Menteri Keuangan (Menkeu) mengumumkan rencana besar-besaran perombakan di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Purbaya Yudhi Sadewa, menanggung kepercayaan Menkeu, menyatakan akan melakukan rotasi sekitar 70 pegawai yang terindikasi nakal dan menghambat penerimaan negara. Rotasi ini akan berfokus pada pegawai-pegawai yang terindikasi main-main dalam bekerja.
Menurut Purbaya, jika ada pegawai yang terindikasi nakal, mereka bakal dipindahkan ke daerah yang lebih sepi. Ia mengancam akan melakukan perombakan besar-besaran di lingkungan DJP mulai pekan depan. Sebelumnya, Purbaya telah melantik 35 orang pegawai Bea Cukai.
Pengganti pegawai yang dirumahkan dari lima pelabuhan besar tersebut, antara lain Pelabuhan Tanjung Priok, Pelabuhan Tanjung Mas, Pelabuhan Tanjung Perak, Pelabuhan Batam, dan Pelabuhan di Sumatera Utara. Menurut Purbaya, mereka akan digantikan oleh pegawai yang lebih baik.
Sementara itu, Purbaya juga mengancam akan merumahkan pegawai yang berada di tingkat kantor wilayah, termasuk di pintu-pintu pelabuhan. Ia menyatakan bahwa ini merupakan langkah untuk meningkatkan efisiensi dan optimalisasi penerimaan negara.
Perombakan besar-besaran pegawai di lingkungan DJP disusul dari rotasi sebelumnya yang dilakukan terhadap 35 pegawai di Bea Cukai. Purbaya juga telah melantik beberapa pejabat di lingkungan Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb), Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN), dan Direktorat Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan (DJSPSK).
Menurut Purbaya, jika ada pegawai yang terindikasi nakal, mereka bakal dipindahkan ke daerah yang lebih sepi. Ia mengancam akan melakukan perombakan besar-besaran di lingkungan DJP mulai pekan depan. Sebelumnya, Purbaya telah melantik 35 orang pegawai Bea Cukai.
Pengganti pegawai yang dirumahkan dari lima pelabuhan besar tersebut, antara lain Pelabuhan Tanjung Priok, Pelabuhan Tanjung Mas, Pelabuhan Tanjung Perak, Pelabuhan Batam, dan Pelabuhan di Sumatera Utara. Menurut Purbaya, mereka akan digantikan oleh pegawai yang lebih baik.
Sementara itu, Purbaya juga mengancam akan merumahkan pegawai yang berada di tingkat kantor wilayah, termasuk di pintu-pintu pelabuhan. Ia menyatakan bahwa ini merupakan langkah untuk meningkatkan efisiensi dan optimalisasi penerimaan negara.
Perombakan besar-besaran pegawai di lingkungan DJP disusul dari rotasi sebelumnya yang dilakukan terhadap 35 pegawai di Bea Cukai. Purbaya juga telah melantik beberapa pejabat di lingkungan Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb), Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN), dan Direktorat Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan (DJSPSK).