Megawati, ketua Umum PDIP, seraya menggelembungkan ekspresi marahnya saat menanggapi penculikan Presiden Venezuela Nicolás Maduro dan istrinya oleh Amerika Serikat. Ia menyatakan bahwa tindakan AS adalah contoh utama neokolonialisme dan imperialisme modern yang melanggar Piagak Perserikatan Bangsa-Bangsa dan prinsip dasar hubungan internasional.
Megawati berujar, "Penculikan Presiden Venezuela Nicolás Maduro dan istrinya itu merupakan pelanggaran kedaulatan bangsa lain. Saya menyampaikan sikap tegas Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan terhadap setiap bentuk intervensi militer Amerika Serikat di Venezuela." Ia menegaskan bahwa PDI Perjuangan menolak keras tatanan internasional yang membenarkan dominasi kekuatan atas kedaulatan bangsa lain.
Megawati juga menyatakan bahwa demokrasi sejati tidak lahir dari moncong senjata, dan keadilan tidak tumbuh dari agresi sepihak. Ia mengingatkan, sejak Konferensi Asia Afrika yang digagas Presiden ke-1 Soekarno, Indonesia konsisten menentang imperialisme dalam bentuk apa pun.
"Karena itu, PDI Perjuangan menyerukan penyelesaian konflik internasional melalui dialog, diplomasi, dan hukum internasional, bukan melalui kekerasan yang hanya memperpanjang penderitaan rakyat sipil," ujar dia.
Megawati berujar, "Penculikan Presiden Venezuela Nicolás Maduro dan istrinya itu merupakan pelanggaran kedaulatan bangsa lain. Saya menyampaikan sikap tegas Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan terhadap setiap bentuk intervensi militer Amerika Serikat di Venezuela." Ia menegaskan bahwa PDI Perjuangan menolak keras tatanan internasional yang membenarkan dominasi kekuatan atas kedaulatan bangsa lain.
Megawati juga menyatakan bahwa demokrasi sejati tidak lahir dari moncong senjata, dan keadilan tidak tumbuh dari agresi sepihak. Ia mengingatkan, sejak Konferensi Asia Afrika yang digagas Presiden ke-1 Soekarno, Indonesia konsisten menentang imperialisme dalam bentuk apa pun.
"Karena itu, PDI Perjuangan menyerukan penyelesaian konflik internasional melalui dialog, diplomasi, dan hukum internasional, bukan melalui kekerasan yang hanya memperpanjang penderitaan rakyat sipil," ujar dia.