Menanti John Herdman Mengantar Garuda Mengepak di Langit Dunia

Pada minggu ke-23 Mei 1993, kepanikan tak terduga tiba-tiba melanda pesawat Boeing 737 yang lepas landas dari Newcastle atas Inggris membawa 130 penumpang menuju Malaga, Spanyol. Kecemasan itu muncul karena seorang remaja 17 tahun bernama John Herdman menyebutkan bahwa ia membawa bom di dalam pesawat tersebut saat berbicara dengan pilot di cockpit. Seketika pesawat mendarat, Herdman langsung dicapuk petugas keamanan Spanyol. Setelah dilakukan pengecekan yang mendalam, ternyata semua itu hanya merupakan lelucon yang menyesatkan karena terinspirasi dari film Top Gun.

Tahun-tahun berlalu dan John Herdman ini tumbuh menjadi lansia. Ia memang memiliki mentalitas sebagai seorang ‘<em>Underdog</em>'. Ini juga merupakan faktor penting dalam meningkatkan kesempatan bagi dirinya untuk sukses di dunia sepak bola. Setelah ini, John Herdman bertemu dengan pengajar dan inovator dalam dirinya sendiri yang berarti dia menjadi seorang pelatih. Dia dipercaya sebagai kepala pelatih Timnas Indonesia dan tim U-23.

Sebelum menjadi kepala pelatih Timnas Indonesia, beberapa dari prestasinya pernah ditangkap oleh umum, seperti ketika Herdman dipercaya mengantar Tim putri Selandia Baru ke Piala Dunia Putri 2007 dan 2011. Prestasi ini berujung pada gelar juara bagi timnas tersebut.

Meskipun memiliki pengalaman yang panjang dalam menjadi pelatih, namun John Herdman masih sering dipertanyikan. Seperti saat ia dipercaya memimpin Tim U-23 Indonesia di bawah asuhan dirinya sendiri.

Sekarang, setelah belasan tahun kehilangan kesempatan untuk menjadi pemain sepak bola profesional, Herdman akhirnya memenangi kembali harapannya sebagai kepala pelatih Timnas Indonesia.
 
Gue pikir si John Herdman ini kalau gue harus memilih, jadi gue aja pilih dia sebagai kepala tim sepak bola kita 🤔. Gue suka dengar kisahnya, bahwa dari awal dia bermimpi menjadi pemain profesional, tapi akhirnya malah jadi pelatih. Gue rasa itu bagus banget, bisa belajar dari kesalahan orang lain dan ganti dengan kebijaksanaan sendiri 💡. Gue penasaran juga apa yang akan dilakukannya sebagai kepala tim sepak bola kita, apakah dia akan bisa memimpin kita kemenangan? 🏆
 
Aku pikir kalau John Herdman ini jujur dengan dirinya sendiri aja deh, bukannya selalu mencari perhatian dari orang lain. Jika dia tidak ada mentalitas Underdog, mungkin dia tidak pernah menjadi pemain sepak bola profesional, lho! Dan aku rasa dia masih dipertanyikan karena dikejar oleh kegagalan masa lalunya, bukannya disebabkan oleh prestasinya sendiri. Aku juga pikir ini adalah kesempatan yang bagus bagi umat sepak bola Indonesia untuk melihat siapa yang benar-benar memiliki kemampuan dan apa yang diinginkan mereka.
 
Mereka bilang orang tidak pernah kehilangan kesempatan, tapi John Herdman ini seperti orang yang selalu terjebak dalam labirin kesilapan sendiri 🤦‍♂️. Seperti saat dia dipercaya memimpin Tim U-23 Indonesia dan kemudian gagal membuat timnya sukses. Dan sekarang, dia kembali dijadikan kepala pelatih Timnas Indonesia? Pasti karena orang-orang ingin melihat siapa yang salah dalam kesalahan-kesalahan itu 😂. Tapi sepertinya Herdman ini masih memiliki bakat sebagai pelatih, jadi mungkin saja dia bisa mengubah nasibnya lagi 🤞.
 
aku pikir gue paham kalau manusia itu bisa berubah selama ini. awalnya aku pikir john herdman hanya bantingan, tapi ternyata dia bisa jadi sesuatu yang lebih. kayaknya dia memiliki semangat untuk mencapai kesempatan dan membuat impian menjadi kenyataan 🙌. tapi juga aku pikir ada orang lain di indonesia yang sama-sama memiliki potensi besar tapi belum terlihat oleh dunia sepak bola. aku berharap mereka bisa mengejar harapan john herdman ini 💪.
 
Gak usah terlalu serius aja ya, bro. Makasih atas kesempatan lagi-lagi ngetopik dengan aku. Semua itu tentang John Herdman, lho. Kalau kita lihat dari segi positif, dia bisa naik ke level yang sangat tinggi setelah dipercaya sebagai kepala pelatih Timnas Indonesia. Tapi, ada juga yang kasihan dengannya, bro. Dia harus tunggu lama-lama sebelum bisa memenangi kesempatan untuk menjadi pemain profesional. Nah, berakhirnya dia memenangi harapannya ini adalah bukti bahwa tidak ada batasan waktu untuk mencapai impian, kan? 🙏
 
kembali
Top