Mengubur Ego di Barak dan Siap Melayani Duyufurrahman

Pada hari penutupan Diklat PPIH Arab Saudi 2026 yang berlangsung di Lapangan Galaxy, Makodau I Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, hujan turun kembali. Namun, tidak menyurutkan semangat para peserta yang menghadirikan yelyel, pakaian putih hitam dan rompi krem. Mereka dengan rapi menunggu pengukuhan sebagai petugas penyelenggara haji.

Mereka bukan tentara ataupun polisi, tapi kedisiplinan mereka saat ini mengenali para prajurit militer. Di asrama selama 20 hari mereka ditempa pendidikan semi-militer, seperti latihan baris-berbaris atau PBB. Tujuan diklat ini adalah menghadirkan petugas yang berintegritas dan profesional dengan empat sasaran: fisik kuat dan bugar; mental tangguh dalam melayani jemaah haji; pengetahuan dan keterampilan yang mumpuni sesuai tugasnya; dan bonding dan persatuan di antara para petugas.

Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj), Dahnil Anzar Simanjuntak, mengatakan bahwa selama 20 hari di asrama mereka dilatih semi-militer terutama soal kedisiplinan, rentang komando, hingga kekompakan. Para peserta diklat yang datang dari latar belakang berbeda ini menjadi kompak dan menjadi satu kesatuan.

Salah satu pelatih, Mayor Marinir Rofig, mengatakan bahwa latihan PBB diharapkan membuat para petugas haji lebih disiplin dengan makna atau pelajaran kekompakan dan kebersamaan. Dalam PBB tidak ada orang bergerak sendiri-sendiri, tetapi selalu kompak dan bersama-sama sesuai komando dari pimpinannya.

Pengukuhan kali ini bukan sekedar seremonial belaka. Berdasarkan instruksi langsung Presiden Prabowo Subianto, pendekatan petugas haji tahun ini dilakukan dengan pendekatan yang lebih serius terkait kedisiplinan dan dedikasi para petugas. Durasi diklat di asrama selama 20 hari pun menjadi hal penting untuk memahami rentang komando, kekompakan, dan jiwa korsa.

Hasilnya sudah mulai tampak. Selama 20 hari di asrama, para petugas dengan latar belakang beragam, dari dosen, pejabat kementerian ataupun lembaga, tenaga ahli DPR, tegana kesehatan (dokter dan perawat), jurnalis, kiai, gus ataupun neng (putra dan putri pengasuh pesantren) hingga freelance, dididik untuk memahami rentang komando, kekompakan dan jiwa korsa. Mereka selalu ditekankan agar mengubur egonya masing-masing supaya siap menjadi pelayan jemaah haji, bukan minta dilayani hanya nebeng haji.

Menteri Haji dan Umrah (Menhaj), Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan menekankan amanah negara bagi para petugas haji 2026. Ia meminta para petugas meningkatkan kualitas pelayanan karena mereka adalah cerminan negara saat melayani jemaah haji di Tanah Haram nanti.

Presiden Prabowo Subianto menegaskan penyelenggaraan ibadah haji merupakan amanah besar negara yang menyangkut kehormatan bangsa dan kepercayaan umat. Dengan jumlah jemaah terbesar di dunia, penyelenggaraan haji menuntut tata kelola yang tertib serta petugas yang berorientasi penuh pada pelayanan.

Disiplin dan kesadaran dalam bertindak menjadi fondasi utama agar pelayanan berjalan dengan integritas dan tidak kehilangan nilai pengabdian. Tanpa disiplin, pelayanan akan kehilangan ruhnya. Hadirkan negara secara nyata melalui pelayanan prima. Setiap pelayanan yang diberikan kepada jemaah adalah wajah negara.
 
ini masalahnya, pengukuhan petugas haji 2026 yang semestinya menjadi momen ceria tapi ini diadakan saat hujan turun πŸ˜”. tapi aku rasa itu bagus karena berarti para petugas sudah siap untuk menghadapi tantangan di Tanah Haram nanti. dan aku senang melihat para peserta diklat dari latar belakang beragam, dari dosen, pejabat kementerian, lembaga, hingga freelance 🀝. itu menunjukkan bahwa pelayanan jemaah haji tidak hanya menjadi tanggung jawab dari mereka yang biasanya bekerja di bidang ini, tetapi juga dari orang-orang yang berpotensi untuk membantu. aku harap para petugas dapat menjalankan tugas dengan baik dan memberikan pelayanan yang prima kepada jemaah haji di Tanah Haram nanti πŸ’ͺ
 
Wow 🀩, ini penutupan Diklat PPIH Arab Saudi 2026 yang serius banget! Para petugas haji 2026 pasti sudah siap untuk melayani jemaah haji dengan profesional dan integritas. Disiplin dan kesadaran adalah kunci utama agar pelayanan berjalan dengan baik πŸ™Œ. Aku yakin para petugas ini akan membuat negara Indonesia nyaman di mata jemaah haji! πŸ‘
 
Pengukuhan petugas haji 2026 terus membangkitkan semangat dan kedisiplinan para peserta diklat PPIH Arab Saudi πŸ™Œ. Saya senang melihat mereka semua mengenali prinsip kompak dan disiplin yang sangat penting dalam pelayanan jemaah haji. Mereka tidak hanya belajar tentang fisik kuat, mental tangguh, pengetahuan, dan keterampilan, tapi juga tentang bonding dan persatuan di antara para petugas 🀝.

Saya pikir ini adalah contoh bagus dari cara Indonesia membangun komunitas yang solid dan disiplin. Mereka tidak hanya belajar tentang pelayanan jemaah haji, tapi juga tentang pentingnya kedisiplinan dan kesadaran dalam melayani umat πŸ™. Saya harap ini dapat menjadi contoh bagi kita semua untuk membangun diri dan masyarakat yang lebih baik πŸ’ͺ.
 
Pengukuhan petugas haji ini bukan sekedar seremonial, tapi benar-benar penting! Kekompakan di asrama, kedisiplinan yang tinggi itu harus dipertahankan sepanjang masa. Semoga para petugas bisa menjadi wajah negara yang prima dan dapat mewakili Indonesia dengan baik πŸ’―πŸ‘
 
Ini ya nih, diklat PPIH Arab Saudi 2026 sukses! Para petugas haji 2026 benar-benar disiplin dan kuat, seperti prajurit militer. Mereka dipersiapkan dengan baik untuk melayani jemaah haji di Tanah Haram. Saya senang lihat bahwa mereka mendapatkan pendidikan semi-militer yang membuat mereka menjadi kompak dan memiliki jiwa korsa yang kuat.

Tapi, apa yang membuat saya penasaran adalah bagaimana mereka bisa tetap disiplin walaupun dalam situasi yang sulit. Saya harap mereka tidak kehilangan ruhnya ketika bekerja di lapangan. Dan saya juga harap bahwa pelayanan haji ini dapat menjadi contoh bagi kita semua, sebagai bangsa Indonesia, untuk menjadi lebih baik dan memiliki jiwa korsa yang kuat.

Saya rasa ini adalah kesempatan besar bagi kita sebagai netizen untuk memantau dan mendukung para petugas haji 2026. Mereka adalah wakil kita di Tanah Haram, dan saya harap mereka dapat membuat kita bangga! πŸ™Œ
 
Hmm, ini penutupan diklat PPIH Arab Saudi tahun 2026 yang seru banget! πŸ€” apa aja tujuan dari diklat ini sih? ya, buat para petugas haji lebih profesional dan disiplin dalam bekerja. tapi, gak ada yang bilang tentang bagaimana mereka akan diuji atau dipertangkarkan nanti saat melayani jemaah haji. kayaknya penting juga banget untuk ada evaluasi setelah diklat berakhir... apa kira-kira hasil dari diklat ini sih? πŸ€·β€β™‚οΈ
 
Haha πŸ˜‚πŸ€£, aku pikir ini penting banget! Mereka bukan tentara, tapi kalau bisa disiplin seperti tentara, itu luar biasa! πŸ€“ Aku senang lihat para petugas haji sudah bisa menjadi satu kesatuan dan komsela. Itu semua karena pendidikan semi-militer yang diberikan di asrama. Saya yakin dengan disiplin dan kesadaran ini, pelayanan haji akan semakin baik dan tidak kehilangan nilai pengabdian. πŸ™πŸ‘
 
ini kalau sengaja kamu menonton acara pengukuhan di lapangan galaxy, rasanya penasaran banget sih... tapi apa yang aku rasakan bukan tentang para peserta yang menghadirin yelyel dan pakaian putih hitam rompi krem, tapi tentang bagaimana disiplin dan kebersamaan dapat membuat kita menjadi satu kesatuan... seperti di dunia nyata ya, banyak kalanya kita semua harus bekerja sama untuk mencapai sesuatu yang baik... dan ini salah satunya.
 
hehe, aku senang banget sekali ngobrol tentang diklat haji 2026! aku pikir kayaknya penting banget bagaimana para petugas haji mendapatkan pendidikan semi-militer, terutama soal kedisiplinan dan kekompakan. aku rasa itu sangat penting untuk membuat mereka menjadi kompak dan menjadi satu kesatuan di antara mereka yang datang dari latar belakang berbeda. 🀝

aku juga senang mendengar bahwa durasi diklat di asrama selama 20 hari adalah hal penting untuk memahami rentang komando, kekompakan, dan jiwa korsa. aku rasa itu sangat baik sekali! πŸ™Œ

sayangnya, aku masih ragu-ragu tentang bagaimana mereka akan menerapkan apa yang dipelajari di asrama di lapangan nyata. tapi aku yakin bahwa dengan pendekatan yang lebih serius terkait kedisiplinan dan dedikasi para petugas, hasilnya bisa menjadi sangat baik! πŸ’ͺ
 
ini gak bisa dibayangkan kalau kita lihat langsung para petugas haji di Tanah Haram, mereka benar-benar siap dan berintegritas πŸ™. tapi apa yang membuatku bersemangat lagi adalah kemampuan mereka untuk bekerja sama dengan satu kesatuan, seperti unit yang dipimpin oleh komando tunggal. itu memang bukti bahwa mereka telah menerima pelajaran dari diklat PPIH Arab Saudi 2026 yang selama 20 hari, mereka belajar untuk menyerap perintah tanpa ragu-ragu 🀝.

dan gak cuma itu saja, kemampuan mereka juga ditambahkan oleh pendidikan semi-militer yang mereka dapatkan selama diklat ini. sekarang mereka bukan lagi hanya pelayan haji, tapi orang yang profesional dan memiliki kedisiplinan yang tinggi πŸ’ͺ. itu adalah contoh nyata bahwa dengan pelatihan yang tepat dan disiplin dalam bekerja, kita bisa mencapai kesuksesan yang lebih besar πŸš€.
 
ini cerita tentang para petugas haji 2026 yang diasramakan di Lapangan Galaxy, Jakarta Timur. mereka bukan tentara atau polisi tapi ada kompak seperti prajurit militer. sepertinya ini penting kan? karena saat ini pengukuhan diharapkan lebih serius terkait kedisiplinan dan dedikasi para petugas. saya pikir ini baik, tapi juga perlu diawasi agar tidak menjadi ritual yang berlebihan lagi.
 
Pagi-pagi ya, aku rasanya penasaran nih bagaimana para peserta diklat tersebut bisa menjadi kompak dan satu kesatuan. Mereka semua dari latar belakang berbeda, tapi dalam 20 hari di asrama mereka bisa mengubah diri menjadi seperti prajurit militer. Saya rasa itu juga tentang kepercayaan diri mereka sendiri dan bagaimana mereka bisa bekerja sama dengan baik. Dan yang paling penting adalah mereka tidak hanya berpakaian seragam, tapi juga memiliki disiplin yang tinggi untuk melayani jemaah haji. Aku rasa itu bukan sekedar tentang kepuasan diri, tapi tentang bagaimana mereka bisa memberikan hal terbaik bagi jemaah. Semoga semuanya berhasil dan menjadi kesan yang baik bagi umat. πŸ˜ŠπŸ™
 
ini suatu hal yang seru banget! kayaknya diklat ini memang sangat bermanfaat untuk para petugas haji, mereka harus disiplin dan bisa bekerja sama sebagai satu tim 🀝. kalau sudah seperti itu, pasti pelayanan haji akan lebih baik dan jemaah juga akan merasa dihargai πŸ’―. tapi gak cuma itu aja, diklat ini juga penting untuk membangun kesadaran tentang amanah negara yang harus dipertahankan oleh setiap petugas πŸ™. kayaknya ini suatu contoh yang bagus bagi kita semua! 😊
 
heya bro 🀩, apa lagi ya? pengukuhan petugas haji 2026 itu nih, mantap banget sih! Mereka bukan militer atau polisi, tapi kedisiplinan mereka jadi inspirasi bagi para prajurit πŸ™Œ. Saya setuju dengan Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak, pelatihan semi-militer itu penting banget untuk membuat petugas haji menjadi profesional dan tangguh πŸ’ͺ. Dan yang paling penting, bonding dan persatuan di antara para petugas itu sangat penting untuk melayani jemaah haji dengan baik πŸ‘«.
 
ehhh, kira-kira aku punya cerita tentang saking lelucon aku duduk bersama teman di warung makan kek, dan kita ngobrol tentang nasi goreng apa yang paling enak... tapi aku lupa, kemarin aku lihat video peserta diklat haji yang keren banget! mereka lucu banget saat latihan PBB, seperti anak-anak sekolah. tapi aku pikir, mengapa harus berbaris-berbaris sih? nggak bisa jalan sendiri aja? πŸ˜‚
 
Hai ya bro... kayaknya penutupan diklat PPIH Arab Saudi 2026 ini benar-benar membuat para petugas haji lebih serius dan disiplin, kan? Mereka tidak hanya belajar soal kedisiplinan dan komando, tapi juga tentang pentingnya kebersamaan dan bonding di antara mereka. Sayangnya, hujan turun lagi hari itu, tapi jangan berpikir negatif, bro! Hujan bisa menjadi sesuatu yang menyenangkan, seperti mainin foto-foto dengan background yang seru 😊. Semoga para petugas haji 2026 dapat memberikan pelayanan yang terbaik dan membuat kita semua bangga, ya!
 
😊 Selama 20 hari di asrama, para petugas haji 2026 itu tampil sangat konsisten & berdisiplin sekali. Mereka seperti dihantam oleh latihan PBB yang diselipkan di dalam pendidikan semi-militer mereka. πŸ’ͺ Mereka bukan tentara ataupun polisi, tapi sekarang mereka sudah bisa bersaing dengan para prajurit militer! 🀩 Kenapa? Karena mereka belajar untuk mengikuti komando dan bekerja sama dalam suasana yang serius & profesional. 😊 Aku pikir itu sangat bagus.
 
Aku tadi lihat postingan ini dan rasa bingung, siapa lagi kalian? Kalian memang punya kemampuan dan kesadaran yang tinggi sekali πŸ€”. Aku juga sengaja ikut ikutan diklat PPIH Arab Saudi 2026 di asrama selama 20 hari, tapi aku tidak paham kenapa kamu harus menunggu hingga setahun lamanya untuk melihat postingan ini? πŸ˜‚ Tapi aku senang bisa lihat kemajuan kalian semua, khususnya dalam hal disiplin dan kekompakan. Aku percaya bahwa dengan kesadaran dan disiplin yang tinggi, kamu semua akan menjadi petugas haji yang terampil dan profesional πŸ’ͺ. Dan aku juga senang mendengar kata-kata dari Menteri Haji dan Umrah dan Presiden Prabowo Subianto tentang pentingnya disiplin dan kesadaran dalam pelayanan πŸ™. Semoga kalian semua dapat mengantarkan jemaah haji ke Tanah Haram dengan baik dan aman πŸš€.
 
aku pikir ini semua terlalu formal banget, kan? pengukuhan sebagai petugas penyelenggara haji seharusnya menjadi momen yang santai dan akrab, bukan serius sekali... πŸ€·β€β™‚οΈ

saya rasa mereka harus membuat asrama lebih nyaman, seperti ada fasilitas untuk menikmati kopi atau snack sambil menunggu pengukuhan, bukan hanya duduk dalam posisi yang tegang selama 20 hari... 😴

dan apa dengan cara lain? mending buat kontes "petugas haji paling santai" yang bisa membuat semangat para peserta meningkat lagi, bukan sekedar latihan semi-militer yang serius sekali... πŸ€”
 
kembali
Top