Kemendagri mengungkapkan minat BUMD memanfaatkan kayu sisa banjir di Sumatra. Menurut Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, banyak warga telah memanfaatkan kayu gelondongan berukuran besar untuk memperbaiki rumah dan jembatan di wilayah terdampak banjir. Namun, masih ada kayu berukuran kecil yang tidak dapat digunakan.
Kepala daerah kemudian mengusulkan agar kayu-kayu kecil itu dimanfaatkan untuk kepentingan ekonomi, seperti dijual oleh BUMD kepada pihak ketiga. Mereka bertanya apakah boleh ambil kayu karena susah mencari kayu.
Tito menjelaskan bahwa pemanfaatan kayu tersebut dapat digunakan sebagai bahan bakar Pembangkit Listrik Tenaga Uap di Sumatra Utara atau untuk industri lokal, seperti pembuatan batu bata. Selain itu, masyarakat juga diperbolehkan memanfaatkan kayu tersebut untuk perbaikan rumah dan kebutuhan lainnya.
Presiden Prabowo Subianto telah memberi arahan langsung untuk pemanfaatan kayu tersebut agar dapat digunakan untuk kepentingan masyarakat maupun penanganan bencana. Tito meminta Kementerian Kehutanan memberikan arahan lebih lanjut tentang pemanfaatan kayu tersebut.
Dia juga menegaskan pentingnya tidak membuat warga terdampak berlama-lama tinggal di tenda pengungsian karena berisiko bagi kesehatan. Ia meminta kepala daerah mengajukan data bantuan secara bertahap agar pencairan tidak terhambat.
Penanganan bencana di Sumatra memiliki tantangan tersendiri karena lokasi warga terdampak tersebar di wilayah pegunungan dan daerah terpencil. Oleh karena itu, pengajuan dan verifikasi data perlu dilakukan secara bertahap agar perbaikan rumah warga dapat segera dilakukan.
Kepala daerah kemudian mengusulkan agar kayu-kayu kecil itu dimanfaatkan untuk kepentingan ekonomi, seperti dijual oleh BUMD kepada pihak ketiga. Mereka bertanya apakah boleh ambil kayu karena susah mencari kayu.
Tito menjelaskan bahwa pemanfaatan kayu tersebut dapat digunakan sebagai bahan bakar Pembangkit Listrik Tenaga Uap di Sumatra Utara atau untuk industri lokal, seperti pembuatan batu bata. Selain itu, masyarakat juga diperbolehkan memanfaatkan kayu tersebut untuk perbaikan rumah dan kebutuhan lainnya.
Presiden Prabowo Subianto telah memberi arahan langsung untuk pemanfaatan kayu tersebut agar dapat digunakan untuk kepentingan masyarakat maupun penanganan bencana. Tito meminta Kementerian Kehutanan memberikan arahan lebih lanjut tentang pemanfaatan kayu tersebut.
Dia juga menegaskan pentingnya tidak membuat warga terdampak berlama-lama tinggal di tenda pengungsian karena berisiko bagi kesehatan. Ia meminta kepala daerah mengajukan data bantuan secara bertahap agar pencairan tidak terhambat.
Penanganan bencana di Sumatra memiliki tantangan tersendiri karena lokasi warga terdampak tersebar di wilayah pegunungan dan daerah terpencil. Oleh karena itu, pengajuan dan verifikasi data perlu dilakukan secara bertahap agar perbaikan rumah warga dapat segera dilakukan.