Budi Gunadi Sadikin, Menteri Kesehatan, mengatakan bahwa virus super flu yang saat ini menjadi perdebatan di kalangan masyarakat bukanlah penyakit baru yang menimbulkan ancaman serius seperti COVID-19. Menurutnya, virus ini memang memiliki penularan yang cepat, tetapi risiko kematiannya sangat rendah.
Virus ini sebenarnya adalah varian dari influenza A, yaitu H3N2. Nama ini sudah lama dikenal dan telah ada selama puluhan tahun. Virus ini biasanya aktif pada musim dingin dan memiliki penularan yang cepat. Namun, risiko kematiannya sangat rendah.
Budi juga menyatakan bahwa jumlah kasus yang ada saat ini masih tergolong dalam batas aman dan dapat ditangani dengan pengobatan standar. Di Indonesia, kita sudah telah mengidentifikasi virus ini dan masih banyak kasus yang dilaporkan.
Menurut Budi, masyarakat tidak perlu panik karena virus ini sama seperti flu biasa, bukan seperti COVID-19. Kita harus hati-hati dan sadar ada viru ini, tetapi kita juga tidak usah terlalu khawatir.
Untuk mencegah penyebaran virus ini, Kemenkes mengimbau penerapan pencegahan dasar seperti daya tahan tubuh dan hidup sehat. Masyarakat juga harus menangkalnya dengan menggunakan prokes yang tepat, seperti menambahkan masker dan cuci tangan secara teratur.
Jika sistem imunitas kita bagus, maka kita dapat sembunyikan jika ada virus masuk ke dalam tubuh kita. Dan jika kita tidak mempunyai kondisi yang lemah, maka kita dapat mengatasi virus ini dengan mudah.
Virus ini sebenarnya adalah varian dari influenza A, yaitu H3N2. Nama ini sudah lama dikenal dan telah ada selama puluhan tahun. Virus ini biasanya aktif pada musim dingin dan memiliki penularan yang cepat. Namun, risiko kematiannya sangat rendah.
Budi juga menyatakan bahwa jumlah kasus yang ada saat ini masih tergolong dalam batas aman dan dapat ditangani dengan pengobatan standar. Di Indonesia, kita sudah telah mengidentifikasi virus ini dan masih banyak kasus yang dilaporkan.
Menurut Budi, masyarakat tidak perlu panik karena virus ini sama seperti flu biasa, bukan seperti COVID-19. Kita harus hati-hati dan sadar ada viru ini, tetapi kita juga tidak usah terlalu khawatir.
Untuk mencegah penyebaran virus ini, Kemenkes mengimbau penerapan pencegahan dasar seperti daya tahan tubuh dan hidup sehat. Masyarakat juga harus menangkalnya dengan menggunakan prokes yang tepat, seperti menambahkan masker dan cuci tangan secara teratur.
Jika sistem imunitas kita bagus, maka kita dapat sembunyikan jika ada virus masuk ke dalam tubuh kita. Dan jika kita tidak mempunyai kondisi yang lemah, maka kita dapat mengatasi virus ini dengan mudah.