Menhaj Gus Irfan menekankan pentingnya kualitas pelayanan kepada jemaah haji. Sebagai cerminan negara, petugas harus meningkatkan kualitas layanan dengan penuh tanggung jawab dan integritas.
Sebanyak 1.636 peserta mengikuti pelatihan diklat PPIH Tahun 1447 H/2026 M, yang dipimpin oleh Menteri Haji dan Umrah Gus Irfan. Dalam rangkaian kegiatan ini, petugas diharapkan meningkatkan pemahaman kebijakan terbaru Pemerintah Arab Saudi dan komunikasi pelayanan yang efektif.
Materi diklat difokuskan pada peningkatan kualitas layanan jemaah, termasuk simulasi operasional penyelenggaraan ibadah haji dan penguatan pengetahuan dan keterampilan teknis petugas. Hasil survei menunjukkan indeks performa petugas di Asrama Haji Pondok Gede berada di atas 90 persen.
Menhaj Gus Irfan mengingatkan pentingnya etika, integritas, dan komitmen menjaga nama baik Indonesia di mata dunia. Dia juga menekankan bahwa petugas PPIH harus sigap, disiplin, dan bertanggung jawab dalam memberikan pelayanan kepada jemaah.
Tanpa disiplin, pelayanan akan kehilangan ruhnya. Hadirkan negara secara nyata melalui pelayanan prima. Setiap pelayanan yang diberikan kepada jemaah adalah wajah negara, kata dia.
Dengan ridho dan doa keluarga, petugas diharapkan mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan ketulusan. Melalui diklat ini, Kementerian Haji dan Umrah menegaskan kesiapan PPIH sebagai garda terdepan pelayanan haji, guna memastikan setiap jemaah memperoleh layanan yang aman, nyaman, dan bermartabat.
Sebanyak 1.636 peserta mengikuti pelatihan diklat PPIH Tahun 1447 H/2026 M, yang dipimpin oleh Menteri Haji dan Umrah Gus Irfan. Dalam rangkaian kegiatan ini, petugas diharapkan meningkatkan pemahaman kebijakan terbaru Pemerintah Arab Saudi dan komunikasi pelayanan yang efektif.
Materi diklat difokuskan pada peningkatan kualitas layanan jemaah, termasuk simulasi operasional penyelenggaraan ibadah haji dan penguatan pengetahuan dan keterampilan teknis petugas. Hasil survei menunjukkan indeks performa petugas di Asrama Haji Pondok Gede berada di atas 90 persen.
Menhaj Gus Irfan mengingatkan pentingnya etika, integritas, dan komitmen menjaga nama baik Indonesia di mata dunia. Dia juga menekankan bahwa petugas PPIH harus sigap, disiplin, dan bertanggung jawab dalam memberikan pelayanan kepada jemaah.
Tanpa disiplin, pelayanan akan kehilangan ruhnya. Hadirkan negara secara nyata melalui pelayanan prima. Setiap pelayanan yang diberikan kepada jemaah adalah wajah negara, kata dia.
Dengan ridho dan doa keluarga, petugas diharapkan mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan ketulusan. Melalui diklat ini, Kementerian Haji dan Umrah menegaskan kesiapan PPIH sebagai garda terdepan pelayanan haji, guna memastikan setiap jemaah memperoleh layanan yang aman, nyaman, dan bermartabat.