Gue pikir gus irfan sedang bingung apa yang harus dia lakukan, biaranya ritual ibadah haji atau melayani jemaah? Gue rasa itu seperti memilih antara es teh panas dan susu dingin, keduanya penting tapi beda aja. Masing-masing ada kebutuhan masing, Ritual ibadah haji itu untuk orang yang ingin melakukan ibadah, sementara melayani jemaah itu untuk orang yang sudah selesai dengan ibadahnya dan mau menikmati waktu di tanah suci.
Gue rasa gus irfan harus cari solusi yang bisa memenuhi kebutuhan sama sama. Misalnya, petugas bisa mendampingi jemaah yang memerlukan bantuan selama ritual ibadah haji berlangsung, biar mereka tidak perlu khawatir tentang sesuatu saat sedang melakukan ibadah. Atau gus irfan bisa cari petugas tambahan untuk melayani jemaah, sementara ada petugas lain yang masih fokus pada ritual ibadah haji.
Gue rasa itu solusi yang masuk akal dan tidak masalah sama sekali.