Puskesmas di Sumatra Beroperasi Kembali, Budi Jelaskan Proses Rehabilitasi
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memastikan bahwa seluruh pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Sumatra akan kembali beroperasi pada bulan ini. Pemerintah sedang mempercepat perbaikan dua puskesmas terakhir dari total 152 unit yang terdampak dan berhenti beroperasi.
Dalam rapat koordinasi Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana, Budi mengatakan bahwa dua puskesmas tersebut mengalami kerusakan parah akibat bencana sehingga harus dibangun kembali. Dia juga memastikan bahwa fasilitas kesehatan itu akan selesai dan beroperasi kembali dalam waktu singkat.
Budi juga mengajukan tambahan anggaran rehabilitasi pascabencana untuk sektor layanan kesehatan publik, yang akan digunakan untuk perbaikan rumah sakit, puskesmas, fasilitas kesehatan, serta rumah tenaga kesehatan. Dia meminta tambahan anggaran sebesar Rp529 miliar untuk rehabilitasi pascabencana Sumatra.
Selain itu, Budi juga menyoroti kerusakan sarana transportasi penunjang fasilitas kesehatan dan meminta bantuan dari pihak swasta untuk memperbaiki kendaraan operasional rumah sakit.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memastikan bahwa seluruh pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Sumatra akan kembali beroperasi pada bulan ini. Pemerintah sedang mempercepat perbaikan dua puskesmas terakhir dari total 152 unit yang terdampak dan berhenti beroperasi.
Dalam rapat koordinasi Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana, Budi mengatakan bahwa dua puskesmas tersebut mengalami kerusakan parah akibat bencana sehingga harus dibangun kembali. Dia juga memastikan bahwa fasilitas kesehatan itu akan selesai dan beroperasi kembali dalam waktu singkat.
Budi juga mengajukan tambahan anggaran rehabilitasi pascabencana untuk sektor layanan kesehatan publik, yang akan digunakan untuk perbaikan rumah sakit, puskesmas, fasilitas kesehatan, serta rumah tenaga kesehatan. Dia meminta tambahan anggaran sebesar Rp529 miliar untuk rehabilitasi pascabencana Sumatra.
Selain itu, Budi juga menyoroti kerusakan sarana transportasi penunjang fasilitas kesehatan dan meminta bantuan dari pihak swasta untuk memperbaiki kendaraan operasional rumah sakit.