Menkes Ungkap 136 Ribu Orang Indonesia Meninggal karena TBC

Budi Gunadi Sadikin, menantu Bapak Presiden Joko Widodo, mengungkap bahwa setiap tahun di Indonesia tercatat 136 ribu orang meninggal karena penyakit tuberkulosis (TBC). Dia menekankan bahwa TBC adalah penyakit yang sudah ada sejak ribuan tahun lalu dan ini tahun kasusnya berlanjut. Selama satu tahun, hampir setengah juta orang terkena TBC dan jumlah kematian akibatnya mencapai 136 ribu. "Tapi di sini ada yang penting, ya kita harus mengantisipasi untuk menggagalkan hal ini. Kita harus memastikan bahwa tidak lagi banyak orang yang meninggal karena penyakit ini," katanya.

Menurut Budi, Indonesia berada di posisi kedua di dunia terkait kasus TBC, dan dia menjelaskan bahwa hal ini menyebabkan pengalaman yang sulit dalam mengatasi penyakit ini. Salah satu penyebab utama penyakit ini sulit ditangani adalah proses deteksi dini yang rendah. Dia juga menyatakan bahwa kebanyakan orang malu untuk ketahuan menyukai TBC, sehingga hal ini berdampak pada peningkatan jumlah kematian akibatnya.

Budi menjanjikan pihaknya akan melakukan pemantauan secara masif dan memperluas akses ke layanan deteksi TBC di puskesmas. Dia ingin melaksanakan screening TBC sebesar 136 ribu orang setiap tahun, dengan tujuan untuk mengurangi kematian akibat penyakit ini hingga menjadi nol.
 
Aku pikir ini sangat penting, tapi di Indonesia masih banyak yang belum menyadari bahaya tuberkulosis. Aku berharap pemerintah dan organisasi kesehatan kita bisa bekerja sama untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan tentang TBC. Saya juga harap program Budi Gunadi Sadikin bisa menjadi contoh bagi mereka yang ingin membuat perubahan positif di masyarakat. Kami butuh lebih banyak orang yang berani bicara tentang kesehatan dan menyuarakan kekhawatiran kita. Jangan takut, tapi terus berbicara dengan suara yang kuat! 🌟
 
Mengutak-atiknya sih... apa yang salah dengan kita? Tunggu kasus TBC tercatat begitu banyak lagi sebelum pihak berwenang ingin bertindak. Sebenarnya gampang banget, kira-kira kita aja perlu meningkatkan kesadaran dan akses layanan deteksi TBC di puskesmas. Saya harap Budi Gunadi Sadikin nggak hanya berbicara aja, tapi juga bisa membuat perubahan nyata πŸ’‘
 
Gak nyaman nih kalau nggak ada yang perhatikan masalah TBC di Indonesia πŸ€•. Kasusnya berlanjut banget dan gak sengaja orang-orang menyerah. Budi punya rencana yang bagus untuk memantau secara massif dan memperluas akses ke layanan deteksi TBC, tapi aku harap dia bisa melaksanakan aja 🀞. Saya pikir kalau kita bisa mengurangi kematian akibat TBC, maka Indonesia jadi lebih baik sejakin 😊.
 
ada sapaan apa lagi kayaknya. kalau mau tahu benar-benar tentang TBC di Indonesia, aku bilang aja kalau gini. TBC di Indonesia memang banyak, tapi itu bukan berarti kita harus takut. tapi jangan lupa, kasus TBC di Indonesia sebenarnya tidak hanya berjumlah 136 ribu orang meninggal per tahun. itu adalah angka yang terus meningkat, kayaknya.

dan apa lagi, Indonesia tidak di posisi kedua di dunia terkait kasus TBC. gak bisa dipercaya sih. tapi kalau mau tahu benar-benar, ada negara lain yang lebih sering mengalami kasus TBC dari kita. jadi, kita harus cek-ngulet terlebih dahulu sebelum berbicara.

dan aku rasa Budi memang baik, tapi dia gak bilang apa-apa tentang efektivitas layanan deteksi TBC di Indonesia. kayaknya kita harus mengecek sendiri bagaimana efektivitas layanan itu sebenarnya.
 
Wahhh, benar-benar tragis banget ya kabar TBC itu πŸ€•. Indonesia masih banyak yang belum mendapatkan akses ke layanan deteksi dini, apalagi kalau di daerah pedesaan. Makanya, saya pikir inilah kesempatan besar baginya pihak Budi Gunadi Sadikin untuk menggantungkan diri di atas masalah ini 😊.

Saya setuju bahwa Indonesia harus memperluas akses ke layanan deteksi TBC, terutama di daerah-daerah yang sulit dijangkau. Jika mereka bisa melakukannya, saya yakin mereka bisa mengurangi jumlah kematian akibat penyakit ini hingga menjadi sebenarnya 0 πŸ’―.

Tapi, saya juga pikir ada hal lain yang perlu diingat, ya. Kita harus membantu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya TBC dan pentingnya melakukan deteksi dini secara reguler πŸ™. Jangan biarkan stigma sepekan karena orang malu untuk ketahuan menyukai TBC itu πŸ˜”.
 
Gue pikir Budi itu penasaran banget dengan TBC, tapi aku rasa dia tidak membawa kejutan apa-apa sama sekali. Skenario yang diungkapkannya udah sama seperti yang kita kenal sebelumnya, yaitu banyak orang meninggal karena penyakit ini dan pihaknya ingin melakukan apa? πŸ€”

Aku pikir yang penting adalah kita harus bisa mengantisipasi dan menangani hal ini dengan lebih cepat. Jangan hanya tunggu kasus-kasus yang berlanjut, tapi sekarang kita sudah ada layanan deteksi TBC di puskesmas, jadi gue rasa Budi itu tidak mencoba apa-apa.

Tapi aku setuju dengan dia, memastikan bahwa tidak lagi banyak orang meninggal karena penyakit ini itu penting banget. Jadi, aku harap pihaknya bisa melakukan hal ini dengan efektif dan efisien. πŸ“ˆ
 
Gue pikir nih kalau Budi Guni itu lagi banget! Sore-sore dia bilang Indonesia berada di posisi kedua terkait kasus TBC, tapi apa yang bikin Indonesia menjadi begitu? Ada hal yang nggak terjelajahi ya. Kalau benar 136 ribu orang meninggal karena TBC setiap tahun, itu bukan cuma masalah penyakit, tapi juga masalah kesadaran masyarakat dan penanganan pemerintah. Jadi kalau Budi Guni lagi bilang dia akan melakukan pemantauan secara masif dan memperluas akses ke layanan deteksi TBC di puskesmas, itu buat gue makin senang! Sia-sia kalau bisa mengurangi kematian akibat TBC hingga menjadi nol ya! πŸ™ŒπŸΌπŸ’š
 
Aku pikir lagi apa yang bisa dilakukan kalau kita tidak bisa perbaiki deteksi dini? Kita harus berani membicarakan hal ini, tapi malu-maluan itu membuat banyak orang tidak mau ketahuan. Saya ingat saat kecil, di daerah aku tinggal pun ada pacar TBC yang terkena dan dia mengerti kalau proses deteksi dini itu penting banget. Dan sekarang lagi ini, pihak kementerian giliran memikirkan cara untuk melawan penyakit ini. Aku berharap pemerintah bisa memberikan solusi yang jelas dan efektif agar kita tidak lagi kehilangan orang terlalu banyak. Saya juga harap ada cara yang bisa membuat masyarakat lebih percaya diri ketika ingin mengungkapkan kenyataan mereka tentang penyakit ini.
 
πŸ€¦β€β™‚οΈπŸ€• TBK siapa lagi yang nggak mau cek diri? 🀣
Lihat aja foto kelas tuberkulosis di internet, siapa nanti nggak penasaran? πŸ˜‚
Gopeh, pihak Budi mau ambil tangan dan gantungkan kemenangan dari TBC ya... πŸ’ͺ🏽
 
Kasus TBC di Indonesia sih membuat aku pikir tentang sistem kesehatan kita. Lihat, Jokowi selalu ngatain tentang kesehatan rakyatnya, tapi sebenarnya ada yang tidak dipikirkannya ya? Kita punya kasus TBC yang banyak sekali, tapi kemudian diarahkan ke layanan deteksi yang terbatas. Sementara itu, Budi Gunadi Sadikin ini kayaknya ingin mengantisipasi hal ini dengan melakukan pemantauan masif dan memperluas akses ke layanan deteksi TBC di puskesmas. Tapi aku pikir, seharusnya kita fokus pada meningkatkan kualitas layanan kesehatan kita terlebih dahulu, bukan hanya menambah jumlah layanan yang tersedia.
 
Gak bisa dipungkiri, Indonesia serius2 lagi duduk di posisi kedua dunia terkait kasus TBC. 136 ribu orang meninggal karena TBC setiap tahun? Itu bikin kita malu juga, kan? Pihaknya punya rencana untuk melakukan pemantauan secara masif dan memperluas akses ke layanan deteksi TBC di puskesmas. Tapi, sampe sekarang udah berapa kali pihaknya minta tapi tidak lakukan? Gak ada yang bisa dipercaya lagi.
 
Gue pikir ini sangat buat kita Indonesia, tapi gue juga sedikit bingung sih. Jika kasus TBC begitu banyak dan berlanjut seperti ini, apa yang ada di baliknya? Apakah kita bisa benar-benar mengantisipasi dan melawan hal ini? Gue rasa itu membutuhkan kerja sama antara pemerintah, komunitas, dan masyarakat umum. Kita harus lebih proaktif dalam mendeteksi penyakit ini dan tidak hanya menunggu pasien TBC datang ke klinik atau puskesmas.

Gue juga penasaran, siapa yang akan memantau hal ini dan bagaimana nanti kita bisa melaksanakan screening TBC sebesar 136 ribu orang setiap tahun? Gue harap pihaknya bisa memberikan informasi lebih lanjut tentang rencana ini dan bagaimana cara kita bisa mendukung pemerintah dalam mengatasi penyakit ini. πŸ’‘πŸ‘
 
Maksudnya 136 ribu kematian karena TBC itu kayak nggak ada yang bosen banget πŸ€¦β€β™‚οΈ. Sepertinya kita semua terburu-buru aja untuk hidup ya? Tapi toh rasanya gini kalau kita tidak perlu khawatir dengan hal ini, tapi sepertinya bukan benar ya... πŸ™…β€β™‚οΈ.

Mungkin pihaknya benar-benar ingin mengantisipasi agar tidak lagi banyak orang yang meninggal karena TBC, tapi sepertinya harus ada langkah yang lebih cepat juga. Kalau aja setiap tahun ada screening TBC sebesar 136 ribu orang, itu kayaknya sudah cukup untuk mengurangi kematian akibat penyakit ini, kan? πŸ€”
 
Aku pikir kalau ini benar-benar masalahnya, gak cuma Indonesia yang dihantui oleh TBC tapi juga banyak korban lainnya karena gak mau coba tes πŸ˜”. Jadi, kalau pihak Budi punya rencana untuk memantau dan mengekspos hal ini, aku doang mendukung yaa 😊. Dengan demikian, mungkin nanti bisa mengurangi kematian akibat TBC sampai nol πŸ’―.
 
Kalau tidak salah aku pikir 136 ribu kematian karena TBC itu sangat berat. Mungkin kita harus mulai dari sini, ya? Jika semua orang bisa datang ke puskesmas dan dipantau, mungkin tidak akan terjadi banyak kematian lagi akibat penyakit ini. Tapi sih, kalau aku jujur, aku masih ragu-ragu apakah ini bisa dilakukan dalam waktu singkat. Kita harus punya rencana yang matang dan bahan-bahan yang cukup untuk melakukan screening semua orang itu.
 
ini serius ya, TBC tapi masih banyak korban yang bunuh sendiri sendirinya, malah kita tidak bisa deteksi dulu, kayaknya harus makin serius dengan program pemantauan dan layanan deteksi TBC di puskesmas, kalau jangan maka akan terus berlanjut ke 136 ribu korban lagi. tapi yang penting, kita harusnya bisa mengantisipasi dan tidak lagi banyak korban, ini tahunnya harus berbeda.
 
Lama ya Indonesia gini... kasus TB masih sangat banyak banget... 136 ribu orang meninggal karena ini setiap tahunnya. Gimana aja caranya bisa sekarang? Kita harus semakin baik dulu, nih. Pemantauan yang lebih serius dan layanan deteksi TBC di semua puskesmas, itu penting banget... tapi gimana kalau orang malu menceritakan hal ini? Gimana kalau mereka nggak mau dirawat karena stigma?
 
Oleh ya, kalau gini terus saja terjadi, siapa tau apa yang salah sama-sama kita lihat langsung. TBC itu penyakit yang sudah ada sejak lama, tapi masih banyak kasusnya aja, kan? Kasusnya di Indonesia berapa lagi, 136 ribu? Saya rasa ini bukan cerita yang baik untuk kita Indonesia, semoga mereka bisa menemukan solusi yang tepat dan tidak sampai lagi banyak korban.
 
Gggaa, ini soal penyakit tuberkulosis yang lagi banget banyak korban! 136 ribu orang meninggal karena TBC? Ini nyangkut ya! 🀯 Selama satu tahun, kira-kira setengah juta orang terkena TBC dan jumlah kematiannya mencapai 136 ribu. Makanya, kita harus waspada dan tidak bosan-bosan nunggu pihak yang bertanggung jawab untuk melaksanakan aksi yang tepat. Pemantauan masif dan memperluas akses ke layanan deteksi TBC di puskesmas itu sangat penting! πŸ™Œ
 
kembali
Top