Mengenal Lebih Dekat, Apa Itu Gummy Bear Mom? Ini Penjelasannya

Konsep Gummy Bear Mom memang menarik, tapi apa itu? Sebenarnya, hal ini lebih sederhana. Gummy Bear Mom adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan pola asuh orang tua dalam mengelola kebiasaan makan anak dengan cara yang lebih santai dan seimbang. Tidak ada larangan ketat, tetapi ada penekanan pada moderasi dan kesadaran.

Mengenal Gummy Bear Mom lebih dekat, kita mengetahui bahwa konsep ini tidak hanya diterapkan oleh ibu-ibu, tapi juga bisa dipraktikkan oleh siapa saja yang berperan sebagai pengasuh anak. Yang penting adalah membimbing anak membangun hubungan yang sehat dengan makanan sejak dini.

Sekarang, apa perbedaan antara Gummy Bear Mom dan Almond Mom? Konsep Almond Mom lebih dulu diketahui di media sosial, dan fokusnya terhadap kontrol ketat pola makan demi alasan kesehatan. Sementara itu, Gummy Bear Mom menekankan sudut pandang yang lebih longgar dan tidak membagi makanan ke dalam kategori "benar" atau "salah".

Jadi, apa ciri-ciri Gummy Bear Mom? Pertama, mengizinkan camilan manis dengan moderasi. Kedua, menyimpan keripik, permen, atau biskuit di rumah tanpa melabelinya sebagai makanan terlarang. Ketiga, mengemas bekal dengan perpaduan buah, makanan utama, dan camilan manis dalam porsi kecil agar anak terbiasa dengan keseimbangan. Keempat, mengajak anak aktif lewat bermain dan kegiatan keluarga tanpa mengaitkannya dengan keharusan membakar kalori. Kelima, menyajikan masakan rumahan hampir setiap hari, sambil tetap menikmati makanan cepat saji sesekali tanpa rasa bersalah. Keenam, mendorong konsumsi sayur dengan pendekatan persuasif, bukan paksaan untuk menghabiskan makanan. Ketujuh, menghargai sinyal kenyang anak dan tidak memaksa mereka menghabiskan seluruh isi piring. Keliman, tidak mengatur secara detail setiap makanan yang dikonsumsi anak, selama pola makan keseluruhan tetap seimbang.

Dengan demikian, Gummy Bear Mom menawarkan pendekatan yang lebih fleksibel dan penuh kesadaran dalam mengelola kebiasaan makan anak.
 
Gummie bear mom kayaknya jadi trend banget sekarang 🤔, tapi aku rasa masih banyak orang yang salah paham apa itu. Bayangkan kalau kita pakai konsep ini pada laptop aja, kita bisa mengizinkan perangkat untuk berisi sendiri, tanpa harus membatasi hanya untuk "perangkat yang baik" aja 🤷‍♂️. Kita harus lebih santai dan tidak terlalu ketat, jadi anak bisa belajar sendiri bagaimana menjaga keseimbangan dalam hidup. Tapi, aku masih ragu-ragu apakah konsep ini benar-benar efektif...
 
Kemarin aku baca tentang konsep ini dan rasa penasaran tapi ternyata ada banyak konseps lain seperti ini. Nah, apa keuntungan Gummy Bear Mom kalau kita memiliki konseps seperti ini? Kalau aku pikir begitu, karena tidak ada larangan ketat yang keras, orang tua bisa lebih santai dalam mengatur pola makan anak mereka. Tapi, aku juga pikir itu bisa jadi masalah kalau pola makan anak kita tidak seimbang. Misalnya, jika kita membiarkan anak kita makan camilan manis terlalu banyak, itu bisa berakibat jahat pada kesehatan anak nanti.
 
Paham banget dengan konsep ini, tapi siapa yang bilang ini bukan hanya tentang Gummy Bear Mom? Ya, kita harus lihat dari perspektif Apa itu "Kebijakan Makan Anak" di Indonesia? Kita harus tanya, apakah kita benar-benar mengutamakan kesadaran dan moderasi dalam mengelola pola makan anak atau kita lebih fokus pada kontrol ketat? Konsep ini serupa dengan apa yang dilakukan Jokowi, menemukan keseimbangan antara ketatnya kontrol dengan kemudahan akses ke makanan yang sehat. Tapi, bagaimana jika kita mengatakan bahwa konsep ini tidak hanya tentang ibu-ibu saja, tapi juga tentang masyarakat sebagai giliran? Maka dari itu, perlu ada diskusi yang lebih luas tentang "Kebijakan Makan Anak" di Indonesia dan bagaimana kita dapat mempraktikkannya secara nasional. 🤔👥
 
Gak bisa dilarang sih apa sih konsepnya, tapi aku pikir Gummy Bear Mom memang lebih baik dari Almond Mom. Yang salah cuma Almond Mom terlalu ketat, kayaknya membuat anak jadi takut makan segalanya 😂. Sementara itu, Gummy Bear Mom lebih santai dan bisa dipraktikkan oleh siapa saja, tidak hanya ibu-ibu. Aku suka ide mengizinkan camilan manis dengan moderasi, kayaknya membuat anak tidak merasa dihukum 😊. Dan aku setuju dengan cara mengemas bekal yang seimbang, itu kayaknya lebih realistis dalam kehidupan sehari-hari.
 
Saya pikir konsep ini kayaknya agak mirip dengan cara orang tuanya saya ketika saya masih kecil. Mereka selalu bilang "jangan terlalu banyak makan, tapi jangan terlalu sedikit juga" dan itu serasa cukup mudah diikuti. Saya tahu mereka tidak pernah membatasi saya dari makan apa saja yang saya suka, tapi tetap membuat saya merasa tidak bersalah ketika saya makan sesuatu yang manis. Sayangnya, saat ini anak-anak dan remaja banyak yang kecanduan makanan olahan yang berlemah, dan itu serius bikin kekhawatiran. Saya rasa konsep Gummy Bear Mom penting banget untuk mengajar mereka tentang cara makan dengan seimbang. Tapi, saya tahu saya harus mulai dari diri sendiri dulu...
 
Aku pikir konsep ini gampang diikuti, tapi perlu diingat bahwa anak-anak memang masih kecil dan memerlukan bimbingan yang tepat. Jadi, aku sarankan orang tua untuk lebih teliti dalam mengatur pola makan anaknya, terutama saat mereka baru mulai belajar mengenali kebiasaan makan. Aku juga ingin mencoba praktikkan Gummy Bear Mom dengan anak saya, nanti aku lihat sendiri kapan gampangnya! 😊
 
kembali
Top