Kemenhaj menunjukkan semangat harapan dengan mengenakan seragam loreng di acara pembukaan diklat PPIH. Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, dan Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, dipakai secara kompak mengenakan seragam loreng dengan dipadukan celana cream. Menurut pendapat Gus Irfan, wakil menteri tersebut memakai baju ini karena kesepakatan dengan Dahnil melalui pesan singkat sebelumnya.
Pertanyaannya adalah, apa yang dilakukan pihak Kemenhaj dengan mengenakan seragam loreng di acara pembukaan diklat PPIH? Jika bukan sebagai tindakan yang berlebihan atau hanya sekadar kesempatan foto, maka bagaimana cara Kemenhaj untuk menunjukkan semangat harapan ini kepada para peserta?
Menurut Gus Irfan, Kemenhaj ingin menerapkan pelatihan tersebut dengan pendekatan semi militer dan seragam loreng dijadikan simbol harapan akan kedisiplinan. Namun, perlu dicatat bahwa tidak semua orang yang mengenakan seragam loreng ini harus memiliki postur tubuh yang kuat seperti Gus Irfan.
Kemenhaj memang ingin menunjukkan semangat harapan akan kesamaptaan fisik dan disiplin dari para peserta. Namun, perlu diingat bahwa seragam loreng ini bukanlah simbol harapan yang tepat, karena hal ini bisa menimbulkan kesalahpahaman.
Pertanyaannya adalah, apa yang dilakukan pihak Kemenhaj dengan mengenakan seragam loreng di acara pembukaan diklat PPIH? Jika bukan sebagai tindakan yang berlebihan atau hanya sekadar kesempatan foto, maka bagaimana cara Kemenhaj untuk menunjukkan semangat harapan ini kepada para peserta?
Menurut Gus Irfan, Kemenhaj ingin menerapkan pelatihan tersebut dengan pendekatan semi militer dan seragam loreng dijadikan simbol harapan akan kedisiplinan. Namun, perlu dicatat bahwa tidak semua orang yang mengenakan seragam loreng ini harus memiliki postur tubuh yang kuat seperti Gus Irfan.
Kemenhaj memang ingin menunjukkan semangat harapan akan kesamaptaan fisik dan disiplin dari para peserta. Namun, perlu diingat bahwa seragam loreng ini bukanlah simbol harapan yang tepat, karena hal ini bisa menimbulkan kesalahpahaman.