Menkes Targetkan Faskes yang Terdampak Bencana Pulih Akhir Maret

Kemenkes Targetkan Fasilitas Kesehatan yang Terdampak Bencana Pulih Pada Akhir Maret Tahun Depan, Berdasarkan informasi diperoleh dari berbagai sumber, Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes) telah menetapkan target untuk memulih kembali seluruh fasilitas kesehatan yang terdampak bencana di beberapa wilayah Sumatra pada akhir Maret tahun depan.

Budi Gunadi Sadikin, Menteri Kesehatan RI, mengatakan bahwa proses pemulihan kesehatan akibat bencana dibagi menjadi tiga tahapan. Tahap pertama adalah pemulihan rumah sakit (RS), yang dianggap sangat penting karena RS adalah layanan untuk memfasilitasi proses penyelamatan nyawa para korban bencana.

Menurut Budi, sudah 87 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang terdampak bencana berhasil dipulih kembali beroperasi melayani pasien. Namun, ada beberapa RS yang masih mengalami kesulitan karena masih banjir dan lumpur, sehingga memerlukan waktu lebih lama untuk pulih.

Tahap kedua adalah pemulihan layanan Puskesmas, yang menjadi prioritas Kemenkes. Saat ini, hanya 867 Puskesmas dari total 867 yang terdampak bencana masih beroperasi. Namun, ada 152 Puskesmas yang sempat berhenti beroperasi karena kerusakan parah.

Budi menyebutkan bahwa Kemenkes telah mengajukan anggaran sekitar Rp500 miliar untuk tahap pemulihan lanjutan fasilitas kesehatan. Anggaran tersebut akan difokuskan pada perbaikan atau penggantian apabila sudah tak lagi layak digunakan.

Kemenkes juga telah memobilisasi sekitar 4.000 relawan kesehatan untuk melayani masyarakat di lebih dari 1.000 titik pengungsian. Relawan tersebut berasal dari berbagai institusi, termasuk TNI, Polri, perguruan tinggi, organisasi profesi kesehatan, hingga lembaga kemanusiaan.

Budi juga menyebutkan bahwa penanganan telah memasuki tahap ketiga, yaitu pemulihan menuju kondisi normal. Pemulihan ini meliputi penggantian alat kesehatan, ambulans, laboratorium, serta pembangunan kembali Puskesmas yang rusak berat.

"Alat rumah sakit mahal-mahal, Puskesmas itu komputernya hilang semua. Satu Puskesmas ada punya 10, ada yang punya 15. Rumah sakit itu komputernya hilangnya ya ada yang punya 100, ada 150," kata Budi.

Budi berharap bahwa dengan semuanya sudah memasuki tahap ketiga, semua fasilitas kesehatan dapat pulih kembali pada akhir Maret tahun depan.
 
Makin serius banget ya kemenkes ini! Pulihin fasilitas kesehatan yang terdampak bencana di Sumatra masih banyak kesulitan, tapi setidaknya 87 RSUD sudah bisa pulih dan beroperasi normal. Saya harap semuanya tidak terlambat lagi, khususnya Puskesmas yang masih banyak rusak berat. Jangan lupa memperbarui alat-alat kesehatan dan komputernya juga, karena kalau tidak semua fasilitas kesehatan pulih, nggak nyaman banget pasien.
 
aku penasaran kenapa kemenkes jadi targetnya ini bisa langsung di akhir maret 2025? gak sabarn banget kayaknya. mau kapan aja fasilitas kesehatan itu pulih ya. dan masih ada yang banjir lho, apa kebutuhan pasien pun tidak terpenuhi?
 
gampang aja kan? Kemenkes buat target biar seluruh fasilitas kesehatan yang terdampak bencana Sumatra pulih sembari akhir Maret nanti 🤔. tapi siapa tahu apa benarnya informasi yang dipandang dari sumbernya ya? 87 RSUD sudah dipulih, tapi ada 152 Puskesmas yang rusak parah. dan siapa punya komputernya di Puskesmas itu? 10, 15, 100, atau 150? keren banget biar Budi Gunadi Sadikin ngomong kayaknya 🤷‍♂️. tapi apa benar-benarnya ada anggaran Rp500 miliar buat pemulihan lanjutan fasilitas kesehatan? siapa tahu aja ada kerusakan yang lebih parah daripada yang diatakan 😐.
 
Pagi ya 🌞, ternyata Kemenkes benar-benar peduli dengan pengembangan fasilitas kesehatan yang terdampak bencana. Saya juga tahu kalau RS Umum Daerah di daerah tersebut sudah banyak yang pulih, tapi gampang banget untuk memperbaiki komputernya aja. Beliau Budi Gunadi Sadikin sih udah memberikan anggaran yang cukup besar, yaitu sekitar Rp500 miliar. Wajar sih, karena kesehatan adalah hal penting yang harus dilindungi. Sayangnya masih ada beberapa RS dan Puskesmas yang terlambat dalam memulihkan operasionalnya, tapi saya yakin dengan kerja keras relawan kesehatan dan sumber daya yang cukup, fasilitas kesehatan itu pasti bisa pulih kembali pada akhir Maret tahun depan.
 
Gue penasaran kenapa lagi bnyk fasilitas kesehatan yang rusak? Apalagi gue liat ada yang masih banjir dan lumpur, itu bukan kebaya kaya gue aja? Tapi mungkin karena kurangnya perencanaan dari pemerintah sebelum bencana terjadi. Gue senang sekali bahwa sudah 87 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang terdampak bencana berhasil dipulih kembali beroperasi, tapi masih banyak yang harus dilakukan lagi... 🤔
 
aku pikir kalau ini itu gampang banget, tapi sih tidak ada yang gampang... 87 rumah sakit udah pulih, tapi masih banyak yang belum. dan 500 miliar itu sebenarnya tidak cukup juga, aku bayangkan kalau harus memperbaiki komputernya dari 0, itu berapa lama? dan relawan kesehatan itu bukan cuma orang TNI aja, ada banyak lagi organisasi yang juga ikut membantu. tapi apa yang penting adalah semua fasilitas kesehatan dapat pulih kembali pada akhir Maret tahun depan, itu yang harus kita harapkan.
 
Pagi... Saya pikir itu sangat baik kalau fasilitas kesehatan bisa pulih kembali tepat waktu, tapi gampangnya tidak semua punya sumber daya yang sama, kayaknya perlu diawasi dengan lebih teliti agar semuanya bisa segera beroperasi dengan lancar 🤞.
 
Wow 🤩, itu luar biasa banget! 500 miliar rupiah untuk memulihkan fasilitas kesehatan di wilayah yang terdampak bencana itu besar sekali. Saya harap semua fasilitas kesehatan tersebut bisa pulih kembali pada akhir Maret tahun depan, sehingga masyarakat yang terdampak bisa mendapatkan perawatan yang tepat dan cepat. 🙏
 
kembali
Top