Pada acara pembukaan diklat Petugas Penyelenggara Ibadah Haji Arab Saudi 1447 Hijriah, dihadiri oleh 1.636 peserta dari seluruh Indonesia, Kementerian Haji dan Umrah (Menhaj) mengadakan upacara dengan seragam loreng yang unik. Dikenakan oleh Menteri Haji dan Umrah (Menhaj), Mochamad Irfan Yusuf, dan Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak, seragam tersebut sebenarnya merupakan seragam loreng yang biasa dikenakan oleh tentara.
Menurut Gus Irfan, Wakil Menteri Haji dan Umrah, dia memilih mengenakan seragam loreng tersebut karena telah disepakati dengan Dahnil melalui pesan singkat sebelumnya. Oleh karena itu, ada kesalahpahaman saat dia memilih mengenakan celana krem untuk bersamaan berseragam loreng, tetapi tidak berarti ada sesuatu yang tidak biasa terjadi.
Dikatakan oleh Gus Irfan, pelatihan tersebut diadakan dengan pendekatan semi militer dan diselenggarakan secara luring. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan dan kesamaptaan fisik dari peserta. Menurutnya, tanpa fisik yang kuat dan tapa disiplin yang kuat, peserta tidak dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya.
Menurut Gus Irfan, Wakil Menteri Haji dan Umrah, dia memilih mengenakan seragam loreng tersebut karena telah disepakati dengan Dahnil melalui pesan singkat sebelumnya. Oleh karena itu, ada kesalahpahaman saat dia memilih mengenakan celana krem untuk bersamaan berseragam loreng, tetapi tidak berarti ada sesuatu yang tidak biasa terjadi.
Dikatakan oleh Gus Irfan, pelatihan tersebut diadakan dengan pendekatan semi militer dan diselenggarakan secara luring. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan dan kesamaptaan fisik dari peserta. Menurutnya, tanpa fisik yang kuat dan tapa disiplin yang kuat, peserta tidak dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya.