Siaga Nasional Terkait Cuaca Ekstrem: Kesiapsiagaan Harus Ditingkatkan, kata Pratikno
Dipertahankan bahwa terjadinya bencana hidrometeorologi basah sangat memerlukan pencegahan yang tepat dan siaga sejak dini. Menurut data dari BMKG, pada periode 23-25 Januari 2026, beberapa wilayah di Indonesia akan mengalami hujan lebat hingga ekstrem.
Siapa-siapa yang berada di wilayah tersebut harus memperhatikan peringatan ini dengan serius dan siap mengaktifkan posko siaga bencana serta sistem penanganan darurat, kata Pratikno.
"Kesiapsiagaan masyarakat adalah lapis pertama perlindungan. Informasi yang dipahami dan tindakan yang tepat waktu akan menyelamatkan banyak jiwa," ujar Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno di keterangan resminya.
Selain itu, Pratikno juga meminta pemerintah provinsi serta kabupaten/kota yang berada pada level Siaga dan Awas untuk mengaktifkan posko siaga bencana dan sistem komando penanganan darurat dengan segera.
Dipertahankan bahwa terjadinya bencana hidrometeorologi basah sangat memerlukan pencegahan yang tepat dan siaga sejak dini. Menurut data dari BMKG, pada periode 23-25 Januari 2026, beberapa wilayah di Indonesia akan mengalami hujan lebat hingga ekstrem.
Siapa-siapa yang berada di wilayah tersebut harus memperhatikan peringatan ini dengan serius dan siap mengaktifkan posko siaga bencana serta sistem penanganan darurat, kata Pratikno.
"Kesiapsiagaan masyarakat adalah lapis pertama perlindungan. Informasi yang dipahami dan tindakan yang tepat waktu akan menyelamatkan banyak jiwa," ujar Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno di keterangan resminya.
Selain itu, Pratikno juga meminta pemerintah provinsi serta kabupaten/kota yang berada pada level Siaga dan Awas untuk mengaktifkan posko siaga bencana dan sistem komando penanganan darurat dengan segera.