Menhaj: Petugas Haji Wajib Utamakan Jemaah

Gus Irfan Minta Fasilitator Jangan Ragu Coret Haji yang Bermasalah

Menhaj, Menteri Haji dan Umrah menekankan pentingnya petugas penyelenggara ibadah haji (PPIH) untuk mengutamakan pelayanan kepada jemaah. Dalam pendidikan dan pelatihan PPIH Arab Saudi 2026 di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Gus Irfan menekankan bahwa petugas harus fokus pada melayani jemaah, bukan ibadah pribadi mereka.

Gus Irfan mengingatkan petugas untuk tidak ragu mencoret peserta diklat yang dinilai bermasalah dan tidak layak bertugas. Menurutnya, kualitas petugas menjadi kunci utama keberhasilan pelayanan jemaah haji Indonesia.

"Jangan ragu-ragu mengingatkan kepada peserta. Diingatkan sekali, dua kali, tiga kali, kalau tidak bisa diingatkan, coret!" katanya.

Pengalaman di Tanah Suci akan membantu para petugas memahami pentingnya pelayanan yang cepat dan tepat kepada jemaah. Menurut Gus Irfan, petugas haji pada dasarnya dipilih untuk menjadi petugas yang profesional.
 
aku pikir kabar ini keren banget! kalau bisa utamakan jemaah itu bukan main. rasanya kalau ada yang ngeremehin jemaah karena kesalahan kecil, aku tidak suka. tapi sebenarnya pelayanan ini sangat penting untuk jemaah haji, ya! kami harus berlatih dan siap untuk melayani mereka dengan baik. aku senang Gus Irfan memberikan pepatah sederhana yang bisa diingatkan kepada petugas itu 😊. kalau mau ragu-ragu lagi, kan lebih beresiko kesalahan terjadi? ya, aku setuju dengan Gus Irfan, kualitas petugas harus jadi prioritas utama!
 
Haha, apa sini? Saya masih nggak percaya bahwa kita harus diingatkan seperti anak-anak. Mereka bilang jangan ragu-ragu coret siapa pun yang dinilai bermasalah, kayak aja bukan? Tapi siapa yang tahu, mungkin itu caranya mereka bisa meningkatkan kualitas pelayanan. At least kita tidak perlu khawatir tentang ibadah pribadi mereka 🙃. Aku pikir pengalaman di Tanah Suci memang penting, tapi gak usah kayak kayak ada instruksi yang harus diikuti seumur hidup 😂.
 
Gue pikir ini kaya gini, kenapa kita harus terus diulangin bahwa pelayanan kepada jemaah itu penting sekali? Siapa yang nggak nyesel kalau kita lupa memotong tangan seseorang yang bermasalah? Tapi apa yang terjadi dengan para petugas haji, mereka nggak punya hati sendiri? Kenapa harus ada aturan kalau peserta diklat itu bermasalah? Gue ragu-ragu, karena ini gak adil!
 
Saya pikir ini benar-benar penting! 🤔 Ketika kita lihat dari perspektif logistik dan operasional, mengutamakan pelayanan kepada jemaah akan sangat membantu meningkatkan efisiensi dan kepuasan mereka selama haji. Tapi, perlu diingat juga bahwa petugas ini bukan hanya sekedar melayani ibadah pribadi mereka, tapi juga wajib menjaga keselamatan dan keseimbangan jemaah tersebut 🙏. Jika kita bisa menemukan keseimbangan antara kebutuhan individu dengan kebutuhan kelompok, maka saya yakin kita akan mendapatkan hasil yang lebih baik dalam pelayanan haji.
 
ini kabar baik ya, pelayanan di Tanah Suci semakin bagus. penting sekali kita ingat, tidak ada jamaah haji yang bisa membantu diri sendiri. tapi apa yang kita lakukan? kita ragu-ragu. ini seperti contoh hidup biasa, kita harus fokus pada tugas kita dan tidak pernah menunda-nundanya. gus irfan benar sekali, pengalaman di Tanah Suci akan membantu kita memahami pentingnya pelayanan yang cepat dan tepat. jangan ragu untuk coret jika ada yang bermasalah, karena ini bukan tentang diri kita sendiri, tapi tentang jemaah kita. kita harus menjadi profesional dalam menangani situasi yang sulit. 🙏💯
 
Kasih kasih bro, aku rasa apa yang diingatkan oleh Gus Irfan ini penting banget! Jika kita gak fokus pada jemaah, maka pelayanan ibadah haji jadi tidak efektif. Aku harap petugas-petugasnya bisa menerapkan apa yang dikatakan Gus Irfan dengan baik, jangan ragu-ragu ya! 🙏
 
Mengerti ya, kalau peserta diklat itu bermasalah, apa ada yang salahnya coret aja? Tapi, gus Irfan ini sering ngomong mengenai pentingnya pelayanan kepada jemaah, tapi nggak pernah ngomong tentang bagaimana cara melakukannya. Kalau punya masalah, jangan ragu, cari bantuan dari atasan atau sesama petugas.
 
Pokoknya, kalau gus irfan bilang seperti itu, mesti benar kan? Mau dipercaya sih, dia mau memotong orang karena bermasalah. Gue rasa itu tidak adil, tapi mungkin dia nggak punya pilihan. Nanti petugas haji yang di-cut aja, gue kecewa banget.
 
hebat banget nih kinerja Menteri Haji! 🙌 harus diakui bahwa mereka benar-benar fokus pada pelayanan jemaah haji. tapi apa yang membuatku curious adalah, bagaimana caranya Menteri Haji bisa memastikan bahwa semua petugas haji memang profesional dan siap melayani? karena kalau ada lagi seperti kejadian 2022 di Tanah Suci, itu akan sangat tidak enak dilakukan. tapi sepertinya Gus Irfan sudah benar-benar fokus pada hal ini, jadi aku rasa kini kita bisa yakin bahwa pelayanan haji Indonesia akan semakin baik dalam masa depan. 🤞
 
PADANNYA, PETUGAS HAJI HARUS JAGA PASTI KUALITAS PELAYANAN DEH!!! MENGINGAT PELATIHAN ARAB SAUDI 2026 PAKAI Fokus PADA MELAYANI JEMAHHH, BUKAN IBADAH PRIPI DIATASNYA!!! AKHIRNYA JUGA NAK KALO PESETA YA DIKLAT TIDAK BISA BERTUGAS, MASIH Coret aja! APA YANG DEWE GUS IRFAN PAKAI MAKIN KAYA NEM?!
 
🤔 Rasanya nggak bisa tidak pikir tentang hal ini. Jika ada peserta diklat yang dinilai bermasalah, tapi masih mau dipertimbangkan sebagai petugas, itu kayaknya tidak bijak. Yang penting adalah keselamatan dan kenyamanan jemaah, bukan biaya atau waktu untuk memperbaiki diri mereka. Dari sisi pengalaman saya, aku yakin kalau banyak orang yang pernah melakukan ibadah haji di Tanah Suci pasti akan lebih sadar tentang pentingnya pelayanan yang cepat dan tepat. Jadi, mungkin jangan terlalu keras dalam memberikan kesempatan kepada mereka yang nggak layak. 🤝
 
Kalau gus irfan bilang begitu, aku rasa benar banget ya... Jadi gak usah ragu-ragu ya, coret aja peserta yang bermasalah. Aku pikir para petugas haji itu harus lebih fokus pada jemaah, bukan ibadah pribadi mereka. Kualitasnya harus bagus, kan?
 
Gak sabar banget aja dengan fasilitas yang kurang di tempat pelayanan haji 🤯. Saya lihat kesibukannya aja dari jauh, tapi rasanya masih banyak ruangan kosong dan fasilitas yang belum terawat. Kenapa gini, beli-beliin saja ya? Kalau mau memperbaiki fasilitas, gak perlu dipikirkan biaya apa-apa, kan sudah ada dana dari pemerintah 🤑. Tapi nggak kayaknya, pasti ada alasan tertentu ya...
 
🤔 diagrams:
Masing-masing petugas dihajatkan bertanggung jawab atas pelayanan kepada jemaah 🙏

Tapi apa sih keteraturan itu? Jangan ragu-ragu, coret aja peserta yang bermasalah 😂. Kalau gini, mereka bakal menjadi profesional banget! 💪
 
Kasih kasih bro, aku pikir ini penting banget! Petugas Haji harus fokus di jemaah aja, bukan mereka sendiri. Aku sudah pernah ke Tanah Suci dengan ibu kenya, kenyamanan ada di sana. Jangan biar peserta diklat itu merasa bosen juga, coret segera aja!
 
Gak sabar sama kabar ini 🤩! Gus Irfan bilang kalau para petugas PPIH harus fokus di jemaah, bukan diri sendiri ya 😂. Mereka harus bisa mengingat siapa saja yang tidak layak bertugas, seperti kalau ada yang bermasalah atau apa aja 🤷‍♂️. Saya rasa itu penting banget, nih! Karena kalau gak tepat, hasil pelayanan ibadah haji Indonesia bisa jadi makin jelek 😐.
 
Eh, makasih informasinya kaya! Saya penasaran, kenapa di Arab Saudi mereka bilang begitu pentingnya pelayanan kepada jemaah? Gak bisa salah, karena di Indonesia ada banyak kesalahan saat haji, kan? Tapi, saya juga tahu kalau pengalaman di Tanah Suci nanti bisa membuat para petugas lebih profesional. Kalau benar, itu baik-baik saja! Tapi, gak ada jawabannya tentang bagaimana mereka pastikan bahwa para petugas yang dipilih itu benar-benar profesional? Gak ada tindakan khusus untuk memastikannya?
 
Pikir saya kalau apa-apa coret juga udah benar sih, kalo peserta diklat bermasalah, kenapa gak coret dulu? Minta klarifikasi dulu aja, tapi apalagi klo ada instruksi jelas dari Arab Saudi, kira-kira apa yang salah dengan mereka?
 
Gak perlu ngomong, kalau ada peserta diklat yang bermasalah, sebaiknya dibuang aja. Jangan sabar-sabar, coret segera. Saya pikir ini penting banget, supaya jemaah bisa fokus pada ibadah, bukan main-main di asrama.
 
kembali
Top