Presiden Prabowo Subianto menyatakan kagum karena White House dan Rockefeller Institute terus mempelajari program Makan Bergizi Gratis (MBG) Indonesia. Pernyataan ini diungkapkan Prabowo selama Taklimat Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah tahun 2026.
Prabowo mengatakan, beberapa bulan lalu ia menerima rombongan dari Rockefeller Institute yang ingin tahu lebih jauh tentang program MBG. Mereka menyebutkan bahwa program ini adalah investasi jangka panjang untuk suatu negara terkait sumber daya manusia (SDM).
Prabowo mengaku sangat kaget karena White House dan Rockefeller Institute terus mempelajari program MBG. Ia menilai bahwa program MBG berhasil, bahkan telah menciptakan 1 juta lapangan kerja melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG.
Tiga-empat bulan lalu, Prabowo mengatakan ia menerima rombongan dari Rockefeller Institute yang ingin tahu lebih jauh tentang program MBG. Mereka menyebutkan bahwa program ini adalah investasi jangka panjang untuk suatu negara terkait sumber daya manusia (SDM).
Prabowo menilai program MBG berhasil, bahkan telah menciptakan 1 juta lapangan kerja melalui SPPG. Ia juga mengatakan bahwa program ini menjadi percontohan dalam penyaluran makanan bergizi kepada masyarakat.
Program MBG telah menciptakan 60 juta orang sebagai penerima manfaat, termasuk pelajar, ibu hamil, dan lansia. Prabowo menegaskan bahwa program ini tidak hanya membantu meningkatkan kesehatan masyarakat, tetapi juga menciptakan lapangan kerja yang baru.
"Kita harus berterima kasih kepada pihak Rockefeller Institute karena mereka percaya dengan kita," ucap Prabowo. "Kami akan terus berusaha untuk meningkatkan program MBG dan membantu meningkatkan kesehatan masyarakat."
Prabowo mengatakan, beberapa bulan lalu ia menerima rombongan dari Rockefeller Institute yang ingin tahu lebih jauh tentang program MBG. Mereka menyebutkan bahwa program ini adalah investasi jangka panjang untuk suatu negara terkait sumber daya manusia (SDM).
Prabowo mengaku sangat kaget karena White House dan Rockefeller Institute terus mempelajari program MBG. Ia menilai bahwa program MBG berhasil, bahkan telah menciptakan 1 juta lapangan kerja melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG.
Tiga-empat bulan lalu, Prabowo mengatakan ia menerima rombongan dari Rockefeller Institute yang ingin tahu lebih jauh tentang program MBG. Mereka menyebutkan bahwa program ini adalah investasi jangka panjang untuk suatu negara terkait sumber daya manusia (SDM).
Prabowo menilai program MBG berhasil, bahkan telah menciptakan 1 juta lapangan kerja melalui SPPG. Ia juga mengatakan bahwa program ini menjadi percontohan dalam penyaluran makanan bergizi kepada masyarakat.
Program MBG telah menciptakan 60 juta orang sebagai penerima manfaat, termasuk pelajar, ibu hamil, dan lansia. Prabowo menegaskan bahwa program ini tidak hanya membantu meningkatkan kesehatan masyarakat, tetapi juga menciptakan lapangan kerja yang baru.
"Kita harus berterima kasih kepada pihak Rockefeller Institute karena mereka percaya dengan kita," ucap Prabowo. "Kami akan terus berusaha untuk meningkatkan program MBG dan membantu meningkatkan kesehatan masyarakat."