Megawati meminta seluruh kader PDIP untuk bergotong royong membantu masyarakat yang terdampak bencana hidrometeorologi di Sumatra. Pernyataan ini disampaikan oleh Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, saat rapat kerja nasional dan perayaan hari ulang tahun PDIP di Ancol, Jakarta Pusat, Sabtu lalu.
Megawati menyerukan agar semua kader partainya ikut bergotong royong membantu masyarakat yang terkena dampak bencana. "Membangun kembali satu tahun tidak bisa. Apakah bisa diam saja. Mereka itu saudara-saudara kita. Jangan ragu menolong sesama. Buktikan, buktikan," katanya.
Megawati juga meminta seluruh kader parpol berlambang banteng moncong putih tersebut untuk langsung meninjau Sumatra dan memeriksa keadaan di sana. Dia menyerukan agar para kader itu bisa menjadi contoh bagi masyarakat bahwa PDIP tidak akan diam saja saat ada masalah.
Bencana hidrometeorologi yang terjadi di Sumatra memang parah, sehingga perlu waktu lebih dari satu tahun untuk pulih. Jumlah korban meninggal sudah mencapai 1182 jiwa, sedangkan 145 jiwa masih dilaporkan hilang dan 238.627 orang korban masih mengungsi.
Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan bahwa masih terdapat sejumlah wilayah di Provinsi Aceh yang memperpanjang status tanggap darurat pasca bencana banjir dan longsor.
Megawati menyerukan agar semua kader partainya ikut bergotong royong membantu masyarakat yang terkena dampak bencana. "Membangun kembali satu tahun tidak bisa. Apakah bisa diam saja. Mereka itu saudara-saudara kita. Jangan ragu menolong sesama. Buktikan, buktikan," katanya.
Megawati juga meminta seluruh kader parpol berlambang banteng moncong putih tersebut untuk langsung meninjau Sumatra dan memeriksa keadaan di sana. Dia menyerukan agar para kader itu bisa menjadi contoh bagi masyarakat bahwa PDIP tidak akan diam saja saat ada masalah.
Bencana hidrometeorologi yang terjadi di Sumatra memang parah, sehingga perlu waktu lebih dari satu tahun untuk pulih. Jumlah korban meninggal sudah mencapai 1182 jiwa, sedangkan 145 jiwa masih dilaporkan hilang dan 238.627 orang korban masih mengungsi.
Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan bahwa masih terdapat sejumlah wilayah di Provinsi Aceh yang memperpanjang status tanggap darurat pasca bencana banjir dan longsor.