Menkes: Pemulihan Faskes Pascabanjir Sumatra Masuk Tahap III

Pemulihan layanan kesehatan di Sumatra setelah banjir tahun lalu saat ini berada di tahap ketiga. Menurut Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, tahap ketiga ini dibagi menjadi dua fokus, yaitu menggunakan puskesmas yang sudah beroperasi untuk merawat masyarakat di desa terisolir dan masyarakat di pos pengungsian. Ada seribu pos pengungsian yang memerlukan bantuan.

Budi menjelaskan bahwa puskesmas akan beroperasi baik untuk terus merawat masyarakat, sementara di pos pengungsian akan dibantu oleh relawan karena tenaga kecil yang tersedia. Saat ini ada 4.100 relawan yang diurus Kemenkes, termasuk banyak dari Jogja dan UGM.

Menteri Kesehatan menargetkan pemulihan layanan kesehatan ini akan rampung pada bulan Maret 2026. Dari sembilan rumah sakit yang telah dipulihkan, sembilan tersebut telah beroperasi kembali dalam dua minggu. Namun, ada empat puskesmas yang masih belum beroperasi karena ambulansnya rusak dan alat lainnya belum semua perbaiki.

Tahun lalu, total 87 rumah sakit di tiga provinsi berhenti beroperasi akibat banjir. Dalam dua minggu, Kemenkes berhasil memulihkan sembilan rumah sakit sehingga dapat kembali beroperasi.
 
Banget ya, kesehatan masih banyak yang tergantung pada bantuan dari pemerintah 🤕. Tahun lalu banjir, total 87 rumah sakit di tiga provinsi Sumatra harus ditutup, tapi sekarang sudah bisa pulih dan beroperasi lagi dalam waktu dua minggu. Saya rasa ini adalah contoh bagus dari kerja keras tim Kemenkes 🙌. Ada 4.100 relawan yang sedang bekerja keras untuk membantu pemulihan layanan kesehatan, termasuk banyaknya relawan dari Jogja dan UGM 🤝. Semoga semua pos pengungsian juga bisa segera beroperasi kembali dan masyarakat di sana bisa merasa aman dan nyaman lagi 💕.
 
Banjir tahun lalu memang dah syukur ini sudah bisa pulih 🙏. Tapi ayo makin fokus pada pengamanan alat medis, gak ingin lagi kena masalah sama ambulans rusak, ya 😬.
 
Banget sih kabar ini... Semua yang hilang saat banjir tahun lalu sekarng sudah mulai kembalinya. Saya senang melihat pos pengungsian bisa bantu masyarakat di desa-desa terisolir, tapi kayaknya masih banyak masalah, gak ada ambulans yang siap pakai di setiap puskesmas dan alat-alat kesehatan masih banyak yang rusak... Tapi, saya senang juga melihat bahwa banyak relawan yang mau bantu, kayaknya mereka sangat bersemangat untuk membantu masyarakat. Menteri Kesehatan punya target yang jelas, rampung pada bulan Maret 2026, itu jadi harapan banyak orang.
 
Gak percaya kayaknya pemulihan layanan kesehatan di Sumatra begitu cepat🤯. Saya pikir perlu waktu lebih lama lagi sebelum semua fasilitas kesehatan bisa beroperasi normal. Ada banyak faktor yang mempengaruhi, seperti kondisi infrastruktur dan tenaga kecil yang masih kurang. Tapi sepertinya Menteri Budi Gunadi Sadikin dan timnya bekerja keras untuk memulihkan layanan ini🙌. Saya senang melihat relawan dari Jogja dan UGM yang berkontribusi dalam pemulihan ini, mereka benar-benar berdedikasi💪.
 
Gue kayaknya senang sekali banjir di Sumatra sudah tidak ada lagi dan layanan kesehatan mulai beroperasi normal di sana 🙏. Tapi, masih ada beberapa hal yang perlu diperbaiki, seperti alat-alat medis yang rusak atau hilang. Gue rasa juga penting banget untuk merawat relawan yang bekerja keras di pos pengungsian, mereka pasti butuh bantuan dan perhatian lebih 😊. Kemenkes juga harus makin pintar dalam mengelola banjir di masa depan, sehingga tidak ada lagi kerusakan seperti ini terjadi lagi 🤞. Gue senang sekali dapat melihat bahwa sembilan rumah sakit sudah beroperasi kembali dalam dua minggu, itu sangat inspiratif! Semoga semua puskesmas yang masih belum beroperasi juga bisa segera beroperasi dan masyarakat di desa terisolir bisa mendapatkan perawatan yang tepat 💪.
 
aku senang sekali lihat bahwa pemulihan layanan kesehatan di sumatra ini sudah mencapai tahap ketiga! 🙌 namun, aku rasa masih banyak yang harus dikerjakan agar semua puskesmas dan rumah sakit bisa beroperasi secara normal lagi. sepertinya ada beberapa masalah teknis yang perlu diatasi, seperti ambulans yang rusak dan alat lainnya yang belum semua perbaiki... tapi aku percaya bahwa kerja sama antara kemenkes dan relawan akan membantu semakin cepat pemulihan ini! 🤞
 
🤔 Pasalnya, masih ada 4.100 relawan yang harus diurus... aku rasa lebih baik kita minta bantuan internasional, jadi gak perlu stres sih 😅
 
Wahhhhh... aku jadi teringat kenapa banjir itu seru... tapi sekarang ngerasa sedikit jelek karena masih banyak penduduk di desa-desa kecil yang belum bisa akses ke fasilitas kesehatan... kenapa harus begitu lama untuk pulih? aku already sadaa nggak sabar... tapi aku tahu kita semua harus sabar-sabar... Kita harus berharap fasilitas kesehatan di daerah-daerah itu bisa segera kembali normal... dan sih, 1000 pos pengungsian kayak apa? serius banget kayaknya...
 
Gue rasa ini udah bukti bahwa Jokowi benar-benar pintar dalam mengelola bencana. Banjir di Sumatra tahun lalu pasti bikin banyak korban, tapi sekarang kesehatan di daerah tersebut sudah mulai kembali normal. Sayangnya masih ada 4 puskesmas yang belum beroperasi, itu bikin gue ragu apakah pemulihan ini benar-benar serius atau hanya sekedar promosi.

Gue pikir Jokowi harus diakui karena sudah berhasil memulihkan banyak rumah sakit, tapi juga perlu diperhatikan bagaimana sistem kepanjangan relawan yang banyak dari Jogja dan UGM itu tidak adil. Sepertinya lebih banyak mereka daripada masyarakat lokal yang memang dipilih sebagai relawan. Gue harap ini bisa jadi pelajaran untuk Jokowi agar lebih berhati-hati dalam pengelolaan sumber daya di masa depan.
 
Saya pikir gampang banget deh ngurus pos pengungsian. Kalau kerenyah aja pas bantuan relawan datang, siapa njeles. Kita udah punya 4.100 relawan di jember, tapi masih ada yang perlu dipikirin lagi tentang biaya dan apa lagi yang dibutuhkan. Saya rasa Menteri Budi sedang memaksa pasca banjir ini jadi sembaran aja.
 
Gue pikir ini udah cukup bagus sekali Menteri Kesehatan bisa segera memberikan jalan keluar untuk masyarakat di daerah Sumatra yang terkena banjir. Pulaus pesawatannya, gak perlu lama lagi bisa beroperasi kembali dan membantu masyarakat yang membutuhkan. Tapi, apa sih maksudnya dengan relawan dari Jogja dan UGM? Gue rasa mereka pasti ada niat yang baik, tapi apa caranya bisa langsung banting ke daerah?
 
Banget lah! Saya pikir 4.100 relawan itu masih sedikit deh, kalau sudah ada banyak dari Jogja dan UGM, maksudnya mereka harus lebih serius dengan proses pelatihan dan pengembangan agar bisa menangani masalah yang terjadi di desa-desa di Sumatra. Saya rasa Kemenkes harus lebih teliti dalam memilih relawan yang akan dipanggil untuk membantu di pos pengungsian, agar tidak ada yang salah tempat.
 
aku pikir banjir gampang banget sih! setelah ini semua fasilitas kesehatan di sumatra bisa berfungsi kembali dengan lancar... tapi masih ada yang perlu diperbaiki, misalnya ambulan yang rusak dan alat lainnya. aku senang bahwa relawan dari jogja dan ugm sudah bergabung membantu pemulihan ini... tapi aku rasa lebih cepat boleh kalau semua fasilitas segera kembali beroperasi ya!
 
Gak percaya kalau banjir yang sial itu bisa membuat semua puskesmas di Sumatra hampus! Sabar dulu, tapi apa sih jangka waktu ini? Maret 2026? Sepertinya masih terlalu lama. Aku pikir lebih baik jika Kemenkes langsung memutuskan untuk memperbaiki semua fasilitas yang rusak dan tidak tunggu sampai 2 tahun lagi. Apalagi ada banyak relawan dari Jogja dan UGM yang berkontribusi, itu udah cukup bagus. Tapi apa jangka waktu ini benar-benar memuaskan?
 
Kalo lihat seperti apa proses pemulihan layanan kesehatan di Sumatra setelah banjir tahun lalu. Saya pikir pemerintah harus berterima kasih kepada relawan yang banyak membantu dalam proses ini, termasuk dari Universitas Gadjah Mada (UGM) yang banyak korban mereka yang menjadi relawan 😊. Kalo sini ada 4.100 relawan yang diurus, itu sudah luar biasa ya!

Saya harap pemerintah bisa segera menyelesaikan pemulihan puskesmas yang masih belum beroperasi, karenanya banyak desa terisolir yang masih belum bisa mendapatkan layanan kesehatan yang tepat. Semoga Menteri Kesehatan bisa mencapai targetnya pada bulan Maret 2026 dan semua warga Sumatra bisa mendapatkan layanan kesehatan yang baik.
 
Pemulihan layanan kesehatan di Sumatra siap-siap, tapi masih ada 4 puskesmas yang belum jadi... apa kira-kira bagaimana caranya? Menteri harus makin bijak lagi, sih... toh ternyata ada seribu pos pengungsian yang memerlukan bantuan. Wah, 4.100 relawan sudah diurus, tapi masih banyak lagi yang memanggil jadi relawan... Mungkin kira-kira harus fokus pada puskesmas saja, biar bisa segera beroperasi dan merawat masyarakat di desa-desa tersebut...
 
Saya rasa ini jadi contoh bagaimana kerja sama antara pemerintah dan masyarakat bisa membuat perubahan yang positif... misalnya, di daerahnya masih banyak pos pengungsian yang membutuhin bantuan, tapi sekarang ada relawan dari UGM yang mau bergabung membantu. Saya pikir ini adalah contoh bagaimana kita bisa bekerja sama untuk membuat layanan kesehatan semakin baik... kalau di campus saya, kita sudah bisa mengamati perbedaan hasilnya.
 
kembali
Top