Mendagri Kirim Taruna untuk Pemulihan Pascabencana Sumatra
Kemarin malam, Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, mengirimkan 60 taruna Akademi Kepolisian (Akpol), Akademi Militer (Akmil), dan Universitas Pertahanan (Unhan) untuk membantu percepatan penanganan pascabencana di Kabupaten Aceh Tamiang.
Para taruna ini akan membantu masyarakat secara langsung, mengurangi beban bagi pemerintah daerah, serta membantu mempergerakkan roda perekonomian daerah yang sempat terhenti akibat bencana. Mereka juga akan mendapatkan pengalaman langsung di lapangan yang berharga dan menjadi catatan penting dalam perjalanan karier mereka.
Tito juga menyampaikan pesan moral agar para taruna menjalani tugas dengan penuh keikhlasan dan keyakinan bahwa setiap kesulitan selalu memiliki hikmah. Ia berharap kehadiran para taruna dapat memberikan citra positif bagi masyarakat Aceh dan jasa mereka akan selalu dikenang.
"Di balik sesuatu yang sulit, pasti ada hikmahnya," kata Tito. "Ini kerjaan yang berat, tapi saya yakin akan memberikan hikmah dan menjadi sejarah pribadi personal dari tiap-tiap adik-adik."
Kemarin malam, Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, mengirimkan 60 taruna Akademi Kepolisian (Akpol), Akademi Militer (Akmil), dan Universitas Pertahanan (Unhan) untuk membantu percepatan penanganan pascabencana di Kabupaten Aceh Tamiang.
Para taruna ini akan membantu masyarakat secara langsung, mengurangi beban bagi pemerintah daerah, serta membantu mempergerakkan roda perekonomian daerah yang sempat terhenti akibat bencana. Mereka juga akan mendapatkan pengalaman langsung di lapangan yang berharga dan menjadi catatan penting dalam perjalanan karier mereka.
Tito juga menyampaikan pesan moral agar para taruna menjalani tugas dengan penuh keikhlasan dan keyakinan bahwa setiap kesulitan selalu memiliki hikmah. Ia berharap kehadiran para taruna dapat memberikan citra positif bagi masyarakat Aceh dan jasa mereka akan selalu dikenang.
"Di balik sesuatu yang sulit, pasti ada hikmahnya," kata Tito. "Ini kerjaan yang berat, tapi saya yakin akan memberikan hikmah dan menjadi sejarah pribadi personal dari tiap-tiap adik-adik."