Kedua Menteri RI Menghadapi Erdogan, Apa yang Mereka Nanti Coba Berikan?
Pertemuan antara Menteri Luar Negeri (Menlu) dan Menteri Pertahanan (Menhan) Republik Indonesia dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di Istanbul pada akhir pekan ini pasti mencerdaskan diri. Diketahui, kedua menteri akan menghadiri pertemuan dua plus dua antara Indonesia dan Turki besok Jumat.
Selain itu, kedua menteri juga berdua bakal bertemu langsung dengan Presiden Erdogan untuk melakukan kunjungan kehormatan di Istanbul pada Sabtu. Hal ini merupakan langkah lanjut dari pertemuan High-Level Strategic Cooperation Council (HLSC) antara Presiden Prabowo Subianto dan Erdogan pada Februari lalu.
Pertemuan kedua itu akan membahas berbagai bidang, termasuk keamanan, perdagangan, ekonomi, pembangunan, serta energi. Di antaranya juga ditemukan kerja sama di bidang pertahanan dan industri pertahanan. Selain itu, pertemuan ini juga akan membahas isu-isu regional, seperti Timur Tengah, Eropa, Asia Tenggara, dan Pasifik.
Tentunya, pertemuan dua plus dua ini merupakan kejutan baru bagi Indonesia yang hingga saat ini hanya memiliki mekanisme pertemuan dua plus dua dengan Australia, Jepang, RRT, dan Prancis saja.
Pertemuan antara Menteri Luar Negeri (Menlu) dan Menteri Pertahanan (Menhan) Republik Indonesia dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di Istanbul pada akhir pekan ini pasti mencerdaskan diri. Diketahui, kedua menteri akan menghadiri pertemuan dua plus dua antara Indonesia dan Turki besok Jumat.
Selain itu, kedua menteri juga berdua bakal bertemu langsung dengan Presiden Erdogan untuk melakukan kunjungan kehormatan di Istanbul pada Sabtu. Hal ini merupakan langkah lanjut dari pertemuan High-Level Strategic Cooperation Council (HLSC) antara Presiden Prabowo Subianto dan Erdogan pada Februari lalu.
Pertemuan kedua itu akan membahas berbagai bidang, termasuk keamanan, perdagangan, ekonomi, pembangunan, serta energi. Di antaranya juga ditemukan kerja sama di bidang pertahanan dan industri pertahanan. Selain itu, pertemuan ini juga akan membahas isu-isu regional, seperti Timur Tengah, Eropa, Asia Tenggara, dan Pasifik.
Tentunya, pertemuan dua plus dua ini merupakan kejutan baru bagi Indonesia yang hingga saat ini hanya memiliki mekanisme pertemuan dua plus dua dengan Australia, Jepang, RRT, dan Prancis saja.