Transformasi Dunia Kerja Nasional Memerlukan SDM dan Semangat Kebangsaan
Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menekankan pentingnya penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) dan semangat kebangsaan sebagai fondasi utama dalam mewujudkan transformasi dunia kerja nasional. Ia menyatakan bahwa perubahan besar di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan maupun di dunia kerja tidak dapat terjadi secara instan.
"Perubahan yang kita dambakan tidak bisa terjadi begitu saja. Diperlukan motivasi dan pemahaman mendalam terhadap apa yang kita kerjakan," kata Yassierli dalam pelatihan pembangunan karakter bagi pejabat administrator, pengawas, serta koordinator dan subkoordinator dari berbagai satuan kerja pusat maupun UPTP Kementerian Ketenagakerjaan.
Tantangan yang dihadapi saat ini antara lain menjembatani kebutuhan dunia pendidikan dengan dunia kerja dan mengatasi pengangguran yang masih menjadi isu nasional. Yassierli menekankan pentingnya menciptakan pekerjaan yang layak dan inklusif sebagai bagian dari tanggung jawab negara dalam meningkatkan kesejahteraan pekerja.
"Penguatan sistem jaminan sosial dan kebijakan ketenagakerjaan yang berkeadilan harus terus dikembangkan agar seluruh program kementerian benar-benar berdampak pada peningkatan kualitas hidup pekerja," kata dia.
Lebih lanjut, Yassierli menyatakan bahwa pembangunan kapasitas menjadi kunci untuk memperkuat profesionalisme, mentalitas, dan semangat kebangsaan di kalangan aparatur. Ia mengajak seluruh jajaran Kemnaker untuk memperkuat sinergi lintas kementerian dan lembaga dalam pengembangan SDM nasional.
"Kerja sama antar-kementerian sangat penting. Kita perlu bersinergi dalam membangun SDM unggul agar setiap langkah yang kita ambil benar-benar memberikan makna bagi kemajuan bangsa," pungkasnya.
Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menekankan pentingnya penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) dan semangat kebangsaan sebagai fondasi utama dalam mewujudkan transformasi dunia kerja nasional. Ia menyatakan bahwa perubahan besar di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan maupun di dunia kerja tidak dapat terjadi secara instan.
"Perubahan yang kita dambakan tidak bisa terjadi begitu saja. Diperlukan motivasi dan pemahaman mendalam terhadap apa yang kita kerjakan," kata Yassierli dalam pelatihan pembangunan karakter bagi pejabat administrator, pengawas, serta koordinator dan subkoordinator dari berbagai satuan kerja pusat maupun UPTP Kementerian Ketenagakerjaan.
Tantangan yang dihadapi saat ini antara lain menjembatani kebutuhan dunia pendidikan dengan dunia kerja dan mengatasi pengangguran yang masih menjadi isu nasional. Yassierli menekankan pentingnya menciptakan pekerjaan yang layak dan inklusif sebagai bagian dari tanggung jawab negara dalam meningkatkan kesejahteraan pekerja.
"Penguatan sistem jaminan sosial dan kebijakan ketenagakerjaan yang berkeadilan harus terus dikembangkan agar seluruh program kementerian benar-benar berdampak pada peningkatan kualitas hidup pekerja," kata dia.
Lebih lanjut, Yassierli menyatakan bahwa pembangunan kapasitas menjadi kunci untuk memperkuat profesionalisme, mentalitas, dan semangat kebangsaan di kalangan aparatur. Ia mengajak seluruh jajaran Kemnaker untuk memperkuat sinergi lintas kementerian dan lembaga dalam pengembangan SDM nasional.
"Kerja sama antar-kementerian sangat penting. Kita perlu bersinergi dalam membangun SDM unggul agar setiap langkah yang kita ambil benar-benar memberikan makna bagi kemajuan bangsa," pungkasnya.