Pemerintah menetapkan sanksi besar-besaran terhadap pegawai Pajak yang dikatakan nakal dan menghambat penerimaan negara. Menurut Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, sekitar 70 pegawai akan dirotasi ke wilayah terpencil mulai pekan depan. Rotasi ini dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan optimalisasi penerimaan negara.
Purbaya menyatakan bahwa pegawai yang dikutuk nakal dan menghambat penerimaan negara akan dirotasi ke daerah yang lebih sepi, seperti desa-desa terpencil. Ia juga menjanjikan bahwa pegawai-pegawai tersebut akan dipekerjakan dalam tugas-tugas yang lebih sulit.
Sementara itu, Purbaya mengumumkan bahwa 31 pejabat baru telah dipilih untuk ditempatkan di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). Selain itu, ada juga 3 pejabat yang dikukuhkan di lingkungannya.
Pemerintah juga berencana untuk merumahkan pegawai-pegawai yang berada di tingkat kantor wilayah di DJBC. Pegawai-pegawai ini akan dipekerjakan dalam tugas-tugas yang lebih sulit, seperti mengelola pelabuhan-pelabuhan besar.
Purbaya menyatakan bahwa rencana perombaan ini bertujuan untuk meningkatkan optimalisasi penerimaan negara dan mengurangi biaya-biaya administratif.
Purbaya menyatakan bahwa pegawai yang dikutuk nakal dan menghambat penerimaan negara akan dirotasi ke daerah yang lebih sepi, seperti desa-desa terpencil. Ia juga menjanjikan bahwa pegawai-pegawai tersebut akan dipekerjakan dalam tugas-tugas yang lebih sulit.
Sementara itu, Purbaya mengumumkan bahwa 31 pejabat baru telah dipilih untuk ditempatkan di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). Selain itu, ada juga 3 pejabat yang dikukuhkan di lingkungannya.
Pemerintah juga berencana untuk merumahkan pegawai-pegawai yang berada di tingkat kantor wilayah di DJBC. Pegawai-pegawai ini akan dipekerjakan dalam tugas-tugas yang lebih sulit, seperti mengelola pelabuhan-pelabuhan besar.
Purbaya menyatakan bahwa rencana perombaan ini bertujuan untuk meningkatkan optimalisasi penerimaan negara dan mengurangi biaya-biaya administratif.