Menguat Tiga Hari Beruntun, Rupiah Finis Rp16.820 di Akhir Pekan

Rupiah Finis Rp16.820 di Akhir Pekan, Penguatan Tiga Hari Berturut-Turut

Rupiah kembali mengalami penguatan tiga hari berturut-turut, mengakhiri pekan ini dengan nilai Rp16.820 per dolar AS. Ini merupakan peningkatan 76 poin atau 0,45 persen dari level sebelumnya di Rp16.896. Rupiah bahkan sempat mencapai level Rp17.000, semakin menjauh dari kemungkinan penurunan nilai.

Pengamat Ekonomi dan Mata Uang, Ibrahim Assuaibi, menyatakan bahwa penguatan rupiah ini didorong oleh pelemahan indeks dolar AS di pasar global. Ia juga menekankan pentingnya keputusan Presiden AS Donald Trump untuk Ketua Fed berikutnya yang akan mempengaruhi spekulasi tentang penurunan suku bunga lebih lanjut tahun ini.

Namun, kondisi ekonomi AS yang lebih baik dari perkiraan dan stabilitas pasar tenaga kerja mengurangi ekspektasi penurunan suku bunga The Fed dalam pertemuan akhir Januari. Faktor eksternal lain seperti peredaran ketegangan geopolitik juga mempengaruhi penguatan rupiah.

Dalam konteks internal, Dana Moneter Internasional (IMF) menekankan pentingnya Bank Indonesia (BI) dalam melakukan intervensi di pasar valuta asing secara bijaksana dan terukur. IMF juga menyambut baik langkah BI dalam mengelola cadangan devisa dan menilai arah kebijakan moneter bank sentral sudah tepat.

Suku bunga BI 7-Day Reverse Repo Rate terkini berada di level 4,75 persen, yang merupakan langkah yang bijak dalam mengelola inflasi. Dengan demikian, penguatan rupiah ini dapat membantu menjaga stabilitas nilai tukar dan mencegah penurunan nilai.
 
Rupiah terus naik, semangat! Saya pikir ini baik-baik saja, karena kalau tidak ada kemungkinan penurunan nilai, maka tidak ada pula kenaikan yang signifikan. Tapi, penguatan rupiah ini membuat saya curiga, apakah aspek ekonomi Indonesia sebenarnya sudah siap untuk menghadapi penurunan suku bunga atau tidak? Karena kalau BI harus menurunkan suku bunga lagi, maka nilai rupiah pasti akan turun. Saya harap penguatan ini tidak hanya terjadi karena spekulasi, tapi juga karena kondisi ekonomi Indonesia sendiri yang stabil. ๐Ÿค”๐Ÿ’ธ
 
kalo lihat, rupiah gini terus naik dari kapan? itu artinya siapa yang menguasai pasar valuta asing kan? BI sendiri bilang apa-apa tapi aku pikir ada lagi yang jadi pengaruhnya. misalnya, kenapa suku bunga BI 7-Day Reverse Repo Rate seru sekali begitu? itu bukan mainan, kan? mungkin ada rahasia di balik kebijakan moneter yang kita lihat. tapi jangan heran kalau rupiah terus naik, bisa jadi ada orang/organisasi lain yang cari cara untuk mengontrol nilai tukar ya ๐Ÿ˜
 
aku kira penguatan rupiah ini karena banget banget efek dari kebijakan moneter BI, tapi juga harusnya faktor lain seperti ekonomi AS yang stabil juga jadi perhatian utama. tapi secara umum aku pikir BI sudah melakukan langkah yang tepat dalam mengelola cadangan devisa dan suku bunga, sehingga penguatan rupiah ini bukan hal yang negatif lagi ๐Ÿ™
 
Wah, rupiah sih semakin kuat lagi ๐Ÿค‘. Saya pikir itu gampang banget karena pelemahan indeks dolar AS di pasar global. Saya juga ngerti apa yang dibicarakan oleh Ibrahim Assuaibi, tetapi saya ragu-ragu apakah efeknya benar-benar terasa di tanah air kita ๐Ÿค”. Yang jelas, penguatan rupiah ini bisa membantu mengurangi tekanan inflasi dan stabilitas nilai tukar ๐Ÿ™. Saya harap BI bisa terus menjaga kebijakan moneter yang bijak ๐ŸŽฏ!
 
rasanya kini rupiah bisa bernapas ๐Ÿ˜…, kalau beberapa minggu lalu masih terus turun tapi sekarang udah kembali naik! aku pikir ini baik-baik saja, jadi tidak terlalu banyak yang gugup tentang nilai rupiah. tapi sih, belum tahu apa-apa lagi yang bisa jadi dalam masa depan ๐Ÿค”, mungkin perlu dilihat juga bagaimana caranya BI mengelola cadangan devisa dan apakah ada hal lain yang bikin rupiah naik.
 
Aku pikir kalau rupiah kayaknya jadi kuat banget, siapa tahu kalau pemerintah gak terlalu sibuk sama masalah ekonomi, rupiah udah bisa naik tinggi sampe Rp 20 ribu! ๐Ÿค‘ Tapi ya, aku aja salah. Aku pikir itu jadi kenyataan.
 
aku pikir apa lagi yang bisa kita lakukan untuk melindungi nilai rupiah di sini? BI pasti sudah berusaha dengan benar dalam mengelola cadangan devisa dan menilai arah kebijakan moneter, tapi apakah cukup? aku masih khawatir apakah kita akan bisa menjaga stabilitas nilai tukar di masa mendekati, khususnya saat suku bunga BI diubah lagi ๐Ÿ˜ฌ. aku rasa harus ada pertimbangan lain yang lebih baik daripada penguatan rupiah ini, seperti memperhatikan kebutuhan industri dan meningkatkan akses ke sumber daya๐Ÿค‘
 
Rupiah kamu bangga aja kalian! ๐Ÿ™Œ Kamu berhasil melepas Rp16.896 itu. Saya setuju, penguatan rupiah ini disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk pelemahan indeks dolar AS di pasar global. Tapi, saya juga penasaran kenapa BI tidak berintervensi dulu sebelum ini? ๐Ÿค” Nah, setidaknya ada langkah yang bijak dari BI dengan menetapkan suku bunga 7-Day Reverse Repo Rate di 4,75 persen. Ini akan membantu mengelola inflasi dan menjaga stabilitas nilai tukar. Hmm, semoga rupiah bisa tetap stabil dan tidak terkena dampak negatif dari faktor eksternal. ๐Ÿ’ธ
 
Rupiah naik ya, tapi siapa nih yang percaya? ๐Ÿ˜’ Kalau sekarang lagi naik, kemudian kapan lagi turun? Suku bunga BI 7-day reverse repo rate masih nggak terlalu tinggi banget, apa keberadaannya tidak cukup untuk mencegah inflasi? ๐Ÿค” Lalu, siapa yang bilang kalau IMF menyangkal keputusan BI? Mereka nggak sama sekali punya alasan nyata kan? ๐Ÿ’ธ Jadi, kalau penguatan rupiah ini benar-benar seperti itu, maka apa arti dari semua ini? Aku masih kurang percaya... ๐Ÿค‘
 
aku pikir gini, rupiah kembali naik, tapi aku masih ragu, masih bisa turun lagi ๐Ÿค”. birokrasi di BI yang sering terlambat dalam mengambil kebijakan membuat aku curiga, tapi kalau suku bunga 4,75% itu tidak salah, kan? ๐Ÿค‘. aku rasa perlu diawasi saja, jangan sampai memaksa bank kaya begitu aja ๐Ÿ˜‚.
 
rupiah kayaknya capek banget, nggak punya gairah ngerusakin nilai. tapi siapa tahu kapan aja rupiah mau kembali mengalami kesabaran? ๐Ÿค” sekarang kalo dilihat dari perspektif BI, suku bunga yang asli 4,75 persen kayaknya cukup bijaksana. kalau punya opini sendiri, aku rasa masih perlu diawasi apakah ada kelebihan atau kekurangan dalam mengelola cadangan devisa. tapi sepertinya tidak ada masalah besar lagi ๐Ÿ˜
 
hebat banget ya... penguatan rupiah di akhir pekan ini membuat kita bangga sekali! 76 poin peningkatan itu seperti uang kemenangan ๐Ÿค‘. tapi apa yang penting adalah tidak terlalu bergantung pada spekulasi pasar, harusnya fokus pada kebijakan moneter dan manajemen inflasi. BI sudah lama berusaha menjaga stabilitas nilai tukar, harusnya semakin baik lagi ๐Ÿ’ฏ.
 
kembali
Top