Kader PDIP Dipinta Bergotong Royong Bantu Pulihkan Sumatra
Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri meminta semua kader partainya bergotong royong membantu masyarakat yang menjadi korban bencana hidrometeorologi di Sumatra. Pernyataan tersebut disampaikan dalam rapat kerja nasional dan perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-53 PDIP di Ancol, Jakarta Pusat, Sabtu lalu.
Megawati meminta semua kader parpol agar langsung meninjau kondisi di Sumatra dan berpartisipasi dalam pemulihan bencana. Ia mengatakan bahwa pemulihan bencana ini memerlukan waktu lebih dari satu tahun. "Membangun kembali satu tahun tidak bisa, apakah kita diam saja? Mereka itu saudara-saudara kita. Jangan ragu menolong sesama. Buktikan kalian orang PDIP. Mau? Buktikan," kata Megawati.
Bencana hidrometeorologi di Sumatra telah menyebabkan 1.182 jiwa meninggal, sementara itu 145 jiwa masih dilaporkan hilang. Jumlah korban yang terdampak bencana ini masih sangat besar, yaitu 238.627 orang.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan bahwa hingga saat ini masih terdapat beberapa wilayah di Provinsi Aceh yang memperpanjang status tanggap darurat pasca bencana banjir dan longsor akhir November lalu.
Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri meminta semua kader partainya bergotong royong membantu masyarakat yang menjadi korban bencana hidrometeorologi di Sumatra. Pernyataan tersebut disampaikan dalam rapat kerja nasional dan perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-53 PDIP di Ancol, Jakarta Pusat, Sabtu lalu.
Megawati meminta semua kader parpol agar langsung meninjau kondisi di Sumatra dan berpartisipasi dalam pemulihan bencana. Ia mengatakan bahwa pemulihan bencana ini memerlukan waktu lebih dari satu tahun. "Membangun kembali satu tahun tidak bisa, apakah kita diam saja? Mereka itu saudara-saudara kita. Jangan ragu menolong sesama. Buktikan kalian orang PDIP. Mau? Buktikan," kata Megawati.
Bencana hidrometeorologi di Sumatra telah menyebabkan 1.182 jiwa meninggal, sementara itu 145 jiwa masih dilaporkan hilang. Jumlah korban yang terdampak bencana ini masih sangat besar, yaitu 238.627 orang.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan bahwa hingga saat ini masih terdapat beberapa wilayah di Provinsi Aceh yang memperpanjang status tanggap darurat pasca bencana banjir dan longsor akhir November lalu.