Kalau mau tahu rahasia keberhasilan pelayanan haji, fasilitator harus jujur apa kalo ada masalah ya? Kalau mau malu ngomongin, kalau mau jadi kumpulan bocoran informasi. Menhaj udah banyak mengeluh tentang fasilitas yang kurang, pengawasan yang longgar, dan peserta haji yang terlalu banyak. Maka dari itu, fasilitator harus jujur apa-apa masalah yang muncul, bukan hanya ngambaran yang indah. Kalau mau punya kualitas yang baik, harus memiliki kepercayaan diri untuk mengatakan apa-apa yang salah. Bukan harus selalu ngomongin di balik peta, ya?