan mendukung kemerdekaan Palestina? Menteri luar negeri gue punya pendapat yang sama, ya... Kalau gue tidak salah, ada keberatan dari Wamenlu Oegroseno tentang hal ini... Aku pikir itu penjelasan yang cukup jujur sih. Tapi, aku masih ragu sih... Aku ingat aja, Indonesia sudah lama mendukung kemerdekaan Palestina... Apakah sekarang kita sudah bisa bersatu dan mendukung satu tujuan? ๐Ÿค”๐Ÿ‘€
 
Gue pikir paling asyiknya adalah kenapa Amerika Serikat lagi nge-bentuk Dewan Perdamaian yang bikin Palestina dan Israel bisa berdamai ๐Ÿ˜‚. Gue rasa sudah lama banget Indonesia memerjuangkan kemerdekaan Palestina, tapi masih belum punya hasil. Saya pikir gue lebih suka kalau Indonesia jadi negara yang sebenarnya nge-advokasi perdamaian di Timur Tengah ๐Ÿค, daripada cuma sekedar anggota Dewan Perdamaian yang lagi ngaskep ke Amerika Serikat ๐Ÿ˜’.
 
Aku rasa ini salah pilihan untuk Indonesia... Kita jangan terlalu terburu-buru dalam hal ini... Masih banyak hal yang perlu kita pertimbangkan... Kita harus lebih fokus pada kepentingan kita sendiri di Timur Tengah, bukan hanya mendukung satu pendapat saja... Aku khawatir kalau ini akan memperburuk situasi...
 
Aku rasa gini nih, kalau kita berdua sama-sama ingin perdamaian Palestina dan Israel, tapi yang penting sih buat Indonesia bisa menyampaikan kepentingan kita dengan jujur. Jangan biarkan diplomatik kita terjebak dalam hal-hal yang tidak kita inginkan.

Aku pikir kalau Wamenlu Arif Havas Oegroseno benar-benar berbicara dari hati, tapi aku juga khawatir kalau Indonesia bisa menyampaikan kepentingan kita dengan efektif. Kita harus terus memantau situasi dan siap untuk mengorangi suara kita dalam hal-hal yang penting.

Aku rasa kalau ini bukan hanya tentang perdamaian Palestina dan Israel, tapi juga tentang bagaimana kita bisa bekerja sama sebagai komunitas dunia untuk mencapai kebahagiaan dan keadilan bagi semua orang.
 
Bokep ni... Indonesia join board perdamaian kalau kita inginkan Palestina bebas dari Israel ๐Ÿ˜Š. Menteri luar negeri Sugiono katakan ini, tapi Wamenlu Arif Havas Oegroseno bantah aja... boleh kita terus mendukung Palestina? ๐Ÿค”
 
Aku pikir gak masalah kok kalau Indonesia jadi anggota BoP nih ๐Ÿ˜Š. Kalo Palestina bisa menjadi negara bebas, aku juga setuju ๐Ÿค. Tapi, aku ragu-ragu banget sih kalo Amerika Serikat dan Israel benar-benar mau jujur dalam mencari solusi damai ๐Ÿค”. Mungkin kalau Indonesia bisa menguasai dulu agenda perdamaian itu, nanti kita bisa ngerasa lebih aman ๐Ÿ˜‚. Sedangkan Wamenlu Arif Havas Oegroseno bikin aku penasaran, kalo negara-negara Timur Tengah juga mau suka-suka dalam menyuarakan kepentingan Palestina ๐Ÿคทโ€โ™‚๏ธ.
 
Gue pikir ini gampang banget, tapi sebenarnya masih banyak hal yang harus ditangani dulu. Misalnya, bagaimana kita bisa yakin kalau Palestina dan Israel bisa hidup damai? Gue juga penasaran apa benar-benar tujuan dari Dewan Perdamaian itu, apakah hanya sekedar untuk memperjuangkan kedaulatan Palestina atau ada lagi?
 
Kalau nggak salah informasinya gitu, Indonesia jadi bagian dari Dewan Perdamaian BoP yang dibentuk oleh Donald Trump. Makanya, pasti ada niat baik kalo bukan? tapi sih aku ragu-ragu apa artinya. Kalau Indonesia mau berdampingan dengan Palestina dan Israel, makanya kita masih belum bisa bisa menemukan solusi dua negara. Semoga ini tidak jadi konflik lagi. tapi aku still rasa ada sesuatu yang kurang di sini...
 
Makasih kalau kabar ini keluar, tapi aku pikir gampang banget aja lho! Kita Indonesia tadi berkerjasama dengan Amerika Serikat dan Israel untuk memperjuangkan perdamaian Palestina? Nah, jangan salah paham aja, kita nggak bermaksud menyerah kemerdekaan Palestina. Aku rasa ini kebuntuan juga bisa jadi strategi mereka buat kita Indonesia berpikir dan berekspresi dengan lebih serius tentang isu2 di Timur Tengah nih.
 
kembali
Top